Fadhilah Surat Al Kafirun: Dari Ajakan Tolerasi hingga Ditakuti oleh Iblis
Sabtu, 25 Desember 2021 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
3. Membaca suratnya adalah sama dengan seperempat Al Qur'an
Hal ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Qul ya Ayyhal Kafirun (katakanlah hai orang -orang kafir) sama dengan seperempat Al Quran". Hadis ini dianggap hasan oleh al-Albani dalam kitab silsilah ahadits sahihah Hal ini disebabkan karena Al-Kafirun mengandung berlepas tangan dari syirik (tauhid atau kalimah syahadah yang pertama). Karena itu surat memiliki kandungan yang setara dengan seperempat Al-Qur’an.
Syeikh al-Mubarakfuri dalam kitab 'Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan at-Tirmizi' menyebutkan bahawa Al-Qur’an hukum-hukum yang berkaitan dengan dua kalimah syahadat serta penjelasan tentang kehidupan dunia dan akhirat dan Al-Kafirun mempunyai kandungan itu.
4. Membacanya sangat dianjurkan saat melaksanakan shalat malam
Hal ini diriwayatkan oleh Al Wailli dari hadis Jabir bin Abdullah: “Seorang laki-laki berdiri lalu salat fajar dua rakaat. Ia membaca di rakaat pertama Qul ya Ayyuhal Kafirun (katakan hai orang-orang kafir) hingga akhir surat. Lalu Nabi Saw bersabda: “Ini adalah hamba yang beriman kepada Tuhannya. Kemudian ia membaca pada rakaat kedua Qul HuwalAhad (Katakanlah Dia adalah Allah yang maha Esa sampai akhir surat.
Lalu Nabi Saw bersabda : Ini adalah hamba yang mengenal Tuhannya. Thalhah berkata : Maka aku suka membaca dua surat ini dalam dua rakaat ini”
5. Dibaca menjelang tidur dapat membebaskan kemusyrikan.
Hal ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Farwah bin Naufal: dari ayahnya bahwa Nabi Saw bersabda: " Bacalah Qul ya ayyuhal kafirun kemudian tidurlah di akhirnya, sesungguhnya ayat tersebut membebaskan dari kemusyrikan”.
Baca juga: Shalat Bersama Setan? Ini Ciri-cirinya yang Harus Dihindari
Wallahu A'lam
Hal ini diriwayatkan oleh Anas bin Malik, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Qul ya Ayyhal Kafirun (katakanlah hai orang -orang kafir) sama dengan seperempat Al Quran". Hadis ini dianggap hasan oleh al-Albani dalam kitab silsilah ahadits sahihah Hal ini disebabkan karena Al-Kafirun mengandung berlepas tangan dari syirik (tauhid atau kalimah syahadah yang pertama). Karena itu surat memiliki kandungan yang setara dengan seperempat Al-Qur’an.
Syeikh al-Mubarakfuri dalam kitab 'Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan at-Tirmizi' menyebutkan bahawa Al-Qur’an hukum-hukum yang berkaitan dengan dua kalimah syahadat serta penjelasan tentang kehidupan dunia dan akhirat dan Al-Kafirun mempunyai kandungan itu.
4. Membacanya sangat dianjurkan saat melaksanakan shalat malam
Hal ini diriwayatkan oleh Al Wailli dari hadis Jabir bin Abdullah: “Seorang laki-laki berdiri lalu salat fajar dua rakaat. Ia membaca di rakaat pertama Qul ya Ayyuhal Kafirun (katakan hai orang-orang kafir) hingga akhir surat. Lalu Nabi Saw bersabda: “Ini adalah hamba yang beriman kepada Tuhannya. Kemudian ia membaca pada rakaat kedua Qul HuwalAhad (Katakanlah Dia adalah Allah yang maha Esa sampai akhir surat.
Lalu Nabi Saw bersabda : Ini adalah hamba yang mengenal Tuhannya. Thalhah berkata : Maka aku suka membaca dua surat ini dalam dua rakaat ini”
5. Dibaca menjelang tidur dapat membebaskan kemusyrikan.
Hal ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Farwah bin Naufal: dari ayahnya bahwa Nabi Saw bersabda: " Bacalah Qul ya ayyuhal kafirun kemudian tidurlah di akhirnya, sesungguhnya ayat tersebut membebaskan dari kemusyrikan”.
Baca juga: Shalat Bersama Setan? Ini Ciri-cirinya yang Harus Dihindari
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :