Takdir Manusia di Lauhul Mahfuzh dan Doa Umar Bin Khattab
Minggu, 23 Januari 2022 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Imam an-Nasai dan Ibnu Majah meriwayatkannya melalui hadis Sufyan As-Sauri dengan sanad yang sama disebutkan bahwa silaturrahim menambah usia. Dalam hadis lainnya disebutkan:
إِنَّ الدُّعَاءَ وَالْقَضَاءَ لَيَعْتَلِجَانِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
"Sesungguhnya doa dan qada (takdir), kedua-duanya benar-benar saling tolak menolak di antara langit dan bumi."
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Allah mempunyai Lauhul Mahfuzh yang besarnya sejauh perjalanan 500 tahun, terbuat dari batu permata (intan) putih yang mempunyai dua penyanggah terbuat dari yaqut. Setiap hari Allah memeriksanya sebanyak 360 kali pemeriksaan. Dia menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang dikehendaki, di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab.
Abu Darda mengatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda:
[إن الله] يَفْتَحُ الذِّكْرَ فِي ثَلَاثِ سَاعَاتٍ يَبْقَيْنَ مِنَ اللَّيْلِ، فِي السَّاعَةِ الْأُولَى مِنْهَا يَنْظُرُ فِي الذِّكْرِ الَّذِي لَا يَنْظُرُ فِيهِ أَحَدٌ غَيْرُهُ، فَيَمْحُو مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ
"Az-Zikr (Lauhul Mahfuzh) dibuka pada saat malam hari tinggal tiga jam lagi. Pada jam yang pertama dilakukan pemeriksaan oleh Allah padanya yang tiada seorang pun melihat pemeriksaan itu selain Dia, maka Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki." hingga akhir hadis, diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.
Al-Kalbi mengatakan bahwa Allah menghapus sebagian dari rezeki dan menambahkannya, dan Dia menghapus sebagian dari ajal (usia) dan menambahkannya. Ketika ditanyakan kepadanya, "Siapakah yang menceritakan hal itu kepadamu?"
Al-Kalbi menjawab: "Allah mencatat semua keputusan. Apabila hari Kamis, maka dibiarkanlah sebagian darinya segala sesuatu yang tidak mengandung pahala, tidak pula siksaan. Seperti ucapanmu, 'Saya makan, saya minum, saya masuk, saya keluar, dan lain sebagainya,' yang menyangkut pembicaraan, sedangkan pembicaraan itu benar. Dan Dia menetapkan apa yang ada pahalanya serta apa yang ada sanksi siksaannya."
Demikian penetapan takdir manusia yang perlu kita ketahui. Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa dan semua ketetapan ada di sisi Allah.
Baca Juga: Nasib Manusia Sudah Ditetapkan, Ada 4 Macam Penulisan Takdir
إِنَّ الدُّعَاءَ وَالْقَضَاءَ لَيَعْتَلِجَانِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
"Sesungguhnya doa dan qada (takdir), kedua-duanya benar-benar saling tolak menolak di antara langit dan bumi."
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Allah mempunyai Lauhul Mahfuzh yang besarnya sejauh perjalanan 500 tahun, terbuat dari batu permata (intan) putih yang mempunyai dua penyanggah terbuat dari yaqut. Setiap hari Allah memeriksanya sebanyak 360 kali pemeriksaan. Dia menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang dikehendaki, di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab.
Abu Darda mengatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda:
[إن الله] يَفْتَحُ الذِّكْرَ فِي ثَلَاثِ سَاعَاتٍ يَبْقَيْنَ مِنَ اللَّيْلِ، فِي السَّاعَةِ الْأُولَى مِنْهَا يَنْظُرُ فِي الذِّكْرِ الَّذِي لَا يَنْظُرُ فِيهِ أَحَدٌ غَيْرُهُ، فَيَمْحُو مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ
"Az-Zikr (Lauhul Mahfuzh) dibuka pada saat malam hari tinggal tiga jam lagi. Pada jam yang pertama dilakukan pemeriksaan oleh Allah padanya yang tiada seorang pun melihat pemeriksaan itu selain Dia, maka Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki." hingga akhir hadis, diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.
Al-Kalbi mengatakan bahwa Allah menghapus sebagian dari rezeki dan menambahkannya, dan Dia menghapus sebagian dari ajal (usia) dan menambahkannya. Ketika ditanyakan kepadanya, "Siapakah yang menceritakan hal itu kepadamu?"
Al-Kalbi menjawab: "Allah mencatat semua keputusan. Apabila hari Kamis, maka dibiarkanlah sebagian darinya segala sesuatu yang tidak mengandung pahala, tidak pula siksaan. Seperti ucapanmu, 'Saya makan, saya minum, saya masuk, saya keluar, dan lain sebagainya,' yang menyangkut pembicaraan, sedangkan pembicaraan itu benar. Dan Dia menetapkan apa yang ada pahalanya serta apa yang ada sanksi siksaannya."
Demikian penetapan takdir manusia yang perlu kita ketahui. Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa dan semua ketetapan ada di sisi Allah.
Baca Juga: Nasib Manusia Sudah Ditetapkan, Ada 4 Macam Penulisan Takdir
(rhs)
Lihat Juga :