Ini Mengapa Abu Bakar Berani Sedekahkan 100% Hartanya
Selasa, 08 Februari 2022 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian Abu Bakar bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa yang dipanggil darinya dalam keadaan darurat, apakah akan dipanggil seseorang darinya secara keseluruhan?” Beliau menjawab, “Ya, dan aku berharap engkau termasuk salah seorang di antara mereka.” (HR Bukhari Muslim).
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Harta seseorang tidak memberikan manfaat bagiku sebanyak harta Abu Bakar.”
Setelah mendengar sabda Rasulullah tersebut, Abu Bakar Shiddiq menangis dan berkata, “Wahai Rasulullah, apakah diri saya dan harta saya menjadi milik selain engkau?” Sabda Nabi SAW ini banyak diriwayatkan dari beberapa sahabat dalam beberapa riwayat.
Baca juga: Sepupu Umar Bin Khattab Ini Guru Spiritual Abu Bakar Sebelum Masa Kenabian
Memerdekakan Budak
Urwah RA berkata, ketika Abu Bakar masuk Islam, ia mempunyai uang sebanyak 40.000 dirham, semuanya dibelanjakan untuk Rasulullah SAW (yakni dalam keridhaan Rasululullah).
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ketika ia masuk Islam, ia mempunyai uang sebanyak 40.000 dirham. Dan pada waktu hijrah, yang tersisa hanya 5000 dirham. Harta itu digunakan untuk memerdekakan hamba-hamba sahaya (yang disiksa karena masuk Islam) dan untuk keperluan agama.
Abdullah bin Zubair berkata bahwa Abu Bakar Shiddiq selalu membeli hamba sahaya yang lemah lalu memerdekakannya.
Ayahnya, Abu Quhafah RA berkata, “Jika kamu ingin memerdekakan hamba sahaya, merdekakanlah hamba sahaya yang kuat-kuat, karena dia akan bisa membantumu dan bisa berguna bagi kita.
Abu Bakar Shiddiq menjawab, “Saya tidak memerdekakan budak untuk diri saya, tetapi saya memerdekakannya untuk mencari keridhaan Allah.”
Suatu hari Abu Bakar melihat Bilal yang negro itu oleh tuannya dicampakkan ke ladang yang sedang membara oleh panas matahari, dengan menindihkan batu di dadanya lalu dibiarkannya agar ia mati dengan begitu, karena ia masuk Islam.
Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Harta seseorang tidak memberikan manfaat bagiku sebanyak harta Abu Bakar.”
Setelah mendengar sabda Rasulullah tersebut, Abu Bakar Shiddiq menangis dan berkata, “Wahai Rasulullah, apakah diri saya dan harta saya menjadi milik selain engkau?” Sabda Nabi SAW ini banyak diriwayatkan dari beberapa sahabat dalam beberapa riwayat.
Baca juga: Sepupu Umar Bin Khattab Ini Guru Spiritual Abu Bakar Sebelum Masa Kenabian
Memerdekakan Budak
Urwah RA berkata, ketika Abu Bakar masuk Islam, ia mempunyai uang sebanyak 40.000 dirham, semuanya dibelanjakan untuk Rasulullah SAW (yakni dalam keridhaan Rasululullah).
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa ketika ia masuk Islam, ia mempunyai uang sebanyak 40.000 dirham. Dan pada waktu hijrah, yang tersisa hanya 5000 dirham. Harta itu digunakan untuk memerdekakan hamba-hamba sahaya (yang disiksa karena masuk Islam) dan untuk keperluan agama.
Abdullah bin Zubair berkata bahwa Abu Bakar Shiddiq selalu membeli hamba sahaya yang lemah lalu memerdekakannya.
Ayahnya, Abu Quhafah RA berkata, “Jika kamu ingin memerdekakan hamba sahaya, merdekakanlah hamba sahaya yang kuat-kuat, karena dia akan bisa membantumu dan bisa berguna bagi kita.
Abu Bakar Shiddiq menjawab, “Saya tidak memerdekakan budak untuk diri saya, tetapi saya memerdekakannya untuk mencari keridhaan Allah.”
Suatu hari Abu Bakar melihat Bilal yang negro itu oleh tuannya dicampakkan ke ladang yang sedang membara oleh panas matahari, dengan menindihkan batu di dadanya lalu dibiarkannya agar ia mati dengan begitu, karena ia masuk Islam.
Lihat Juga :