Jibril Memiliki Kedudukan Mulia di Sisi Allah Ta'ala, Ini Kelebihannya
Minggu, 13 Februari 2022 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Lihatlah apa yang dikatakan oleh para perempuan berkaitan dengan Yusuf yang baru saja mereka lihat:
“Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya, ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia'.” (QS Yusuf: 31)
Selanjutnya, Muslim dalam Shahih-nya dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya meriwayatkan dari Jabir, Rasulullah SAW bersabda,
“Aku diperlihatkan kepada para nabi. Adapun Nabi Musa bagaikan seorang laki-laki dari suku Syanu'ah. Aku melihat Isa bin Maryam, ternyata orang yang kulihat paling mirip dengannya adalah Urwah bin Mas'ud. Aku melihat Ibrahim dan orang yang aku lihat paling mirip dengannya adalah sahabat kalian (yaitu beliau sendiri). Aku melihat Jibril dan ternyata orang yang kulihat paling mirip dengannya adalah Dihyah.” (HR Muslim dan at-Tirmidzi)
Apakah kemiripan itu antara wujud asli Jibril dengan wujud Dihyah al-Kalbi, ataukah antara wujud Jibril ketika menyamar dalam rupa manusia?
Syaikh Umar Sulaiman mengatakan pendapat yang paling kuat adalah yang terakhir. Hal ini karena Jibril acapkali menampakkan diri dalam wujud Dihyah.
Menurut Syaikh Umar Sulaiman, tidak semua malaikat memiliki kesamaan fisik dan ukuran tubuh. Di samping itu, mereka juga memiliki kedudukan yang berbeda-beda di sisi Tuhan seperti firman-Nya:
“Tiada seorang pun di antara kami (malaikat), melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu.” ( QS Ash-Shaffat : 164)
Tentang Jibril, Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya, al Qur'an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril). Yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.” ( QS At-Takwir : 19-21)
Artinya, kata Syaikh Umar Sulaiman, Jibril memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT.
Baca juga: Fenomena Kilat: Malaikat Pengoyak Awan, Kecepatannya Capai 150.000 Km/Detik
“Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya, ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia'.” (QS Yusuf: 31)
Selanjutnya, Muslim dalam Shahih-nya dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya meriwayatkan dari Jabir, Rasulullah SAW bersabda,
“Aku diperlihatkan kepada para nabi. Adapun Nabi Musa bagaikan seorang laki-laki dari suku Syanu'ah. Aku melihat Isa bin Maryam, ternyata orang yang kulihat paling mirip dengannya adalah Urwah bin Mas'ud. Aku melihat Ibrahim dan orang yang aku lihat paling mirip dengannya adalah sahabat kalian (yaitu beliau sendiri). Aku melihat Jibril dan ternyata orang yang kulihat paling mirip dengannya adalah Dihyah.” (HR Muslim dan at-Tirmidzi)
Apakah kemiripan itu antara wujud asli Jibril dengan wujud Dihyah al-Kalbi, ataukah antara wujud Jibril ketika menyamar dalam rupa manusia?
Syaikh Umar Sulaiman mengatakan pendapat yang paling kuat adalah yang terakhir. Hal ini karena Jibril acapkali menampakkan diri dalam wujud Dihyah.
Menurut Syaikh Umar Sulaiman, tidak semua malaikat memiliki kesamaan fisik dan ukuran tubuh. Di samping itu, mereka juga memiliki kedudukan yang berbeda-beda di sisi Tuhan seperti firman-Nya:
وَمَا مِنَّاۤ اِلَّا لَهٗ مَقَامٌ مَّعۡلُوۡمٌۙ
“Tiada seorang pun di antara kami (malaikat), melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu.” ( QS Ash-Shaffat : 164)
Tentang Jibril, Allah SWT berfirman:
اِنَّهٗ لَقَوۡلُ رَسُوۡلٍ كَرِيۡمٍ
ذِىۡ قُوَّةٍ عِنۡدَ ذِى الۡعَرۡشِ مَكِيۡنٍ
مُّطَاعٍ ثَمَّ اَمِيۡنٍؕ
ذِىۡ قُوَّةٍ عِنۡدَ ذِى الۡعَرۡشِ مَكِيۡنٍ
مُّطَاعٍ ثَمَّ اَمِيۡنٍؕ
“Sesungguhnya, al Qur'an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril). Yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.” ( QS At-Takwir : 19-21)
Artinya, kata Syaikh Umar Sulaiman, Jibril memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT.
Baca juga: Fenomena Kilat: Malaikat Pengoyak Awan, Kecepatannya Capai 150.000 Km/Detik
Lihat Juga :