Mengapa Wanita Selalu Disebut Sumber Fitnah bagi Laki-laki? Ini Alasannya
Selasa, 22 Februari 2022 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14).
Dalam ayat di atas, wanita disebut pertama kali sebelum anak dan harta. Ketiganya disebut secara khusus karena menjadi fitnah yang paling dahsyat dibanding fitnah-fitnah yang lain. Imam Ibnu Hajar bahkan menjelaskan, penyebutan wanita pada urutan pertama menunjukkan bahwa fitnah wanita adalah sumber dari segala fitnah.
3. Wanita dapat menjadi musuh
Wanita juga berpotensi menjadi musuh pria. Yakni dalam hal godaan berbuat dosa, kedzaliman, kemaksiatan, kemungkaran, dan lain sebagainya. Pria mudah terjatuh pada godaan tersebut hanya karena wanita. Hal ini disebut dalam firman-Nya,
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS. At-Taghabun: 14).
Baca juga: Begini 4 Cara Mengetahui Selesainya Masa Haid yang Wajib Dipahami Muslimah
Imam Mujahid memberikan satu contoh ketika wanita menjadi musuh pria dan contoh tersebut banyak terjadi di kalangan manusia. Yaitu seorang wanita membuat suaminya memutuskan tali silaturrahim. Karena kecintaan pada sang istri, suami tersebut pun tak bisa melakukan apapun kecuali menaatinya.
4. Wanita diciptakan lemah
Secara fitrah, wanita diciptakan lemah sehingga mudah goyah agamanya. Namun meski lemah, ia dapat menggoyahkan agama seorang pria. Jika itu terjadi, maka sang wanita pun menjadi fitnah besar bagi pria. Karena itulah Rasulullah selalu menasihati para pria agar membimbing istri dan anak wanita dengan sangat baik. Karena jika dibimbing dengan baik, wanita yang lemah dapat menjadi perhiasan indah yang jauh dari fitnah.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Berniat dan berbuat baiklah kalian kepada para wanita. Karena seorang wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka apabila kamu berusaha dengan keras meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya. Sedangkan bila kamu membiarkannya niscaya akan tetap bengkok. Maka berwasiatlah kalian kepada para istri (dengan wasiat yang baik).” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
Dalam ayat di atas, wanita disebut pertama kali sebelum anak dan harta. Ketiganya disebut secara khusus karena menjadi fitnah yang paling dahsyat dibanding fitnah-fitnah yang lain. Imam Ibnu Hajar bahkan menjelaskan, penyebutan wanita pada urutan pertama menunjukkan bahwa fitnah wanita adalah sumber dari segala fitnah.
3. Wanita dapat menjadi musuh
Wanita juga berpotensi menjadi musuh pria. Yakni dalam hal godaan berbuat dosa, kedzaliman, kemaksiatan, kemungkaran, dan lain sebagainya. Pria mudah terjatuh pada godaan tersebut hanya karena wanita. Hal ini disebut dalam firman-Nya,
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِنَّ مِنۡ اَزۡوَاجِكُمۡ وَاَوۡلَادِكُمۡ عَدُوًّا لَّكُمۡ فَاحۡذَرُوۡهُمۡۚ وَاِنۡ تَعۡفُوۡا وَتَصۡفَحُوۡا وَتَغۡفِرُوۡا فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (QS. At-Taghabun: 14).
Baca juga: Begini 4 Cara Mengetahui Selesainya Masa Haid yang Wajib Dipahami Muslimah
Imam Mujahid memberikan satu contoh ketika wanita menjadi musuh pria dan contoh tersebut banyak terjadi di kalangan manusia. Yaitu seorang wanita membuat suaminya memutuskan tali silaturrahim. Karena kecintaan pada sang istri, suami tersebut pun tak bisa melakukan apapun kecuali menaatinya.
4. Wanita diciptakan lemah
Secara fitrah, wanita diciptakan lemah sehingga mudah goyah agamanya. Namun meski lemah, ia dapat menggoyahkan agama seorang pria. Jika itu terjadi, maka sang wanita pun menjadi fitnah besar bagi pria. Karena itulah Rasulullah selalu menasihati para pria agar membimbing istri dan anak wanita dengan sangat baik. Karena jika dibimbing dengan baik, wanita yang lemah dapat menjadi perhiasan indah yang jauh dari fitnah.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Berniat dan berbuat baiklah kalian kepada para wanita. Karena seorang wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka apabila kamu berusaha dengan keras meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya. Sedangkan bila kamu membiarkannya niscaya akan tetap bengkok. Maka berwasiatlah kalian kepada para istri (dengan wasiat yang baik).” (HR. Muttafaqun ‘alaih)
Lihat Juga :