Persiapkan Lumbung Pangan, Prabowo Belajar dari Kisah Nabi Yusuf?

Jum'at, 24 April 2020 - 09:04 WIB
loading...
Persiapkan Lumbung Pangan,...
Lumbung pangan adalah kunci kehidupan masa paceklik. Ilustrasi/Ist
A A A
PRABOWO Subianto mengeluarkan video yang meminta kader-kader Gerindra mempersiapkan lumbung pangan masing-masing dengan memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami tanaman pangan. Video tersebut tersebar di media sosial maupun Whatsapp.

"Buatlah tanaman-tanaman pangan yang berguna untuk kepentingan. Gunakan setiap lahan yang bisa digunakan," ujarDewan Pembina Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan ini.

Pernyataan Prabowo di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, memberi isyarat bahwa akan ada paceklik panjang di masa depan jika wabah ini tak kunjung reda. Pernyataan Prabowo itu mengungkit ingatan kita tentang kisah Nabi Yusuf Alaihis Salam (AS) yang mentakwilkan mimpi Raja Mesir serta dalam menangani paceklik yang mengancam.

Prabowo pantas belajar dari ekonom ulung dan futuristik, seperti Nabi Yusuf AS. Mari kita cermarii ketika Nabi Yusuf AS menafsirkan mimpi raja.

وَقَالَ الْمَلِكُ إِنِّي أَرَىٰ سَبْعَ بَقَرَاتٍ سِمَانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَافٌ وَسَبْعَ سُنْبُلَاتٍ خُضْرٍ وَأُخَرَ يَابِسَاتٍ ۖ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَفْتُونِي فِي رُؤْيَايَ إِنْ كُنْتُمْ لِلرُّؤْيَا تَعْبُرُونَ

Raja berkata (kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya): "Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering". Hai orang-orang yang terkemuka: "Terangkanlah kepadaku tentang ta'bir mimpiku itu jika kamu dapat mena'birkan mimpi". (QS Yusuf 43)

Bagi para ahli nujum dan cendekiawan di lingkungan raja, mimpi tersebut hanyalah mimpi biasa, yang memberi gambaran tentang masa depan tanpa tahu seperti apa.

Tapi bagi Nabi Yusuf AS, mimpi sang raja adalah indikator ekonomi yang memiliki nilai prediktif. M. Quraish Shihab dalam tafsir al-Misbah menjelaskan, menurut Nabi Yusuf mimpi itu sebagai isyarat bagi raja agar mengambil langkah-langkah menyelamatkan masyarakat dari krisis pangan.

Pada masanya, mimpi bisa menjadi salah satu sumber pengetahuan yang dibenarkan. Namun dalam konteks ini, mimpi sang raja merupakan indikator-indikator ekonomi yang hanya bisa dipahami oleh para ahli ekonomi. Dan kemampuan itu ada pada Nabi Yusuf AS.

Nabi Yusuf AS tidak hanya mentakwilkan mimpi sang raja tetapi memberi solusi langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. ( Baca juga: Nabi Yusuf AS Tak Sekadar Mentakwilkan Mimpi Sang Raja )

Itu yang memukau sang raja. Nabi Yusuf menawarkan langkah-langkah—yang bukan hanya mudah dimengerti—tapi juga implementatif.

قَالَ تَزْرَعُونَ سَبْعَ سِنِينَ دَأَبًا فَمَا حَصَدْتُمْ فَذَرُوهُ فِي سُنْبُلِهِ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تَأْكُلُونَ

Yusuf berkata: ‘Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa, maka apa yang kamu tuai (petik) hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. (QS Yusuf 47).

ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ سَبْعٌ شِدَادٌ يَأْكُلْنَ مَا قَدَّمْتُمْ لَهُنَّ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّا تُحْصِنُونَ

Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari bibit gandum yang akan kamu simpan. (QS Yusuf 48).

ثُمَّ يَأْتِي مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ عَامٌ فِيهِ يُغَاثُ النَّاسُ وَفِيهِ يَعْصِرُونَ

Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan di masa mereka memeras anggur.” (QS Yusuf 49).

Langkah-langkah yang ditawarkan Nabi Yusuf AS bukan hanya kebijakan yang menyangkut pemerintahan namun juga masyarakat sebagai pelaku ekonomi.

Strategi efisiensi produksi dan konsumsi menjadi langkah pertama diiringi dengan saving (penghematan) dan membangun lumbung pangan untuk menghadapi masa krisis pangan yang dikabarkan oleh alam.

Nabi Yusuf akhirnya menjadi Bendaharawan negara yang menguasai gudang penyimpanan hasil bumi sebagai persediaan untuk menghadapi tahun-tahun paceklik yang sulit seperti yang diceritakannya.

Lumbung pangan adalah kunci kehidupan masa paceklik. Rupanya Prabowo belajar akan hal itu. "Tanamlah tanaman pangan untuk saudara sendiri. Supaya di saat yang susah, mungkin terdapat kekurangan persediaan (pangan), kalian tidak panik karena punya lumbung-lumbung sendiri,” ujar Prabowo. ( Baca juga: Jika Wabah Corona Berlangsung Lama, Prabowo Minta Masyarakat Lakukan Ini )

Maka Prabowo pun menekankan, sudah saatnya kader Partai Gerindra menggunakan organisasi, kelompok-kelompok, serta koperasi yang sudah dibentuk untuk menjamin ketersediaan pangan, minimal untuk keluarga sendiri dan kalau memungkinkan membantu masyarakat sekelilingnya.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mandat Prabowo! Wamenhaj...
Mandat Prabowo! Wamenhaj Dahnil Anzar: Haji 2026 Wajib Berpihak pada Perempuan dan Lansia
Prabowo Bentuk Tim Khusus...
Prabowo Bentuk Tim Khusus Matangkan Kajian dan Regulasi Kampung Haji di Saudi
Umrah Bareng Presiden...
Umrah Bareng Presiden Prabowo, Menag Doakan Keberkahan Bagi Bangsa Indonesia
Prabowo Berharap Indonesia...
Prabowo Berharap Indonesia Punya Kampung Haji di Makkah
Kisah Lengkap Nabi Yusuf...
Kisah Lengkap Nabi Yusuf yang Penuh Keteladanan, Yuk Simak!
Konferensi Internasional...
Konferensi Internasional Humanitarian Islam Digelar Pekan Depan, Dibuka Presiden Prabowo
Rekomendasi
Jepang Ciptakan Taman...
Jepang Ciptakan Taman Terkecil di Dunia, Segini Ukurannya
Ulasan Lengkap Riset...
Ulasan Lengkap Riset Potensi Gempa dan Tsunami di Selatan Jawa
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Siswa Sekolah di 429...
Siswa Sekolah di 429 Daerah Wajib Belajar dari Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved