Ibnu Arabi Berkisah Saat Ayahnya Wafat: Cukup Lama Kami Ragu untuk Menguburnya

Minggu, 06 Maret 2022 - 20:05 WIB
loading...
Ibnu Arabi Berkisah...
Ilustrasi Ibnu Arabi. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Muhyiddin Abu Abdullah Muhammad ibn Ali ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Abdullah Hatimi at-Ta'i atau lebih dikenal sebagai Ibnu Arabi adalah seorang sufi terkenal. Tokoh ini lahir tahun 1165 Masehi (560 Hijriah) dalam sebuah kota benteng bernama Mursia, di timur Andalusia.

Ibnu Arabi berasal dari suku Arab yang terkenal dengan keluhuran dan budi pekertinya. Kakeknya dari garis ayah adalah Hatim Ath-Thai: lambang kemurahan hati dan keksatriaan Arab sebelum Islam. Kedermawanan Hatim menyebabkan masyarakat mengira bahwa dia adalah orang paling kaya di tanah Arab. Padahal Hatim hanyalah pedagang kelas teri.

Ayah Ibn Arabi, Ali, bekerja sebagai pegawai pemerintahan dinasti Almuwahhidun. Hidupnya bersahaja dan suka bergaul dengan kalangan cendikiawan. Salah satu teman dekatnya adalah filosof besar Islam, Ibn Rusyd. Kelak dia mempertemukan anaknya, Ibn Arabi, dengan Ibn Rusyd, untuk bertukar pikiran. Banyak orang di sekitarnya menganggap Ali sebagai wali Allah. Ibn Arabi sendiri memandangnya sebagai pesuluk yang telah mencerap ‘Napas Sang Maha Pengasih’ (an-nafas Ar-Rahmany).

Baca juga: Nasehat Aneh Ibnu Arabi kepada Nelayan yang Merasakan Jiwanya Buntu

Dalam salah satu karyanya, Ibn Arabi menuturkan kisah kematian sang ayah:

“Salah satu ciri orang yang sampai maqam (mencerap ‘Napas Sang Maha Pengasih’) ini ialah di saat matinya dia ditetapkan sebagai orang hidup… Saya menyaksikannya dalam diri almarhum Ayahanda. Cukup lama kami ragu untuk menguburnya. Airmukanya begitu mirip dengan orang hidup, sekalipun jantung dan nafasnya telah berhenti layaknya orang mati…

Di hari kematiannya, dia memang sakit parah. Dia bangun dari pembaringannya tanpa dibantu dan berkata, ‘Anakku, hari ini adalah hari keberangkatan dan pertemuan.’

Aku menyahut, ‘Semoga Allah menetapkan keselamatan bagi perjalananmu ini.’ Dia sangat gembira dengan kata-kataku dan berkata, ‘Semoga Allah memberimu pahala!’

“Lalu seberkas cahaya berpendar di dahinya—kontras dengan warna pucat di sekujur tubuhnya. Ayah juga menangkap cahaya terang itu. Perlahan cahaya itu menyebar ke seluruh wajahnya dan menyelimuti sekujur tubuhnya.

Aku memeluknya dan berkata, ‘Aku akan pergi ke Masjid Agung (untuk mengaji dan berdoa). Aku akan di sana sampai aku dengar kabar kepergianmu.’

Dia menjawab, ‘Iya, pergilah ke sana dan jangan biarkan siapa pun menjengukku.’

Persis tengah hari, kabar kematiannya kudengar. Aku balik ke rumah dan menemukannya dalam keadaan yang membuat siapa saja bingung apakah dia masih hidup atau benar-benar sudah mati. Dalam keadaan seperti itulah kami menyemayamkannya.”

Baca juga: Ibnu Arabi, Kecantikan Perempuan Berkaitan dengan Realitas Ketuhanan

Jauh sebelum babak kematian itu, Ibn Arabi telah menyaksikan ketinggian rohani ayahnya. Sewaktu berumur 12 tahun, Ibn Arabi pernah terserang penyakit mematikan. Dia koma untuk waktu yang lama. Banyak orang mengira dia telah mati.

Dalam keadaan itu, Ibn Arabi melihat beberapa sosok berwajah seram yang mencoba mengganggunya. Tiba-tiba dia melihat sosok yang tampan, gagah dan berbau harum membelanya dan berhasil mengalahkan mereka semua. “Siapa kau?” tanya Ibn Arabi.

Sosok itu menjawab, “Aku adalah surah Ya Sin; aku adalah penjagamu!”

Sesaat kemudian Ibn Arabi tersadar dan melihat ayahnya yang duduk di samping kasurnya baru saja kelar membaca surah Ya Sin sambil bercucuran airmata.

Baca juga: Ibnu Arabi Dianggap Pembohong Besar dan Ahli Bid'ah, Ini Sebabnya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
15 Hikmah Isra Mikraj...
15 Hikmah Isra Mikraj bagi Kehidupan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rahasia dan Hikmah Hujan...
Rahasia dan Hikmah Hujan Menurut Islam, Begini Penjelasannya
Kisah Hikmah : Rumah...
Kisah Hikmah : Rumah dan Tamunya yang Mencari Jalan
Kisah Hikmah : Roti...
Kisah Hikmah : Roti dan Permata, Ketika Takdir Telah Campur Tangan
5 Keutamaan dan Hikmah...
5 Keutamaan dan Hikmah Salat Berjamaah bagi Umat Islam
Hikmah Disyariatkannya...
Hikmah Disyariatkannya Mandi Junub bagi Muslim yang Berhadas Besar
Rekomendasi
Cara Suku Maya Menghitung...
Cara Suku Maya Menghitung Fenomena Alam yang Akan Terjadi Terungkap!
Kisah Gajah Mada dan...
Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa dan Gunung Kelud Meletus
Cahaya Hijau Muncul...
Cahaya Hijau Muncul dari Balik Awan di Wilayah Timur AS
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved