Beda Riya dan Sum'ah serta Bahayanya yang Perlu Diketahui Muslimah

Senin, 07 Maret 2022 - 18:14 WIB
loading...
Beda Riya dan Sumah...
Niat beramal ibadah yang semula ikhlas, tetapi dilakukan terus menerus dan masif akhirnya bisa bercampur riya dan sumah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Niat dalam melakukan amal ibadah sudah pasti harus ikhlas. Akan tetapi, ada kalanya bila dilakukan terus menerus dan masif akhirnya bisa bercampur riya dan sum'ah. Apa itu riya dan sum'ah ? Adakah perbedaan dan bahayanya?

Riya’ asal katanya adalah
رَأَى
(ra’aa) yang maknanya melihat, artinya pelaku riya’ tersebut bermaksud memperlihatkan amalannya ketika dia melakukannya. Sedangkan sum’ah asal katanya adalanya
سَمِعَ
(sami’a) yang maknanya mendengar, artinya pelaku sum’ah tersebut bermaksud memperdengarkan amalannya setelah dia melakukannya.

Namun dalam penggunaannya secara umum sama, demikian pula hukumnya juga sama, keduanya termasuk syirik asghar. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الأَصْغَرُ. قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ الأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ


“Sesungguhnya yang paling kukhawatirkan akan menimpa kalian adalah syirik ashgar.” Para sahabat bertanya, “Apa itu syirik asghar, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “(Syirik asghar adalah) riya’.” (HR. Ahmad)

Baca juga: Hati-hati Jaga Hati, Inilah 6 Tempat Riya Menurut Imam Al Ghazali

Lantas apa bahayanya riya dan sum'ah ini? Pada fitrahnya, manusia memiliki kecenderungan ingin dipuji dan takut dicela. Hal ini menyebabkan riya’ menjadi sangat samar dan tersembunyi. Terkadang, seorang merasa telah beramal ikhlas karena Allah, namun ternyata secara tak sadar ia telah terjerumus ke dalam penyakit riya’.

Muslimah, pernahkah kita mendengar langkah laki seekor semut? Suara langkahnya begitu samar bahkan tidak dapat kita dengar. Seperti inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kesamaran riya’. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Kesyirikan itu lebih samar dari langkah kaki semut.” Lalu Abu Bakar bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah kesyirikan itu ialah menyembah selain Allah atau berdoa kepada selain Allah disamping berdoa kepada selain Allah?” maka beliau bersabda.”Bagaimana engkau ini. Kesyirikan pada kalian lebih samar dari langkah kaki semut.” (HR Abu Ya’la Al Maushili dalam Musnad-nya, tahqiq Irsya Al Haq Al Atsari, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Targhib)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengkhawatirkan bahaya riya’ atas umat Islam melebihi kekhawatiran beliau terhadap bahaya Dajjal. Disebutkan dalam sabda beliau: “Maukah kalian aku beritahu sesuatu yang lebih aku takutkan menimpa kalian daripada Dajjal.” Kami menyatakan, “Tentu!” beliau bersabda “Syirik khafi (syirik yang tersembunyi). Yaitu seseorang mengerjakan shalat, lalu ia baguskan shalatnya karena ia melihat ada seseorang yang memandangnya.”

Perilaku sum'ah pun tidak begitu berbeda dengan riya'. Misalnya seseorang bersedekah, kemudian orang tersebut menceritakan kepada tetangga - tetangganya. Atau dia awalnya membersihkan masjid, kemudian ia menceritakanya kepada orang lain. Bisa juga seseorang yang berpuasa, kemudian ia menceritakanya dengan dilebih - lebihkan kepada orang lain. Secara tidak sadar orang ini ingin orang lain mendengar apa yang telah dilakukannya. Awalnya ikhlas namun selanjutnya jadi bercampur sum'ah.

Dari Junduh bin Abdillah Radhiyallahu-anhu, diriwayatkan bahwa ia berkata Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda :

"Barangsiap berlaku sum'ah, maka Allah akan memperdengarkan aibnya. Dan barangsiapa yang berbuat riya, maka Allah akan memperlihatkan aibnya,"

Lalu bagaimana cara mengobati penyakit riya dan sum'ah ini? Sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah yang bertaubat kepada Allah atas kesalahan yang pernah dilakukannya. Hati manusia juga cepat berubah. Jika saat ini beribadah dengan ikhlas, bisa jadi beberapa saat kemudian ikhlas tersebut berganti dengan riya’. Pagi ikhlas, mungkin sore sudah tidak. Hari ini ikhlas, mungkin esok tidak. Hanya kepada Allahlah kita memohon agar hati kita diteguhkan dalam agama ini. َ

Namun agar terhindar dari riya'dan sum'ah, ada beberapa kiat yang bisa muslimah lakukan, antara lain :
1. Memohon dan selalu berlindung kepada Allah agar mengobati penyakit riya’ dan sum'ah ini.
2. Berusaha menghindarinya
3. Mengingat-ingat akibat buruk perbuatan riya' dan sum'ah ini di dunia dan akhirat
4. Usahakan selalu menyembunyikan dan merahasiakan ibadah
5. Latihan dan mujahadah

Baca juga: 2 Jenis Terapi Penyakit Hasad, Nomor Terakhir Bisa Menjadi Penyempurna Iman

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Sembarangan Menuduh...
Sembarangan Menuduh Zina pada Wanita, Dosa Besar yang Mengerikan
Dosa Syirik Lebih Dahsyat...
Dosa Syirik Lebih Dahsyat dari Dosa Besar, Begini Penjelasannya
Awas Syirik Tersembunyi...
Awas Syirik Tersembunyi dalam Pergaulan, Apa Itu?
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Sifat Pamer
Hukum Pamer Amal di...
Hukum Pamer Amal di Medsos, Bolehkah?
Sifat Ini Paling Dibanggakan...
Sifat Ini Paling Dibanggakan Iblis, Apa Itu?
Rekomendasi
Gunung Berapi Purba...
Gunung Berapi Purba Etiopia Meletus setelah 12.000 Tahun Tertidur
Bandara Kansai Bakal...
Bandara Kansai Bakal Hilang Ditelan Air Laut, Ini Bukti Ilmiahnya
Struktur Zig-Zag Ditemukan...
Struktur Zig-Zag Ditemukan di Medan Magnet Bumi
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
7 Manfaat Daun Pepaya...
7 Manfaat Daun Pepaya Bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved