Alasan Mengapa Puasa dan Sholat Nabi Daud Paling Disukai Allah Taala
Kamis, 10 Maret 2022 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Nabi Daud pun memutuskan perkara tersebut dengan membenarkan ucapan pemilik kambing pertama. Namun, pemilik kambing kedua ternyata menimpal balik ucapan Nabi Daud. Ia mengatakan kepada Nabi Daud, bahwa seharusnya yang dihukum adalah Nabi Daud. Lantas beliau pun mengingat kesalahannya dan sangat menyesalinya.
Baca juga: Nabi Adam Lupa Telah Berikan 40 Tahun Umurnya kepada Nabi Daud
Dulu saat Nabi Daud memimpin, seluruh penduduk sejahtera dan makmur. Nabi Daud pun dikagumi rakyatnya, dan punya otoritas atas kewibawaannya.
Suatu ketika Nabi Daud terpesona dengan seorang perempuan yang telah dipinang. Pemuda yang meminang tersebut ternyata adalah prajurit Nabi Daud yang sangat setia. Nabi Daud pun mengirim pemuda tersebut berperang. Dalam hatinya Nabi Daud menginginkan pemuda tersebut mati syahid agar ia bisa menikahi perempuan tersebut.
Hingga akhirnya yang diinginkan Nabi Daud pun terjadi, pemuda tersebut meninggal, lalu Nabi Daud menikahi perempuan tersebut. Versi cerita ini terbebas dari riwayat Israiliyat seperti yang ditegaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir dan dikutip oleh Syekh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marah al-Labid.
Akibat kesalahan yang telah diperbuat, Nabi Daud akhirnya bertaubat dengan beribadah dan bersujud sepanjang waktu. Ada yang meriwayatkan bahwa Nabi Daud tidak mengangkat kepalanya kecuali pada saat mendesak saja. Allah pun mengampuni kesalahannya dan menerima taubatnya. Kisah Nabi Daud ini diabadikan Allah dalam surah Shad ayat 21-26.
Pribadi Nabi Daud sangatlah mulia dan beliau sangat tekun beribadah (Al-Nubuwwah wa al-Anbiya’:357-358). Apalagi setelah beliau bertaubat, tidak kurang-kurang beliau beribadah kepada Allah (Tafsir fi Dhilal Al-Qur'an 5:2897).
Baca juga: Nabi Sulaiman Mewarisi Kerajaan tapi Tidak Kekayaan Nabi Daud, Ini Penyebabnya
Baca juga: Nabi Adam Lupa Telah Berikan 40 Tahun Umurnya kepada Nabi Daud
Dulu saat Nabi Daud memimpin, seluruh penduduk sejahtera dan makmur. Nabi Daud pun dikagumi rakyatnya, dan punya otoritas atas kewibawaannya.
Suatu ketika Nabi Daud terpesona dengan seorang perempuan yang telah dipinang. Pemuda yang meminang tersebut ternyata adalah prajurit Nabi Daud yang sangat setia. Nabi Daud pun mengirim pemuda tersebut berperang. Dalam hatinya Nabi Daud menginginkan pemuda tersebut mati syahid agar ia bisa menikahi perempuan tersebut.
Hingga akhirnya yang diinginkan Nabi Daud pun terjadi, pemuda tersebut meninggal, lalu Nabi Daud menikahi perempuan tersebut. Versi cerita ini terbebas dari riwayat Israiliyat seperti yang ditegaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir dan dikutip oleh Syekh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marah al-Labid.
Akibat kesalahan yang telah diperbuat, Nabi Daud akhirnya bertaubat dengan beribadah dan bersujud sepanjang waktu. Ada yang meriwayatkan bahwa Nabi Daud tidak mengangkat kepalanya kecuali pada saat mendesak saja. Allah pun mengampuni kesalahannya dan menerima taubatnya. Kisah Nabi Daud ini diabadikan Allah dalam surah Shad ayat 21-26.
Pribadi Nabi Daud sangatlah mulia dan beliau sangat tekun beribadah (Al-Nubuwwah wa al-Anbiya’:357-358). Apalagi setelah beliau bertaubat, tidak kurang-kurang beliau beribadah kepada Allah (Tafsir fi Dhilal Al-Qur'an 5:2897).
Baca juga: Nabi Sulaiman Mewarisi Kerajaan tapi Tidak Kekayaan Nabi Daud, Ini Penyebabnya
(mhy)
Lihat Juga :