Alasan Mengapa Puasa dan Sholat Nabi Daud Paling Disukai Allah Taala

Kamis, 10 Maret 2022 - 10:23 WIB
loading...
Alasan Mengapa Puasa...
Puasa dan sholat Nabi Daud paling disukai Allah Taala. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Nama Daud dalam Al-Qur'an disebut 16 kali yang tersebar dalam 9 surat. Dalam surat Shad (5 kali), dalam surah Al-Anbiya’ , surat An-Naml , dan surat Saba’ masing-masing (2 kali), serta satu kali dalam surah Al-Baqarah , surat An-Nisa’ , surat Al-Maidah , dan surat Al-Isra’ .

Baca juga: Kudeta di Kerajaan Nabi Daud, Absalom Putra Sulung Terbunuh

Nabi Daud adalah salah satu Nabi yang diutus untuk kaum Bani Israil. Beliau diberi kekuasaan berupa kerajaan oleh Allah. Sebelumnya, beliau adalah seorang pemuda pemberani yang diutus Allah untuk membantu Raja Thalut melawan Raja Jalut yang zalim.

Dalam cerita-cerita Abrahamik, Nabi Daud adalah salah satu raja ideal setelah Nabi Sulaiman . Selain karena sosoknya yang bijak dan luasnya pengaruh kerajaan, Nabi Daud juga telah mengawali pembangunan Baitul Maqdis. Sebuah pusat ibadah dan sentral ikon pada masanya yang kemudian diselesaikan oleh putranya, Nabi Sulaiman.

Nabi Daud juga diberikan mukjizat mengerti bahasa binatang. Beliau juga mempunyai suara yang sangat merdu. Padanya Allah menurunkan kitab yang dinamai Zabur.

Berkat mukjizat yang telah dianugerahkan Allah kepada Nabi Daud tersebut, Allah pun menyuruh gunung-gunung, burung-burung, dan makhluk seluruh alam untuk bertasbih bersama-sama Nabi Daud setiap sore dan petang. Hal ini tercantum dalam surah Saba’ ayat 10-11 dan surah Shad ayat 18-19.

Puasa dan Sholat
Rasulullah SAW pernah bersabda “puasa yang lebih disukai Allah adalah puasanya Daud, dan sholat yang paling disukai Allah adalah sholatnya Daud. Beliau tidur seperdua malam, bangun sepertiganya, lalu tidur di seperenamnya. Puasa beliau adalah satu hari puasa, dan satu hari berbuka” (HR Bukhari Muslim).

Puasa Daud yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah syar’u man qablana (syariat orang-orang saleh terdahulu). Menurut Rasululullah ini adalah sebaik-baik puasa yang dilakukan umatnya dan paling disukai Allah. Bagi umat Rasulullah SAW, menjalankan puasa sepanjang waktu memang tidak diperbolehkan karena umatnya tidak akan sanggup. Secara medis pun puasa sepanjang waktu setiap hari memang merusak kesehatan. Maka porsi yang seimbang bagi umat Rasulullah SAW jika ingin beribadah secara total adalah berpuasa Daud.

Baca juga: Tobat Nabi Daud, Metafor dan Sindiran Berdasar Kisah Israiliyat?

Manajemen ibadah Nabi Daud juga bisa kita teladani hari ini. Seperti yang disabdakan dan disunnahkan Rasulullah, Nabi Daud tidur di seperdua malam yang artinya tidur lebih awal. Kemudian bangun di sepertiga malam, untuk melakukan shalat tahajud. Setelah itu tidur di seperenam malam. Waktu tidur seperti ini adalah ideal bagi manusia. Pengelolaan jam tidur dan ibadah seperti ini dapat membuat tubuh tidak mudah jatuh sakit serta dapat mempertajam pikiran karena heningnya waktu tersebut.

Salah satu manajemen ibadah yang bisa dicontoh dari Nabi Daud adalah waktu berdzikir. Selama hidupnya beliau tidak pernah meninggalkan dzikir di waktu pagi dan petang. Rasulullah pun juga melakukan hal demikian. Karena waktu-waktu tersebut adalah waktu yang mustajab di mana seluruh alam juga bertasbih. Ibarat pagi adalah pembukaan dan petang adalah penutupnya.

Ditegur Allah
Ketika menjadi raja, Nabi Daud juga dipercaya rakyatnya untuk menjadi qadhi (hakim). Beliau memang seorang yang sangat adil nan bijaksana dalam mengambil keputusan. Setiap permasalahan dan sengketa yang dialami oleh rakyatnya diadukan kepada beliau untuk diputus secara adil. Allah memberinya kearifan seperti yang difirmankan-Nya dalam surah Shad ayat 20.

Pernah suatu hari terjadi sengketa antara dua orang pemilik kambing. Pemilik kambing pertama mengadukan kepada Nabi Daud perihal kambingnya yang hanya satu untuk diserahkan kepada pemilik kambing kedua yang padahal telah memiliki kambing 99 ekor. Pemilik kambing kedua rupanya berniat menggenapi kambingnya menjadi 100 ekor dengan memaksa saudaranya tersebut untuk menyerahkan kambingnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Rekomendasi
ASMC Sebut Akibat El...
ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal
Alhazen, Fisikawan Muslim...
Alhazen, Fisikawan Muslim Penemu Ilmu Optik yang Spektakuler
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Artikel Terkini
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Hukum Ngaji Online Menurut...
Hukum Ngaji Online Menurut Gus Baha, Kapan Lewat Internet dan Kapan Harus Berguru Langsung?
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Infografis
Alasan Mengapa Meminum...
Alasan Mengapa Meminum Kopi saat Sahur Tidak Dianjurkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved