Tangisan Rasulullah dan Sahabat Pecah Ketika Ayat Ini Turun, Ada Apa?

Kamis, 17 Maret 2022 - 05:11 WIB
loading...
Tangisan Rasulullah...
Ilustrasi Umar bin Khattab dan sahabat lainnya dalam Film serial Omar. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rasulullah dan Sahabat menangis saat menerima wahyu dari Jibril. Foto ilustrasi/tangkapan layar Film Omart
A A A
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para Sahabat menangis ketika ayat ini diturunkan. Apa sebabnya? Rupanya ayat yang diterima Nabi berisi tentang gambaran neraka Jahannam. Na'udzubillahi min dzalik!

Membicarakan sifat surga dan kenikmatannya tidak akan ada habisnya. Sekarang kita akan mengulas sedikit tentang gambaran neraka sebagaimana dituturkan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Siksaan Neraka Teringan, Inilah Gambarannya!

Diceritakan oleh Syekh Muhammad bin Abu Bakar dalam KitabnyaAl-Mawaizh Al-Usfuriyah bahwa Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: "Ketika diturunkan ayat ini:

وَاِنَّ جَهَـنَّمَ لَمَوۡعِدُهُمۡ اَجۡمَعِيۡنَۙ

Artinya: "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah dijanjikan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya". (QS Al-Hijr Ayat 43)

Maka Rasulullah SAW pun menangis ketika ayat itu diturunkan. Para Sahabat pun ikut menangis karena tangisan Rasulullah itu, padahal mereka tidak tahu wahyu apa yang diturunkan Jibril kepada Baginda Nabi. Tidak ada seorang pun dari mereka berani bertanya kepada Rasulullah.

Setiap kali Rasulullah melihat putri tercintanya Sayyidah Fathimah radhiyallahu 'anha maka beliau selalu senang. Suatu ketika Abdurrahman bin Auf mendatangi Fathimah di rumahnya. (Dalam riwayat dari Umar bin Khattab): Abdurrahman berkata, "Assalamualaiki Wahai putri Rasulullah."

Fathimah menjawab: "Alaika as-Salam. Siapa Anda?" Abdurrahman menjawab: "Saya adalah Abdurrahman bin Auf." Fathimah bertanya, "Hai Ibnu Auf! Ada perlu apa Anda datang?" Abdurrahman menjawab, "Aku meninggalkan Rasulullah dalam keadaan menangis dan bersedih. Aku tidak tahu wahyu apa yang dibawa Jibril untuknya."

"Ya sudah! Pergilah! Aku bersiap-siap dulu." jawab Fathimah. Kemudian Abdurrahman pergi menemui Rasulullah dengan harapan barangkali Rasulullah akan memberitahuku tentang wahyu apa yang dibawa Jibril untuknya.

Sementara itu Sayyidah Fathimah mengenakan selimut usangnya yang ditambal dengan 12 tambalan dengan pelepah dan daun kurma. Ketika Fathimah telah keluar dari rumahnya, Umar Bin Khattab melihatnya sambil meletakkan tangannya di atas kepalanya dan berkata:

"Duh kasihan sekali! Sungguh putri-putri Kaisar dan raja mengenakan sutra kasar dan sutra halus. Sedangkan putri Rasulullah hanya mengenakan selimut dari bulu dengan 12 tambalan daun dan pelepah kurma."

Ketika Fathimah menemui Rasulullah SAW, ia bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah Anda tidak tahu kalau Umar heran dengan pakaianku. Demi Allah! Sejak 5 tahun yang lalu aku dan Ali tidak memiliki tikar sama sekali kecuali kulit kambing gibas yang kita gunakan untuk menikari unta kami di siang hari dan kita gunakan sendiri bertikar di malam harinya. Sedangkan bantal tidur kami adalah tulang dan perabot rumah kami adalah dari pelepah kurma."

Rasulullah menjawab: "Hai Umar! Tinggalkan putriku! Barangkali ia sedang tidak merasa nyaman!"

Fathimah bertanya: "Demi Allah! Apa yang membuat Anda menangis wahai Rasulullah!"

Rasulullah SAW menjawab: "Bagaimana aku tidak menangis sedangkan Jibril telah menyampaikanku wahyu "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya." (Al Hijr Ayat 43)

Fathimah Jatuh Telungkup
Wahai Rasulullah! Beritahu aku salah satu pintu Jahannam!" tanya Fathimah. Rasulullah SAW menjawab: "Hai putriku! Pintu Jahannam yang paling ringan terdiri dari 70.000 gunung api. Di setiap gunungnya terdapat 70.000 jurang api. Di setiap jurangnya terdapat 70.000.000 perengan api. Di setiap perengannya terdapat 1000.000 kota. Di setiap kotanya terdapat 70.000.000 bangunan-bangunan api. Di setiap bangunan-bangunannya terdapat 1000.000 rumah api. Di setiap rumahnya terdapat 70.000.000 kamar api. Di setiap kamarnya terdapat 70.000.000 peti api. Dan di setiap petinya terdapat 70.000.000 jenis siksaan yang di dalamnya terdapat siksaan yang menjelma penerima siksaan tersebut.

Kemudian Fathimah jatuh telungkup sambil berkata: "Celakalah orang yang masuk neraka!"

Ketika Umar radhiyallahu 'anhu mendengar gambaran kecil tentang pintu Jahannam, ia berkata: "Andai aku adalah seekor kambing kibas milik keluargaku, lalu mereka menyembelihku, memakan dagingku, memotong-motong tubuhku, dan menghancurkan tulang-tulangku, maka aku tidak akan mendengar gambaran Jahannam."

Subhanallah, begitulah gambaran kecil neraka Jahannam yang membuat Rasululah dan para Sahabat menangis dan ketakutan. Semoga kita dapat mengambil iktibar dari kisah ini dan Allah pelihara kita dari azab api neraka.

Baca Juga: Urutan Nama-nama Neraka Berikut Calon Penghuninya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Rasulullah SAW...
Kisah Rasulullah SAW Menyembelih 100 Unta setelah Melaksanakan Haji Wada
Rasulullah SAW Pernah...
Rasulullah SAW Pernah Menunda Ibadah Haji Hingga 4 Tahun, Begini Kisahnya!
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Patrick...
Ilmuwan Temukan Patrick Bintang Laut Pantat Besar di Argentina
Fenomena Cincin Asap...
Fenomena Cincin Asap Terlihat di Atas Gunung Berapi Italia
Laos Akan Sulap Gunung...
Laos Akan Sulap Gunung Berapi Tidak Aktif Jadi Wahana Bermain
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved