Malam Nisfu Syaban, Allah Mengampuni Dosa Hamba-Nya Kecuali yang Bermusuhan
Kamis, 17 Maret 2022 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
"Jika manusia shalat malam Nisfu seorang diri atau berjamaah secara khusus, sebagaimana yang dilakukan beberapa golongan salaf, maka itu lebih baik."(Al Fatawa Al Kubra, 2/262)
Hanya saja beliau menolak menetapkan jumlah atau angka khusus dalam rakaat sholatnya. Para Salaf mengakui keutamaan malam Nisfu Syaban, sebagaimana dikatakan Ibnu Taimiyah juga:
لكن الذي عليه كثير من أهل العلم أو أكثرهم من أصحابنا وغيرهم على تفضيلها وعليه يدل نص أحمد لتعدد الأحاديث الواردة فيها وما يصدق ذلك من الآثار السلفية وقد روى بعض فضائلها في المسانيد والسنن وإن كان قد وضع فيها أشياء أخر
"Tetapi, yang dianut oleh mayoritas ulama atau mayoritas sahabat-sahabat kami (Hambaliyah atau mazhab Hambaliy), dan selain mereka, bahwa malam Nisfu Sya’ban memiliki keutamaan, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ahmad. Hal ini berdasarkan banyak hadits dan atsar para salafush shalih. Diriwayatkan sebagian riwayat tentang keutamaan tersebut di kitab-kitab Musnad dan Sunan, namun adanya riwayat palsu pada riwayat tersebut merupakan perkara yang lain." (Iqtidha Ash Shirath Al Mustaqim, hal. 302)
Kesimpulannya
Para salaf sepakat keutamaan malam Nishfu Syaban dan menghidupkannya dengan ibadah. Tetapi, mereka berbeda pendapat dalam hal hai'ah (bentuk) dan tata caranya. Tentunya kaum muslimin hendaknya berlapang dada atas perbedaan ini sebagaimana menyikapi perbedaan persoalan fiqih lainnya.
Baca Juga: Niat Puasa Nisfu Syaban, Keutamaannya Dapat Syafaat Rasulullah
Hanya saja beliau menolak menetapkan jumlah atau angka khusus dalam rakaat sholatnya. Para Salaf mengakui keutamaan malam Nisfu Syaban, sebagaimana dikatakan Ibnu Taimiyah juga:
لكن الذي عليه كثير من أهل العلم أو أكثرهم من أصحابنا وغيرهم على تفضيلها وعليه يدل نص أحمد لتعدد الأحاديث الواردة فيها وما يصدق ذلك من الآثار السلفية وقد روى بعض فضائلها في المسانيد والسنن وإن كان قد وضع فيها أشياء أخر
"Tetapi, yang dianut oleh mayoritas ulama atau mayoritas sahabat-sahabat kami (Hambaliyah atau mazhab Hambaliy), dan selain mereka, bahwa malam Nisfu Sya’ban memiliki keutamaan, sebagaimana dikatakan oleh Imam Ahmad. Hal ini berdasarkan banyak hadits dan atsar para salafush shalih. Diriwayatkan sebagian riwayat tentang keutamaan tersebut di kitab-kitab Musnad dan Sunan, namun adanya riwayat palsu pada riwayat tersebut merupakan perkara yang lain." (Iqtidha Ash Shirath Al Mustaqim, hal. 302)
Kesimpulannya
Para salaf sepakat keutamaan malam Nishfu Syaban dan menghidupkannya dengan ibadah. Tetapi, mereka berbeda pendapat dalam hal hai'ah (bentuk) dan tata caranya. Tentunya kaum muslimin hendaknya berlapang dada atas perbedaan ini sebagaimana menyikapi perbedaan persoalan fiqih lainnya.
Baca Juga: Niat Puasa Nisfu Syaban, Keutamaannya Dapat Syafaat Rasulullah
(rhs)
Lihat Juga :