Inilah 'Mandi Wajib' yang Harus Dilakukan Muslimah

loading...
Inilah Mandi Wajib yang Harus Dilakukan Muslimah
Mandi wajib atau mandi junub adalah mandi yang harus dilakukan untuk menyucikan diri bagi muslimah setelah mengalami haid, nifas atau setelah bersetubuh dengan suaminya. Foto ilustrasi/ist
Setiap muslimah yang sudah baligh pasti akan mengalami menstruasi atau haid setiap bulannya. Dalam Islam, muslimah yang sudah selesai siklus haidnya diwajibkan untuk mandi wajib atau mandi junub. Begitupun bagi wanita yang sudah menikah karena bersetubuh dan seorang ibu yang baru selesai melahirkan.

Keharusan yang membuat muslimahmelaksanakan mandi wajib adalah karena adanya najis yang keluar dalam tubuhnya secara terus menerus hinga selesai waktunya. Najis adalah salah satu hal yang tidak boleh ada saat akan melaksanakan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Untuk itu, ketika muslimah mengeluarkan najis maka sebelum ia kembali dalam kondisi suci ia diharamkan untuk melaksanakan ibadah-ibadah tertentu.

Dalam Islam hal-hal yang mewajibkan 'mandi wajib' ini antara lain, keluar air mani (sperma) dengan syahwat baik ketika tidur maupun terjaga, bersetubuh (melakukan hubungan intim suami istri walaupun tidak keluar sperma), berhenti menstruasi atau nifas, orang kafir yang masuk Islam, dan mayat perempuan harus dimandikan. (Baca juga :Wahai Muslimah, Yuk Katakan Tidak pada Ghibah!)

Nah, bagaimana seorang Muslimah harus melakukan mandi wajib? Meskipun mungkin sudah terbiasa dalam hal ini, ada baiknya muslimah mempelajari kembali apa-apa saja yang mewajibkan kita untuk mandi wajib dan beserta tata caranya sesuai dengan tuntunan Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam.



Untuk melakukannya, harus ada niat sebagai syarat keabsahan mandi wajib. Hal ini didasarkan pada argumentasi yang menyatakan bahwa mandi wajib merupakan ibadah yang tidak bisa diketahui kecuali dengan bantuan syariat sehingga demi keabsahannya diperlukan niat.

Kemudian, rukun mandi wajib yakni menyiramkan air ke seluruh tubuh. Dalilnya adalah hadis yang meriwayatkan bahwa Nabi Muhammadditanya tentang tata cara mandi wajib karena junub bagi perempuan yang tebal rambutnya. Menjawab pertanyaan itu, beliau bersabda,

“Cukup dengan menyiramkan air tiga kali dan meratakannya ke seluruh tubuhmu, maka engkau sudah suci.” (HR. Muslim).



Sedangkan mengenai tata cara mandi wajib, hadis dari Aisyah Radhiyallahu-anhu ia berkata;
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
ءَاَمِنۡتُمۡ مَّنۡ فِىۡ السَّمَآءِ اَنۡ يَّخۡسِفَ بِكُمُ الۡاَرۡضَ فَاِذَا هِىَ تَمُوۡرُۙ‏
Sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan membuat kamu ditelan bumi ketika tiba-tiba ia terguncang?

(QS. Al-Mulk:16)
cover bottom ayah
preload video