Ketua DKM Bait Al Barokah Bella Casa Residence: Ada 3 Pilar Makmurkan Masjid
Rabu, 18 Mei 2022 - 17:26 WIB
loading...
Ketua DKM Bait Al Barokah Bella Casa Residence, Azis Muslim.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Warga lingkungan Bella Casa Residence, Kota Depok, diajak berlomba-lomba memakmurkan masjid . Ajakan itu disampaikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bait Al Barokah, Azis Muslim dalam acara halal bihalal bersama Pengurus DKM dan Pengurus RW 08, Tirtajaya, di Musala Bait Al Barokah, kluster Dahlia, Bella Casa Residence, pada Selasa, 17 Mei 2022 malam.
Azis Muslim mengatakan, acara halal bihalal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas silaturrahmi antarwarga yang memiliki latar agama dan keyakinan berbeda. Dia melanjutkan, beragamnya agama dan suku di lingkungan warga Bella Casa akan menjadi kekuatan untuk mengkualitaskan tali persaudaraan antarwarga.
"Momen halal bihalal ini diharapkan sebagai medium menyolidkan tali silaturahmi di lingkungan warga," ujarnya. Baca: Perlunya Memahami Esensi Silaturahmi untuk Jaga Kerukunan Kebangsaan
Selain itu, kata dia, wabah pandemi Covid-19 yang hampir 3 tahun berlangsung juga memberikan multiefek. Karena itu, momentum halal bihalal ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ini momentum yang istimewa, karena di masa pandemi kita membatasi diri kita, tetapi kita jangan abai dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Dan semoga tidak melahirkan kluster Covid-19 baru," ujarnya.
Azis Muslim juga mengajak jamaah dan warga untuk berlomba-lomba memakmurkan masjid. Masjid tak hanya sebagai tempat ibadah (salat), lebih dari itu masjid menjadi sentral aktivitas jamaah demi kemaslahatan.
Azis menuturkan, agar bisa mewujudkan kemakmuran musala, pihaknya mengajak semua pihak terlibat. Jadi, tak hanya pengurus DKM, namun juga jamaah, dan pengurus RT/RW.
“Sayang, kita sudah memiliki musala yang kokoh kalau tidak kita maksimalkan. Tugas kita memakmurkan musala dengan berbagai kegiatan,” tuturnya.
Menurut Azis Muslim, setidaknya ada tiga pilar untuk memakmurkan masjid. Pertama, penguatan edukasi, yakni melalui madrasah dan TPQ. “Program tersebut nantinya akan melibatkan ibu-ibu, dan anak-anak,” imbuhnya.
Terkait pendidikan anak selama pandemi, menurut dia, anak-anak akan mengikuti pelajaran secara virtual atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Di lain sisi, anak-anak juga mengalami fase kejenuhan.
Azis Muslim mengatakan, acara halal bihalal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas silaturrahmi antarwarga yang memiliki latar agama dan keyakinan berbeda. Dia melanjutkan, beragamnya agama dan suku di lingkungan warga Bella Casa akan menjadi kekuatan untuk mengkualitaskan tali persaudaraan antarwarga.
"Momen halal bihalal ini diharapkan sebagai medium menyolidkan tali silaturahmi di lingkungan warga," ujarnya. Baca: Perlunya Memahami Esensi Silaturahmi untuk Jaga Kerukunan Kebangsaan
Selain itu, kata dia, wabah pandemi Covid-19 yang hampir 3 tahun berlangsung juga memberikan multiefek. Karena itu, momentum halal bihalal ini dimaksudkan untuk menyegarkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang bisa diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Ini momentum yang istimewa, karena di masa pandemi kita membatasi diri kita, tetapi kita jangan abai dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. Dan semoga tidak melahirkan kluster Covid-19 baru," ujarnya.
Azis Muslim juga mengajak jamaah dan warga untuk berlomba-lomba memakmurkan masjid. Masjid tak hanya sebagai tempat ibadah (salat), lebih dari itu masjid menjadi sentral aktivitas jamaah demi kemaslahatan.
Azis menuturkan, agar bisa mewujudkan kemakmuran musala, pihaknya mengajak semua pihak terlibat. Jadi, tak hanya pengurus DKM, namun juga jamaah, dan pengurus RT/RW.
“Sayang, kita sudah memiliki musala yang kokoh kalau tidak kita maksimalkan. Tugas kita memakmurkan musala dengan berbagai kegiatan,” tuturnya.
Menurut Azis Muslim, setidaknya ada tiga pilar untuk memakmurkan masjid. Pertama, penguatan edukasi, yakni melalui madrasah dan TPQ. “Program tersebut nantinya akan melibatkan ibu-ibu, dan anak-anak,” imbuhnya.
Terkait pendidikan anak selama pandemi, menurut dia, anak-anak akan mengikuti pelajaran secara virtual atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Di lain sisi, anak-anak juga mengalami fase kejenuhan.
Lihat Juga :