Kisah Seorang Ibu yang Taat Berada di Jurang Neraka, Ini Penyebabnya
Kamis, 19 Mei 2022 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
"Dimana ayahku?" tanyaku.
"Ayahmu adalah orang yang dermawan. Ia sekarang berada di tempat orang-orang yang dermawan di surga," kata ibuku.
Kemudian aku mendatangi ayahku. Aku melihat beliau sedang berdiri di tepi telagamu, wahai Rasulullah! Ia sedang memberikan minuman air telaga kepada orang-orang. Ia mengambil gelas dari tangan Ali. Sedangkan Ali mengambilnya dari tangan Utsman. Sedangkan Utsman mengambilnya dari tangan Umar. Sedangkan Umar mengambilnya dari tangan Abu Bakar as-Siddiq.
Sedangkan Abu Bakar sendiri mengambilnya dari tanganmu, wahai Rasulullah ! Kemudian aku berkata kepada ayahku. "Hai ayahku! Sesungguhnya ibuku, yaitu seorang perempuan yang taat kepada Allah dan yang kamu ridhoi, sekarang berada di jurang (demikian) di neraka Jahannam. Sedangkan engkau memberikan minuman kepada orang-orang dari telaga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ibuku sangat kehausan. Berilah ia seteguk air itu!"
Ayahku menjawab: "Hai anakku! Sesungguhnya ibumu berada di tempat orang-orang yang pelit, yang bermaksiat, dan yang berdosa. Sesungguhnya Allah telah mengharamkan air telaga Rasulullah SAW bagi mereka yang pelit, yang bermaksiat dan yang berdosa.'
Kemudian aku mengambil air telaga itu dengan telapak tanganku agar bisa memberikannya kepada ibuku. Ketika ibuku meminumnya, maka terdengar suatu seruan: "Allah telah mengeringkan tanganmu karena kamu telah mendatangi dan memberikan minuman kepada wanita yang bermaksiat dan yang pelit dengan air telaga Rasulullah."
Kemudian aku pun terbangun dari tidurku. Tiba-tiba tanganku sudah dalam keadaan seperti ini (lumpuh)." Kemudian Rasulullah berkata kepadanya: "Sifat pelit ibumu telah memberimu bencana di dunia lantas bagaimana bencana baginya di Akhirat?"
Kemudian Rasulullah SAW meletakkan tongkatnya di tangan wanita itu dan berkata: "Ya Allah! Demi mimpi yang baru saja ia ceritakan semoga Engkau menyembuhkan tangannya." Kemudian tangan wanita itu pun sembuh dan kembali seperti semula.
Demikian kisah hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran agar tidak pelit dalam mengeluarkan harta. Sungguh sedekah merupakan amalan mulia dan teman setia yang menolong kita di Akhirat kelak. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Dalam Sedekah Terdapat 7 Keutamaan, Nomor 2 Jarang Diketahui
"Ayahmu adalah orang yang dermawan. Ia sekarang berada di tempat orang-orang yang dermawan di surga," kata ibuku.
Kemudian aku mendatangi ayahku. Aku melihat beliau sedang berdiri di tepi telagamu, wahai Rasulullah! Ia sedang memberikan minuman air telaga kepada orang-orang. Ia mengambil gelas dari tangan Ali. Sedangkan Ali mengambilnya dari tangan Utsman. Sedangkan Utsman mengambilnya dari tangan Umar. Sedangkan Umar mengambilnya dari tangan Abu Bakar as-Siddiq.
Sedangkan Abu Bakar sendiri mengambilnya dari tanganmu, wahai Rasulullah ! Kemudian aku berkata kepada ayahku. "Hai ayahku! Sesungguhnya ibuku, yaitu seorang perempuan yang taat kepada Allah dan yang kamu ridhoi, sekarang berada di jurang (demikian) di neraka Jahannam. Sedangkan engkau memberikan minuman kepada orang-orang dari telaga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ibuku sangat kehausan. Berilah ia seteguk air itu!"
Ayahku menjawab: "Hai anakku! Sesungguhnya ibumu berada di tempat orang-orang yang pelit, yang bermaksiat, dan yang berdosa. Sesungguhnya Allah telah mengharamkan air telaga Rasulullah SAW bagi mereka yang pelit, yang bermaksiat dan yang berdosa.'
Kemudian aku mengambil air telaga itu dengan telapak tanganku agar bisa memberikannya kepada ibuku. Ketika ibuku meminumnya, maka terdengar suatu seruan: "Allah telah mengeringkan tanganmu karena kamu telah mendatangi dan memberikan minuman kepada wanita yang bermaksiat dan yang pelit dengan air telaga Rasulullah."
Kemudian aku pun terbangun dari tidurku. Tiba-tiba tanganku sudah dalam keadaan seperti ini (lumpuh)." Kemudian Rasulullah berkata kepadanya: "Sifat pelit ibumu telah memberimu bencana di dunia lantas bagaimana bencana baginya di Akhirat?"
Kemudian Rasulullah SAW meletakkan tongkatnya di tangan wanita itu dan berkata: "Ya Allah! Demi mimpi yang baru saja ia ceritakan semoga Engkau menyembuhkan tangannya." Kemudian tangan wanita itu pun sembuh dan kembali seperti semula.
Demikian kisah hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran agar tidak pelit dalam mengeluarkan harta. Sungguh sedekah merupakan amalan mulia dan teman setia yang menolong kita di Akhirat kelak. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Dalam Sedekah Terdapat 7 Keutamaan, Nomor 2 Jarang Diketahui
(rhs)
Lihat Juga :