Merawat Kecantikan Gigi dalam Pandangan Al-Qur'an
Sabtu, 04 Juni 2022 - 05:15 WIB
loading...
Dalam merawat tubuh, Al-Quran sudah menetapkan aturan-aturannya, termasuk soal kecantikan gigi lainnya. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Fitrah wanita selalu ingin tampil cantik dan menawan, salah satunya adalah tampilan cantik dan keindahan gigi. Dengan teknologi kecantikan yang ada, banyak sekali cara untuk memberikan perawatan pada salah satu anggota tubuh tersebut. Misalnya memakai behel, memutihkan atau veneer gigi dan lainnya. Bagaimana pandangan Islam mengenai perawatan gigi ini?
Sebenarnya, Islam telah mensyariatkan beberapa perkara untuk menjaga gigi selalu sehat, bersih dan berkilau. Perkara-perkara yang dimaksud, antara lain:
1.Dianjurkan rutin ber- siwak
Anjuran ini atas dasar sabda Rasulullah Shallaallaahu ‘alaihi wa sallam :
“Kalaulah bukan karena khawatir memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak shalat.” (HR. Bukhari no. 887).
Baca juga: Keutamaan Bersiwak yang Jarang Diketahui Orang
Bersiwak (dalam konteks modern: menggosok gigi) hendaknya dilakukan secara rutin setiap kali bau mulut terasa mulai berubah ke arah yang negatif. Bahkan ketika sedang berpuasa, anjuran ini tetap berlaku bagi para hamba-Nya: muslim dan muslimah. Ibnu Khuzaimah berkata dalam Shahih-nya (III/247):
“Tidak dikecualikan orang yang berbuka (tidak berpuasa) dari orang yang berpuasa. Di dalamnya ada dalil bahwa bersiwak bagi orang yang berpuasa setiap kali hendak mengerjakan shalat merupakan suatu keutamaan.”
Bahkan bagi muslimah, jika dirasa bersiwak setiap akan salat tidak memberatkan dirimu, lakukanlah. Sungguh, dengannya kamu mendapat dua kebaikan: sunnah dan sehat!
2. Mengharamkan Wasyr dan Tafalluj (mengikir dan merenggangkan gigi)
Sebenarnya, Islam telah mensyariatkan beberapa perkara untuk menjaga gigi selalu sehat, bersih dan berkilau. Perkara-perkara yang dimaksud, antara lain:
1.Dianjurkan rutin ber- siwak
Anjuran ini atas dasar sabda Rasulullah Shallaallaahu ‘alaihi wa sallam :
لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاَةٍ
“Kalaulah bukan karena khawatir memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak shalat.” (HR. Bukhari no. 887).
Baca juga: Keutamaan Bersiwak yang Jarang Diketahui Orang
Bersiwak (dalam konteks modern: menggosok gigi) hendaknya dilakukan secara rutin setiap kali bau mulut terasa mulai berubah ke arah yang negatif. Bahkan ketika sedang berpuasa, anjuran ini tetap berlaku bagi para hamba-Nya: muslim dan muslimah. Ibnu Khuzaimah berkata dalam Shahih-nya (III/247):
“Tidak dikecualikan orang yang berbuka (tidak berpuasa) dari orang yang berpuasa. Di dalamnya ada dalil bahwa bersiwak bagi orang yang berpuasa setiap kali hendak mengerjakan shalat merupakan suatu keutamaan.”
Bahkan bagi muslimah, jika dirasa bersiwak setiap akan salat tidak memberatkan dirimu, lakukanlah. Sungguh, dengannya kamu mendapat dua kebaikan: sunnah dan sehat!
2. Mengharamkan Wasyr dan Tafalluj (mengikir dan merenggangkan gigi)
Lihat Juga :