Baghdad Berubah Jadi Metropolitan Terbesar di Dunia pada Era Khalifah Harun Al-Rasyid
Rabu, 08 Juni 2022 - 16:26 WIB
loading...
Pada masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid, Baghdad berubah menjadi metropolitan paling besar di dunia. Foto/Ilustrasi: Ist
A
A
A
Pada masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid , Baghdad berubah menjadi metropolitan paling besar di dunia. Kemegahannya bahkan mengalahkan Bizantium Romawi .
Philips K. Hitti dalam bukunya berjudul “History of The Arabs; From The Earliest Time To The Present” menyebut pada saat itu Kota Baghdad menjadi kota yang tak ada bandingannya di dunia.
Baca juga: Kisah Kegagalan Khalifah Al-Hadi Menyingkirkan Harun Al-Rasyid
Baghdad adalah merupakan ibu kota negara Dinasti Abbasiyah yang didirikan oleh Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur (754-775 M) pada tahun 762 M.
Kota yang terletak di tepian sungai Tigris ini maraih masa keemasannya masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M), dan anaknya Al-Makmun (813-833 M).
Di kota ini banyak terdapat Kuttab (sekolah dasar menengah), Madrasah (perguruan tinggi), Darul Hikmah (perpustakaan nasional), masjid-masjid besar serta Majelis-majelis Muhadharah.
Tokoh-tokoh besar filsafat yang muncul di era ini antara lain Abu Ishak Al-Kindi, Abu Nashr Al-Faraby, Ibnu Bajah, Ibnu Thufail, Al-Ghazali. Lalu, di bidang kedokteran muncul antara lain Abu Zakaria Yuhana bin Maswaih, Sabur bin Sahal, Abu Zakaria Ar-Razy.
Ada juga Al-Khawarizmi yang menemukan angka nol dan bapak algebra dalam matematika dan ratusan tokoh lain dalam farmasi, kimia, astronomi, tafsir, hadits, kalam, dan ilmu nahasa.
Baca juga: Kisah Khalifah Al-Hadi: Menjabat karena Dukungan Harun Al-Rasyid
Harun Al-Rasyid adalah khalifah kelima Dinasti Abbasiyah menggantikan Khalifah Musa Al-Hadi. Nama lengkapnya Abu Ja’far Harun bin Al-Mahdi bin Al-Manshur bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas.
Philips K. Hitti dalam bukunya berjudul “History of The Arabs; From The Earliest Time To The Present” menyebut pada saat itu Kota Baghdad menjadi kota yang tak ada bandingannya di dunia.
Baca juga: Kisah Kegagalan Khalifah Al-Hadi Menyingkirkan Harun Al-Rasyid
Baghdad adalah merupakan ibu kota negara Dinasti Abbasiyah yang didirikan oleh Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur (754-775 M) pada tahun 762 M.
Kota yang terletak di tepian sungai Tigris ini maraih masa keemasannya masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M), dan anaknya Al-Makmun (813-833 M).
Di kota ini banyak terdapat Kuttab (sekolah dasar menengah), Madrasah (perguruan tinggi), Darul Hikmah (perpustakaan nasional), masjid-masjid besar serta Majelis-majelis Muhadharah.
Tokoh-tokoh besar filsafat yang muncul di era ini antara lain Abu Ishak Al-Kindi, Abu Nashr Al-Faraby, Ibnu Bajah, Ibnu Thufail, Al-Ghazali. Lalu, di bidang kedokteran muncul antara lain Abu Zakaria Yuhana bin Maswaih, Sabur bin Sahal, Abu Zakaria Ar-Razy.
Ada juga Al-Khawarizmi yang menemukan angka nol dan bapak algebra dalam matematika dan ratusan tokoh lain dalam farmasi, kimia, astronomi, tafsir, hadits, kalam, dan ilmu nahasa.
Baca juga: Kisah Khalifah Al-Hadi: Menjabat karena Dukungan Harun Al-Rasyid
Harun Al-Rasyid adalah khalifah kelima Dinasti Abbasiyah menggantikan Khalifah Musa Al-Hadi. Nama lengkapnya Abu Ja’far Harun bin Al-Mahdi bin Al-Manshur bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas.
Lihat Juga :