Jelang Kiamat: Ibadah Haji Ditiadakan, Kakbah akan Jadi Sasaran Perusakan
Senin, 13 Juni 2022 - 05:15 WIB
loading...
Sebuah hadis menyebut, kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan. Foto/IlustrasI; Ist
A
A
A
Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul "Dahsyatnya Hari Kiamat" menjelaskan sejumlah hadis yang menggambarkan kondisi Baitullah menjelang hari kiamat . Sebuah hadis menyebut, kiamat tidak akan terjadi hingga ibadah haji tidak ditunaikan. Ibnu Katsir juga menjelaskan tentang kemunculan Dzu as-Suwaiqatain dan penghancuran Kakbah .
Ibnu Katsir meriwayatkan dari Ka'ab al-Ahbar dalam menafsirkan firman Allah SWT: “Hingga apabila (tembok) Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” ( QS Al-Anbiya' : 96)
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Sesungguhnya, kata Ibnu Katsir, awal mula kemunculan Dzu as-Suwaiqatain pada masa Isa bin Maryam as adalah pascakebinasaan Ya'juj dan Ma'juj .
Selanjutnya, Isa bin Maryam mengirimkan pasukan pengintai kepada mereka antara 700 sampai 800 orang. Saat mereka bergerak ke arahnya, seketika Allah SWT mengirimkan angin Yaman lalu merenggut ruh setiap mukmin dan yang tersisa adalah rakyat jelata yang melakukan sanggama sebagaimana binatang buas bersenggama. Ka'ab berkata, “Saat itu Kiamat semakin dekat.”
Ibnu Katsir mengatakan, “Sebelumnya, sudah disebutkan hadis sahih bahwa Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji setelah turun ke bumi.”
Rasulullah SAW bersabda: “Niscaya Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berumrah setelah munculnya Ya'juj dan Ma'juj'.” (HR Ahmad)
Rasulullah SAW bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi sampai ibadah haji ke Baitullah tidak ditunaikan.” Abu Abdillah berkata, “Pendapat pertama paling banyak.” Selesailah apa yang disebutkan oleh al-Bukhari.
Hadis tersebut diriwayatkan oleh al-Bazzar dari Muhammad bin Mutsanna, dari Abdurrahman bin Mahdi, dari Aban, dari Yazid al-Athar, dari Qatadah sebagaimana disebutkan oleh al-Bukhari.
Baca juga: Begini Gambaran Dekatnya Hari Kiamat
Ibnu Katsir meriwayatkan dari Ka'ab al-Ahbar dalam menafsirkan firman Allah SWT: “Hingga apabila (tembok) Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” ( QS Al-Anbiya' : 96)
Baca juga: Inilah Tanda-tanda Kiamat Besar dan Kiamat Kecil
Sesungguhnya, kata Ibnu Katsir, awal mula kemunculan Dzu as-Suwaiqatain pada masa Isa bin Maryam as adalah pascakebinasaan Ya'juj dan Ma'juj .
Selanjutnya, Isa bin Maryam mengirimkan pasukan pengintai kepada mereka antara 700 sampai 800 orang. Saat mereka bergerak ke arahnya, seketika Allah SWT mengirimkan angin Yaman lalu merenggut ruh setiap mukmin dan yang tersisa adalah rakyat jelata yang melakukan sanggama sebagaimana binatang buas bersenggama. Ka'ab berkata, “Saat itu Kiamat semakin dekat.”
Ibnu Katsir mengatakan, “Sebelumnya, sudah disebutkan hadis sahih bahwa Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji setelah turun ke bumi.”
Rasulullah SAW bersabda: “Niscaya Isa bin Maryam melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan berumrah setelah munculnya Ya'juj dan Ma'juj'.” (HR Ahmad)
Rasulullah SAW bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi sampai ibadah haji ke Baitullah tidak ditunaikan.” Abu Abdillah berkata, “Pendapat pertama paling banyak.” Selesailah apa yang disebutkan oleh al-Bukhari.
Hadis tersebut diriwayatkan oleh al-Bazzar dari Muhammad bin Mutsanna, dari Abdurrahman bin Mahdi, dari Aban, dari Yazid al-Athar, dari Qatadah sebagaimana disebutkan oleh al-Bukhari.
Baca juga: Begini Gambaran Dekatnya Hari Kiamat
Lihat Juga :