Heraklius Baca Surat Nabi Muhammad, Suasana Gaduh Terjadi di Kerajaan Romawi
Senin, 11 Juli 2022 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Sahabatnya itu tidak mengingkari pendapat Heraklius bahwa Muhammad telah lahir dan bahwa beliau memang seorang Nabi.
Undang Semua Pembesar Romawi
Heraklius mengundang para pembesar Roma supaya datang ke tempatnya di Himsha. Setelah semuanya hadir dalam majlisnya, Heraklius memerintahkan supaya mengunci semua pintu. Kemudian dia berkata: "Wahai bangsa Rum, maukah Anda semua beroleh kemenangan dan kemajuan yang gilang gemilang, sedangkan kerajaan tetap utuh di tangan kita? Kalau mau, akuilah Muhammad sebagai Nabi!" Mendengar ucapan itu, mereka lari bagaikan keledai liar, padahal semua pintu telah terkunci.
Melihat keadaan itu, Heraklius jadi putus harapan yang mereka akan beriman (percaya kepada kenabian Muhammad). Lalu di perintahkannya semuanya untuk kembali ke tempatnya masing-masing seraya berkata: "Sesungguhnya saya mengucapkan perkataan saya tadi hanyalah sekadar menguji keteguhan hati anda semua. Kini saya telah melihat keteguhan itu."
Lalu mereka bersujud di hadapan Heraklius dan mereka senang kepadanya. Demikianlah kisah Heraklius yang mengagumi Nabi Muhammad, sayangnya ia tidak menyatakan keislamannya di depan pembesar dan rakyatnya.
Bizantium Dikalahkan
Sejarah mencatat peristiwa besar dalam peradaban Islam ketika terjadi Perang Yarmuk. Pasukan muslim melawan tentara Romawi Timur yang dipimpin oleh Heraklius pada Tahun 636 Masehi. Perang ini terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Perang yang terjadi di sekitar Sungai Yarmouk lembah Yordania ini melibatkan ratusan ribu tentara. Pasukan muslim yang berjumlah sekitar 30.000 orang harus berjuang melawan 200.000 pasukan Romawi. Atas izin Allah, Romawi akhirnya dikalahkan oleh pasukan muslim pada Tahun 15 Hijriyah.
Sebuah kemenangan yang luar biasa. Jumlah pasukan yang tak sebanding, namun berhasil dimenangkan oleh kaum muslimin. Heraklius pun mengakui kemenangan pasukan muslim. Inilah salah satu perang penting dalam sejarah peradaban Islam.
Baca Juga: Kisah Kaisar Heraklius Mengakui Kebenaran Nabi Muhammad, Ini Pesannya
Undang Semua Pembesar Romawi
Heraklius mengundang para pembesar Roma supaya datang ke tempatnya di Himsha. Setelah semuanya hadir dalam majlisnya, Heraklius memerintahkan supaya mengunci semua pintu. Kemudian dia berkata: "Wahai bangsa Rum, maukah Anda semua beroleh kemenangan dan kemajuan yang gilang gemilang, sedangkan kerajaan tetap utuh di tangan kita? Kalau mau, akuilah Muhammad sebagai Nabi!" Mendengar ucapan itu, mereka lari bagaikan keledai liar, padahal semua pintu telah terkunci.
Melihat keadaan itu, Heraklius jadi putus harapan yang mereka akan beriman (percaya kepada kenabian Muhammad). Lalu di perintahkannya semuanya untuk kembali ke tempatnya masing-masing seraya berkata: "Sesungguhnya saya mengucapkan perkataan saya tadi hanyalah sekadar menguji keteguhan hati anda semua. Kini saya telah melihat keteguhan itu."
Lalu mereka bersujud di hadapan Heraklius dan mereka senang kepadanya. Demikianlah kisah Heraklius yang mengagumi Nabi Muhammad, sayangnya ia tidak menyatakan keislamannya di depan pembesar dan rakyatnya.
Bizantium Dikalahkan
Sejarah mencatat peristiwa besar dalam peradaban Islam ketika terjadi Perang Yarmuk. Pasukan muslim melawan tentara Romawi Timur yang dipimpin oleh Heraklius pada Tahun 636 Masehi. Perang ini terjadi pada masa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Perang yang terjadi di sekitar Sungai Yarmouk lembah Yordania ini melibatkan ratusan ribu tentara. Pasukan muslim yang berjumlah sekitar 30.000 orang harus berjuang melawan 200.000 pasukan Romawi. Atas izin Allah, Romawi akhirnya dikalahkan oleh pasukan muslim pada Tahun 15 Hijriyah.
Sebuah kemenangan yang luar biasa. Jumlah pasukan yang tak sebanding, namun berhasil dimenangkan oleh kaum muslimin. Heraklius pun mengakui kemenangan pasukan muslim. Inilah salah satu perang penting dalam sejarah peradaban Islam.
Baca Juga: Kisah Kaisar Heraklius Mengakui Kebenaran Nabi Muhammad, Ini Pesannya
(rhs)
Lihat Juga :