Anjuran Meminta Doa Jamaah Haji Saat Baru Tiba di Tanah Air
Selasa, 19 Juli 2022 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Meminta Doa Jamaah Haji
Dalam momen syukuran di atas, salah satu acara intinya adalah berdoa bersama dengan dipimpin langsung oleh jamaah haji yang baru tiba di rumah. Doa muslim yang baru tiba setelah menunaikan ibadah haji dinilai sangat mustajab atau mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Bahkan ia bisa menyafaati 400 keluarganya.
Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari ra dari Rasulullah berikut,
Artinya, “Orang yang berhaji dapat memberikan syafaat kepada 400 orang keluarga atau keluarganya dan ia akan keluar dari dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR Al-Bazzar)
Dalam hadis lain Rasulullah juga menegaskan,
Artinya, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang beribadah haji, dan orang yang sedang umrah adalah tamu kehormatan Allah. Allah memanggil mereka, kemudian mereka memenuhi panggilan itu. Sehingga jika mereka memohon kepada Allah, maka Allah akan memberinya.” (HR Ibnu Majah)
Alasan doa orang yang baru pulang dari ibadah haji mudah dikabulkan oleh Allah SWT adalah karena dosa-dosanya telah bersih setelah menunaikan rukun Islam yang kelima itu. Sebersih bayi yang baru lahir di muka bumi. Dijelaskan dalam salah satu hadis Nabi,
Artinya, “Siapa saja yang berhaji, lalu tidak berkata keji dan tidak berbuat dosa, niscaya ia pulang (suci) seperti hari dilahirkan oleh ibunya.” (HR Bukhari, Muslim, An-Nasai, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dalam momen syukuran di atas, salah satu acara intinya adalah berdoa bersama dengan dipimpin langsung oleh jamaah haji yang baru tiba di rumah. Doa muslim yang baru tiba setelah menunaikan ibadah haji dinilai sangat mustajab atau mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Bahkan ia bisa menyafaati 400 keluarganya.
Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari ra dari Rasulullah berikut,
عَن أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، رَفَعَهُ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، قَالَ الْحَاجُّ يَشْفَعُ فِي أَرْبَعِ مِائَةِ أَهْلِ بَيْتٍ، أَوْ قَالَ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ، وَيَخْرُجُ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Artinya, “Orang yang berhaji dapat memberikan syafaat kepada 400 orang keluarga atau keluarganya dan ia akan keluar dari dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR Al-Bazzar)
Dalam hadis lain Rasulullah juga menegaskan,
الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللهِ، وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ، وَفْدُ اللهِ، دَعَاهُمْ، فَأَجَابُوهُ، وَسَأَلُوهُ، فَأَعْطَاهُمْ
Artinya, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang beribadah haji, dan orang yang sedang umrah adalah tamu kehormatan Allah. Allah memanggil mereka, kemudian mereka memenuhi panggilan itu. Sehingga jika mereka memohon kepada Allah, maka Allah akan memberinya.” (HR Ibnu Majah)
Alasan doa orang yang baru pulang dari ibadah haji mudah dikabulkan oleh Allah SWT adalah karena dosa-dosanya telah bersih setelah menunaikan rukun Islam yang kelima itu. Sebersih bayi yang baru lahir di muka bumi. Dijelaskan dalam salah satu hadis Nabi,
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ مِنْ ذُنُوْبِهِ كَيَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ
Artinya, “Siapa saja yang berhaji, lalu tidak berkata keji dan tidak berbuat dosa, niscaya ia pulang (suci) seperti hari dilahirkan oleh ibunya.” (HR Bukhari, Muslim, An-Nasai, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Lihat Juga :