Kisah Abbad bin Bisyr, Tetap Melanjutkan Sholat dengan Anak Panah Menancap di Tubuhnya

Rabu, 27 Juli 2022 - 18:18 WIB
loading...
Kisah Abbad bin Bisyr,...
Abbad bin Bisyr selalu rajin beribadah yang tenggelam dalam kekhusyukannya. Ia seorang pahlawan yang gigih dalam berjuang. Ia seorang dermawan yang sibuk dengan kemurahan hatinya. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Mush'ab bin Umair tiba di Madinah sebagai utusan Rasulullah SAW untuk mengajarkan Islam kepada orang-orang Anshar yang telah berbaiat kepada Nabi dan menegakkan sholat di lingkungan mereka.

Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya berjudul "Rijalun haular Rasul" menceritakan Abbad bin Bisyr ialah seorang budiman yang telah dibukakan Allah hatinya untuk menerima kebaikan. Ia datang menghadiri majelis Mush'ab dan mendengarkan dakwahnya, lalu mengulurkan tangan dan berbaiat memeluk Islam.

Sejak saat itu ia mulai menempati kedudukan utama di antara orang-orang Anshar yang diridhai oleh Allah dan mereka pun ridha kepada-Nya.

Baca juga: Kisah Mush’ab bin Umair, Tuan Muda yang Menawan Walau Kenakan Jubah Usang

Kemudian Nabi hijrah ke Madinah , yang sebelumnya telah didahului oleh orang-orang beriman dari Mekkah menuju ke sana. Sejak itu, peperangan demi peperangan silih berganti akibat benturan antara kekuatan kebaikan dan cahaya di satu pihak dan kekuatan keburukan dan kegelapan.

Dalam setiap peperangan itu, Abbad bin Bisyr berada di barisan terdepan, berjihad di jalan Allah dengan gagah berani dan mati-matian, dengan cara yang menakjubkan orang yang berakal.

Setelah Rasulullah SAW dan kaum muslimin selesai menghadapi Perang Dzatur Riqa', mereka sampai di suatu tempat dan bermalam di sana, Rasulullah SAW memilih beberapa orang sahabatnya untuk menjaga beliau secara bergiliran.

Di antara mereka yang terpilih ialah Ammar bin Yasir dan Abbad bin Bisyr yang berada pada satu kelompok.

Karena Abbad melihat Ammar sedang kelelahan, ia menyuruhnya agar tidur lebih dulu pada awal malam, sedangkan ia akan berjaga lebih dahulu. Bila Ammar telah beristirahat cukup, Ammar akan menggantikannya berjaga.

Abbad melihat bahwa lingkungan sekelilingnya aman. Ia berpikir, mengapa tidak mengisi waktunya dengan melakukan sholat, hingga pahala yang akan diperoleh akan berlipat? Ia pun bangkit menunaikan sholat malam.

Saat ia sedang berdiri membaca sebuah surat dari Al-Qur'an setelah Al-Fatihah, tiba-tiba sebuah anak panah menancap di pangkal lengannya. Ia mencabut anak panah itu dan tetap meneruskan sholatnya. Tidak lama setelah itu, sebuah panah kembali melukai tubuhnya dalam kegelapan malam itu. Ia mencabutnya dan mengakhiri bacaannya.

Baca juga: Kisah Mush’ab bin Umair: Bapak Tauhid yang Sukses Membuka Jalan Hijrah Nabi Muhammad SAW

Setelah itu ia rukuk dan sujud, sedangkan tenaganya telah lemah karena menahan sakit dan kelelahan. Saat sujud, ia mengulurkan tangannya ke kawannya yang sedang tidur di sampingnya dan menarik-nariknya hingga terbangun. Ia bangkit dari sujudnya dan membaca tasyahud, lalu menyelesaikan sholat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Rekomendasi
Makna Malam Lailatul...
Makna Malam Lailatul Qadar dari Sudut Pandang Sains
Kuburan Ini Diyakini...
Kuburan Ini Diyakini Lebih Tua dari Makam Habil Anak Nabi Adam
Laporan PBB Sebut Bencana...
Laporan PBB Sebut Bencana Krisis Air Hebat Sudah di Depan Mata
Artikel Terkini
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Infografis
5 Negara Muslim dengan...
5 Negara Muslim dengan Angkatan Laut Terkuat, Indonesia Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved