Kisah Abbad bin Bisyr, Tetap Melanjutkan Sholat dengan Anak Panah Menancap di Tubuhnya

Rabu, 27 Juli 2022 - 18:18 WIB
loading...
A A A
Ammar terbangun saat mendengar suara kawannya yang terputus-putus menahan sakit, “Gantikanlah aku berjaga karena aku terluka.”

Ammar langsung melompat dari tidurnya hingga menimbulkan kegaduhan dan kepanikan yang membuat takut musuh yang menyelinap. Mereka melarikan diri, sedangkan Ammar menghampiri Abbad seraya berkata, “Subhanallah! Mengapa saya tidak dibangunkan ketika kamu dipanah yang pertama kali?”

Abbad menjawab, “Ketika aku sedang sholat tadi, aku membaca beberapa ayat Al-Qur'an yang sangat mengharukan hatiku, sehingga aku tidak ingin memutuskannya. Demi Allah, kalau bukan karena takut menyia-nyiakan pos penjagaan yang ditugaskan Rasul kepada kita, sungguh aku lebih suka mati daripada memutuskan bacaan ayat-ayat yang sedang kubaca."

Abbad sangat loyal dan cinta kepada Allah, Rasulullah SAW, dan agamanya. Kecintaan itu memenuhi segenap perasaan dan seluruh kehidupannya. Sejak Nabi SAW berpidato dan mengarahkan pembicaraannya kepada kaum Anshar, ia termasuk salah seorang di antara mereka.

Sabda beliau itu ialah, “Wahai golongan Anshar, kalian adalah orang-orang khusus, sedangkan golongan lain adalah masyarakat umum. Jadi, tidak mungkin aku dicederai oleh pihak kalian.”

Baca juga: Kisah Abdullah Bin Amr yang Dikhawatirkan Rasulullah SAW Bosan dengan Al-Qur'an

Sejak itu, yakni sejak Abbad mendengar ucapan ini dari Rasul-Nya, dari guru dan pembimbingnya kepada Allah, ia rela menyerahkan harta benda nyawa dan hidupnya di jalan Allah dan Rasul-Nya. Karena itulah, kita menemukan dia di arena pengorbanan dan di medan laga muncul sebagai orang pertama. Sebaliknya, di waktu pembagian keuntungan dan harta rampasan, ia sulit ditemukan.

Ia selalu rajin beribadah yang tenggelam dalam kekhusyukannya. Ia seorang pahlawan yang gigih dalam berjuang. Ia seorang dermawan yang sibuk dengan kemurahan hatinya. Ia seorang mukmin sejati yang telah membaktikan hidupnya untuk keimanan.

Ummul Mukminin Aisyah pernah berkomentar tentang dirinya, “Ada tiga orang Anshar yang keutamaannya tidak dapat ditandingi oleh siapa pun, yaitu Sa'ad bin Mu'adz, Usaid bin Al-Hudhair, dan Abbad bin Bisyr.”

Baca juga: Perang Shiffin: Ini Mengapa Abdullah bin Amr di Pihak Mu'awiyah, Bukan Ali bin Abu Thalib
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Rekomendasi
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Jauh Lebih Tajir dari...
Jauh Lebih Tajir dari Pangeran Arab, Arkeolog Ungkap Jumlah Kekayaan Nabi Sulaiman
Artikel Terkini
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Infografis
10 Negara Mayoritas...
10 Negara Mayoritas Muslim Tertarik Bergabung dengan BRICS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved