Saat Sakaratul Maut Tak Mampu Ucapkan Syahadat, Rasulullah SAW akan Bakar Al-Qamah?
Minggu, 14 Agustus 2022 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Beliau bersabda, “Panggillah ibunya kemari!”
Lalu datanglah ibunya, maka beliau bersabda, “Ini anakmu?”
Jawabnya, “Ya.”
Beliau bersabda lagi kepadanya, “Bagaimana pandanganmu kalau sekiranya dibuat api unggun yang besar lalu dikatakan kepadamu: Jika engkau memberikan syafa’atmu (pertolonganmu -yakni maafmu-) kepadanya niscaya akan kami lepaskan dia, dan jika tidak pasti kami akan membakarnya dengan api, apakah engkau akan memberikan syafa’at kepadanya?”
Perempuan itu menjawab, “Kalau begitu, aku akan memberikan syafa’at kepadanya.”
Beliau bersabda, ”Maka Jadikanlah Allah sebagai saksinya dan jadikanlah aku sebagai saksinya sesungguhnya engkau telah meridai anakmu.”
Perempuan itu berkata, “Ya Allah sesungguhnya aku menjadikan Engkau sebagai saksi dan aku menjadikan Rasul-Mu sebagai saksi sesungguhnya aku telah meridai anakku”.
Baca juga: Kisah Tsa’labah Dikejar Dosa Setelah Melihat Gadis Telanjang
Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada anak muda itu, “Wahai anak muda ucapkanlah Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu.”
Lalu anak muda itupun dapat mengucapkannya. Maka bersabda Rasulullah SAW, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dengan sebab aku dari api neraka.”
Kisah ini diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitabnya Al Mu’jam Kabir dan Imam Ahmad meriwayatkan dengan ringkas. Demikian keterangan Al Imam Mundzir di kitabnya At Targhib wat Tarhib.
Abdul Hakim bin Amir Abdat mengatakan Imam Ahmad telah meriwayatkan di Musnad-nya juz 4 hal. 382 dari jalan Faa-id bin Abdurrahman dari Abdullah bin Aufa dengan ringkas.
Lalu datanglah ibunya, maka beliau bersabda, “Ini anakmu?”
Jawabnya, “Ya.”
Beliau bersabda lagi kepadanya, “Bagaimana pandanganmu kalau sekiranya dibuat api unggun yang besar lalu dikatakan kepadamu: Jika engkau memberikan syafa’atmu (pertolonganmu -yakni maafmu-) kepadanya niscaya akan kami lepaskan dia, dan jika tidak pasti kami akan membakarnya dengan api, apakah engkau akan memberikan syafa’at kepadanya?”
Perempuan itu menjawab, “Kalau begitu, aku akan memberikan syafa’at kepadanya.”
Beliau bersabda, ”Maka Jadikanlah Allah sebagai saksinya dan jadikanlah aku sebagai saksinya sesungguhnya engkau telah meridai anakmu.”
Perempuan itu berkata, “Ya Allah sesungguhnya aku menjadikan Engkau sebagai saksi dan aku menjadikan Rasul-Mu sebagai saksi sesungguhnya aku telah meridai anakku”.
Baca juga: Kisah Tsa’labah Dikejar Dosa Setelah Melihat Gadis Telanjang
Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada anak muda itu, “Wahai anak muda ucapkanlah Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarikalahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu.”
Lalu anak muda itupun dapat mengucapkannya. Maka bersabda Rasulullah SAW, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dengan sebab aku dari api neraka.”
Kisah ini diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitabnya Al Mu’jam Kabir dan Imam Ahmad meriwayatkan dengan ringkas. Demikian keterangan Al Imam Mundzir di kitabnya At Targhib wat Tarhib.
Abdul Hakim bin Amir Abdat mengatakan Imam Ahmad telah meriwayatkan di Musnad-nya juz 4 hal. 382 dari jalan Faa-id bin Abdurrahman dari Abdullah bin Aufa dengan ringkas.
Lihat Juga :