Saat Sakaratul Maut Tak Mampu Ucapkan Syahadat, Rasulullah SAW akan Bakar Al-Qamah?

Minggu, 14 Agustus 2022 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Sedangkan Imam Ibnul Jauzi telah meriwayatkan hadis tersebut dalam kitabnya Al-Maudlu’aat juz 3 hal.87 dari jalan Faa-id seperti di atas.

Abdullah bin Ahmad --putra Imam Ahmad bin Hanbal--setelah meriwayatkan hadis tersebut yang ia dapati di kitab sang ayah bahwa ayahnya tidak rida terhadap hadis Faa-id bin Abdurrahman atau menurut beliau bahwa Faa-id bin Abdurrahman itu matrukul hadist.

Imam Ibnul Jauzi setelah meriwayatkan hadis tersebut mengatakan, “Hadis ini tidak sah datangnya dari Rasulullah SAW. Dan di dalam sanadnya terdapat Faa-id, telah berkata Ahmad bin Hambal: Faa-id matrukul hadist.

Dan telah berkata Yahya (bin Ma’in): Tidak ada apa-apanya. Berkata Ibnu Hibban: Tidak boleh berhujjah dengannya. Berkata Al ‘Uqailiy: Tidak ada mutabi’nya (pembantunya) di dalam hadis ini dari rawi yang seperti dia.”

Abdul Hakim bin Amir Abdat mengatakan hadis Alqamah batil bila ditinjau dari matannya. Karena tidak ada seorang pun sahabat yang datang dari hadis-hadis yang sah yang durhaka kepada orangtuanya istimewa kepada ibunya. Bahkan ada sebaliknya, bahwa mereka adalah orang-orang yang sangat berbuat kebaikan (birrul walidain) kepada orang tua mereka apalagi kepada ibu mereka.

Baca juga: Benarkah Kisah Harun A-Rasyid dan Abu Nawas Bohong Belaka?

Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya berjudul "Waspada Terhadap Kisah-Kisah Tak Nyata" juga mengatakan derajat kisah ini adalah maudhu' alias bohong.

Kisah ini juga dilemahkan oleh para ulama lainnya seperti al Uqaili, al-Baihaqi, al-Mundziri, adz-Dzahabi, Ibnu Arraq, asy-Syaukani dan sebagainya.

Kesimpulanya, hadis ini adalah maudhu’, tidak sahih. Nama Al-Qamah dalam kisah ini tidak jelas dan tersembunyi. Tampaknya, nama Al-Qamah hanyalah dibuat-buat oleh para pemalsu hadis. Sebab, sahabat Nabi yang bernama Al-Qamah sangat jauh dari kisah batil ini.

Hal tersebut sangat jelas bagi mereka yang membaca sejarah sahabat yang bernama Al-Qamah seperti dalam kitab Al-Ishobah oleh Ibnu Hajar dan Usdul Ghabah oleh Ibnu Atsir. Oleh karena itu, ujar Abu Ubaidah, dalam kisah ini kita tidak mendapati secara jelas namanya, baik ayah, kakek, nama kabilah, kunyahnya dan lain sebagainya.

Baca juga: Kisah Nabi Adam Kenal Nabi Muhammad SAW Ternyata Bersumber dari Hadis Batil
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Nubuat Rasulullah SAW...
Nubuat Rasulullah SAW Tentang Perang Besar Akhir Zaman
Doa Sebelum Subuh yang...
Doa Sebelum Subuh yang Tak Pernah Dilewatkan Rasulullah SAW
Rekomendasi
Bromo Bersalju: Selimut...
Bromo Bersalju: Selimut Kristal Es Ajaib Selimuti Lautan Pasir, Pertanda Apa?
Lempeng Tektonik Berubah...
Lempeng Tektonik Berubah Drastis, Riset Klaim India Mulai Terbagi Jadi Dua
Bumi Semakin Kritis,...
Bumi Semakin Kritis, Turn Down the Heat Demi Cegah Pencairan Es Kutub Utara
Artikel Terkini
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved