Sejarah Sholawat Thala Al Badru 'Alaina Lengkap Lirik dan Artinya

Senin, 15 Agustus 2022 - 23:12 WIB
loading...
Sejarah Sholawat Thala...
Sholawat Thala Al Badru Alaina bergema saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW di Madinah. Foto ilustrasi/tangkapan layar Channel Uloom Pao Aniego
A A A
Sejarah Sholawat Thala Al Badru 'Alaina (طلع البدر علينا‎) sering dikaitkan dengan peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Kala itu, kaum Anshor (penduduk Madinah) menyanyikan sholawat ini untuk menyambut kedatangan Rasulullah pada Tahun 622 M.

Hingga kini sholawat "Thala 'Al Badru 'Alaina" sering disenandungkan dengan berbagai irama sebagai bentuk pujian kepada Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam.

Para ulama berbeda pendapat tentang keshahihan Sholawat Thala 'Al Badru 'Alaina. Ada yang mengatakan hadisnya dhaif (lemah) karena ada sanad yang terputus.

Di antara yang meriwayatkannya adalah Imam Al-Baihaqi dalam Kitab Dalail An-Nubuwwah (5/266) dari (Ubaidullah) Ibnu Aisyah ia berkata: Ketika Nabi shollallohu 'alaihi wasallam datang ke Madinah, para wanita, anak-anak mengucapkan: "Thala 'al-badru 'alayna. Min tsaniyatil-Wadaa'. Wajab al-syukru 'alayna, Maa da'aa lillaahi daa'(Wahai bulan purnama yang terbit kepada kita. Dari lembah Wada'. Dan wajiblah kita mengucap syukur. Di mana seruan adalah kepada Allah)."

Imam Al-Baihaqi berkata: "Hal ini disebutkan oleh para ulama kita saat kedatangan beliau ﷺ ke Madinah dari Mekkah. Dan telah kami sebutkan saat itu, bukan saat beliau datang ke Madinah dari Tsaniyyatil Wada' dari Tabuk, wallahu a'lam, maka kami sebutkan juga di sini.

Mengutip keterangan ilmusyariah, Syihabuddin Al-Qasthillani menyebutkan dalam Al-Mawahib Al-Ladunniyyah (1/184-185) bahwa selain Al-Baihaqi dalam Dalail An-Nubuwwah, sholawat Thala 'Al Badru juga diriwayatkan oleh Abu Al-Hasan Al-Muqri dalam Kitab Asy-Syamail dari Ibnu 'Aisyah.

Imam Ath-Thabari (Abul 'Abbas Muhibbuddin Ahmad bin 'Abdillah, seorang ulama Hadits) dalam Kitab Ar-Riyadh juga meriwayatkannya dan beliau berkata: "Al-Hulwani telah mengeluarkannya sesuai persyaratan Asy-Syaikhain (yaitu Al-Bukhari dan Muslim)."

Ibnu Hajar Al-Asqlani menyebutkan dalam Fath Al-Bari (7/261-262, 8/129) dan menyatakan sanadnya munqathi' (terputus). Dan menurut beliau mungkin saja itu terjadi saat kedatangan beliau dari Tabuk. Begitu pula guru beliau, Zainuddin Al-'Iraqi menyatakan sanadnya mu'dhal dalam Takhrij Al-Ihya.

Meski para ulama berbeda pendapat dalam menilai keshahihan riwayatnya, namun mayoritas mereka tidak mempermasalahkannya. Karena temanya adalah kisah dan tidak terkait dengan aqidah dan penetapan hukum halal dan haram.

Imam An-Nawawi menyebutkan dalam Kitabnya At-Taqrib (hlm 48): "Dan menurut Ahli Hadits dan ulama selain mereka boleh memudahkan (periwayatan) sanad dan riwayat yang dha'if asal bukan yang palsu. Dan juga mengamalkannya tanpa menjelaskan status dhaifnya dalam masalah yang bukan sifat-sifat Allah, juga bukan hukum seperti halal dan haram. Dan hal itu (diperbolehkan) terkait kisah, keutamaan amal, nasihat dan lain-lain yang tidak ada hubungannya dengan aqidah dan hukum. Wallahu A'lam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Rekomendasi
USGS Beberkan Efek Mengerikan...
USGS Beberkan Efek Mengerikan Pasca Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
4 Penemuan Ilmuwan Muslim...
4 Penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia saat Ini
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Mengandung Kekerasan,...
Mengandung Kekerasan, Tokoh Muslim India Hapus 26 Ayat Al-Qur'an
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved