6 Perawatan Sunnah yang Dianjurkan untuk Kaum Muslimah
Minggu, 21 Agustus 2022 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
- Membasuh sela-sela jari
Kegiatan ini mungkin terlihat sangat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki nilai yang sangat penting, khususnya bagi muslimah. Jika sela-sela jari tangan dan kaki terlupakan saat mandi atau wudhu, maka ia akan menimbulkan bau tak sedap. Bau ini tentu akan mengganggu orang yang ada di sekitarmu.
- Istinja setelah buang air
Istinja atau membersihkan kemaluan dengan air setelah buang air adalah hal yang juga penting. Ada baiknya kamu menyiapkan handuk kecil untuk mengelap bekas sisa istinja agar bersih seutuhnya dan tidak menimbulkan bau atau infeksi pada alat kelamin.
Baca juga: Bolehkah Memberi Mahar dengan Hapalan Ayat Al-Qur'an?
3. Menggosok gigi (siwak)
Diriwayatkan dari Aisyah, Rasulullah bersabda, "Siwak membersihkan mulut dan menyenangkan Tuhan (HR. Nasa'i dan Bukhari dengan status mu'allaq).
Imam Nawawi mengatakan bahwa siwak disunnahkan setiap waktu, tetapi lebih dianjurkan lagi pada lima waktu berikut, di antaranya adalah saat hendak salat, berwudhu, membaca Al-Qur'an, bangun tidur dan saat terjadi perubahan bau mulut akibat makan, puasa, bicara atau hal lainnya.
4. Memotong kuku
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Washil yang menuturkan, "Aku pernah berjumpa dengan Abu Ayyub Al-Anshari dan ia menyalamiku. Saat melihat kuku-kuku yang panjang, ia langsung berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda, 'Salah seorang dari kalian akan ditanya mengenai kabar langit karena ia membiarkan kuku-kukunya (memanjang) seperti kuku-kuku burung hingga menggumpal di dalamnya bekas-bekas junub, benda-benda busuk dan daki kotoran."
Salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah adalah memotong kuku di hari Jumat. Memotong kuku dapat menghindari kita dari penumpukan kotoran di dalam kuku, menyakiti orang lain saat berinteraksi dengan orang lain dan terhindar dari kesan menjijikan.
5. Khitan
Kegiatan ini mungkin terlihat sangat sederhana, tetapi sesungguhnya memiliki nilai yang sangat penting, khususnya bagi muslimah. Jika sela-sela jari tangan dan kaki terlupakan saat mandi atau wudhu, maka ia akan menimbulkan bau tak sedap. Bau ini tentu akan mengganggu orang yang ada di sekitarmu.
- Istinja setelah buang air
Istinja atau membersihkan kemaluan dengan air setelah buang air adalah hal yang juga penting. Ada baiknya kamu menyiapkan handuk kecil untuk mengelap bekas sisa istinja agar bersih seutuhnya dan tidak menimbulkan bau atau infeksi pada alat kelamin.
Baca juga: Bolehkah Memberi Mahar dengan Hapalan Ayat Al-Qur'an?
3. Menggosok gigi (siwak)
Diriwayatkan dari Aisyah, Rasulullah bersabda, "Siwak membersihkan mulut dan menyenangkan Tuhan (HR. Nasa'i dan Bukhari dengan status mu'allaq).
Imam Nawawi mengatakan bahwa siwak disunnahkan setiap waktu, tetapi lebih dianjurkan lagi pada lima waktu berikut, di antaranya adalah saat hendak salat, berwudhu, membaca Al-Qur'an, bangun tidur dan saat terjadi perubahan bau mulut akibat makan, puasa, bicara atau hal lainnya.
4. Memotong kuku
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Washil yang menuturkan, "Aku pernah berjumpa dengan Abu Ayyub Al-Anshari dan ia menyalamiku. Saat melihat kuku-kuku yang panjang, ia langsung berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda, 'Salah seorang dari kalian akan ditanya mengenai kabar langit karena ia membiarkan kuku-kukunya (memanjang) seperti kuku-kuku burung hingga menggumpal di dalamnya bekas-bekas junub, benda-benda busuk dan daki kotoran."
Salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah adalah memotong kuku di hari Jumat. Memotong kuku dapat menghindari kita dari penumpukan kotoran di dalam kuku, menyakiti orang lain saat berinteraksi dengan orang lain dan terhindar dari kesan menjijikan.
5. Khitan
Lihat Juga :