Kesalahan Memaknai Al-Wala Wal-Bara, Ini Penjelasan Buya Yahya
Rabu, 14 September 2022 - 23:17 WIB
loading...
A
A
A
Penjelasan Buya Yahya
Kalimat Al-Wala wal-Bara sering disalah artikan sebagian kaum muslim. Ada yang menafsirkan bahwa semua orang kafir adalah musuh umat Islam.
"Misalnya, setiap orang kafir harus jadi musuh kita. Ini keliru karena kita mengenal namanya ahlu dzimmah, yaitu orang-orang kafir Yahudi dan Nasrani yang hidup berdampingan dengan umat Islam. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menghormati mereka. Di zaman sekarang ada kelompok yang mudah mengkafirkan orang. Mereka berdasarkan istilah di atas, tetapi disalahgunakan," kata Buya Yahya dalam satu kajian bertema Musuh Islam yang Sebenarnya yang disiarkan Al-Bahjah TV.
Buya Yahya menjelaskan, umat Islam wajib membela kebenaran. Akan tetapi membela kebenaran pun ada rambu-rambunya, bukan menerjang semua orang.
"Orang Yahudi dan Nasrani yang menjadi tetangga kita tidak boleh diperangi atau dimusuhi. Mereka memang berbeda agama dengan kita, tetapi mereka tidak mengganggu kita," jelasnya.
Musuh sebenarnya adalah mereka yang memusuhi agama kita, yang mengganggu agama kita, yang mengganggu Nabi Muhammad, yang mengganggu Al-Qur'an, yang mengganggu syariat. Tapi, kalau ada tetangga yang bukan muslim namun bersikap baik-baik kepada kita, tidak boleh diganggu. Itulah Al-Wala' wal-Bara' yang sesungguhnya.
Baca Juga: Buya Yahya: Jangan Salah Kaprah, Inilah Musuh Islam yang Sebenarnya
Berikut Tausiyah Buya Yahya diunggah Al-Bahjah TV Melalui kanal Youtube 14 November 2018:
Kalimat Al-Wala wal-Bara sering disalah artikan sebagian kaum muslim. Ada yang menafsirkan bahwa semua orang kafir adalah musuh umat Islam.
"Misalnya, setiap orang kafir harus jadi musuh kita. Ini keliru karena kita mengenal namanya ahlu dzimmah, yaitu orang-orang kafir Yahudi dan Nasrani yang hidup berdampingan dengan umat Islam. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menghormati mereka. Di zaman sekarang ada kelompok yang mudah mengkafirkan orang. Mereka berdasarkan istilah di atas, tetapi disalahgunakan," kata Buya Yahya dalam satu kajian bertema Musuh Islam yang Sebenarnya yang disiarkan Al-Bahjah TV.
Buya Yahya menjelaskan, umat Islam wajib membela kebenaran. Akan tetapi membela kebenaran pun ada rambu-rambunya, bukan menerjang semua orang.
"Orang Yahudi dan Nasrani yang menjadi tetangga kita tidak boleh diperangi atau dimusuhi. Mereka memang berbeda agama dengan kita, tetapi mereka tidak mengganggu kita," jelasnya.
Musuh sebenarnya adalah mereka yang memusuhi agama kita, yang mengganggu agama kita, yang mengganggu Nabi Muhammad, yang mengganggu Al-Qur'an, yang mengganggu syariat. Tapi, kalau ada tetangga yang bukan muslim namun bersikap baik-baik kepada kita, tidak boleh diganggu. Itulah Al-Wala' wal-Bara' yang sesungguhnya.
Baca Juga: Buya Yahya: Jangan Salah Kaprah, Inilah Musuh Islam yang Sebenarnya
Berikut Tausiyah Buya Yahya diunggah Al-Bahjah TV Melalui kanal Youtube 14 November 2018:
(rhs)
Lihat Juga :