Kisah Nazar Sayyidah Aisyah Pantang Bicara dengan Abdullah bin Zubair

Kamis, 22 September 2022 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Akhirnya Ibnu Zubair meminta bantuan seseorang untuk menyelesaikan masalahnya dengan Aisyah. Aisyah berkata: "Demi Allah, aku tidak menerima bantuan seseorang untuk menengahi kasus Ibnu Zubair ini dan aku tidak mau melanggar nazarku."

Karena Ibnu Zubair merasa sudah lama sekali tidak bertegur sapa dengan Aisyah, akhirnya dia mencoba berbicara dengan Miswar bin Makhramah dan Abdurrahman ibnul Aswad bin Abdi Yaghuts. Keduanya adalah dari Bani Zuhrah.

Ibnu Zubair berkata kepada mereka: "Demi Allah, aku betul-betul berharap agar kalian bersedia membawaku menemui Aisyah, sebab tidaklah halal (baik) baginya bernazar untuk memutuskan hubungan denganku."

Mereka menerima permintaan Ibnu Zubair. Setelah memakai jubah mereka berangkat menuju rumah Aisyah. Sampai di situ mereka mengucapkan: "Assalamu'alaikom warahmatullahi wabarakatuh, apakah kami boleh masuk?"

"Silakan!" jawab Aisyah.

Mereka bertanya: "Apakah semua kami?"

Aisyah menjawab: "Ya, silakan masuk semuanya!"

Sementara Aisyah tidak tahu bahwa bersama mereka ada Ibnu Zubair. Setelah mereka masuk, Ibnu Zubair segera masuk menembus hijab pembatas dan langsung mendekati Aisyah, dan sambil menangis dia meminta Aisyah memaafkannya. Demikian pula halnya dengan Miswar dan Abdurrahman.

Mereka terus memohon Aisyah agar mau berbicara dan menerima kedatangan Ibnu Zubair, dan mereka mengatakan bahwa Nabi SAW, seperti yang kalian ketahui, melarang pemutusan tegur sapa, dan tidaklah halal (boleh) bagi seorang muslim tidak bertegur sapa dengan saudaranya lebih dari tiga hari.

Setelah mereka berbicara panjang lebar untuk mengingatkan dan mendesak Aisyah, akhirnya sambil menangis Aisyah berkata: "Sesungguhnya aku sudah bernazar dan nazarku itu sangat berat." Tetapi mereka tetap bersikeras meminta dan mendesak Aisyah sehingga akhirnya Aisyah bersedia berbicara dengan Ibnu Zubair. Untuk menebus nazarnya itu, dia memerdekakan empat puluh orang budak. Ketika ingat akan nazarnya itu setelah kejadian tersebut, Aisyah menangis sehingga air matanya bercucuran membasahi kerudungnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem Panggang Jerman, Sungai Rhine Terancam Jadi Daratan
Mengungkap Misteri di...
Mengungkap Misteri di Balik Lukisan Raja Charles II Karya Carreno de Miranda
Rumus Matematika yang...
Rumus Matematika yang Memprediksi Akhir Umat Manusia Terpecahkan
Artikel Terkini
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved