Makna Kun Fayakun di Surat Yasin Ayat 82
Selasa, 27 September 2022 - 08:08 WIB
loading...
Surat Yasin ayat 82, berisi makna kun fayakun, ini termasuk dalil mudahnya bagi Allah Subhaanahu wa Taala menciptakan kembali manusia yang telah mati dan menciptakan segala sesuatunya. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Makna Kun Fayakun di Surat Yasin ayat 82, banyak dijelaskan dalam kitab-kitab tafsir yang ditulis ulama salaf (terdahulu) maupun ulama Khalaf (yang datang kemudian). Ayat ini termasuk dalil mudahnya bagi Allah Subhaanahu wa Ta'ala menciptakan kembali manusia yang telah mati dan menciptakan segala sesuatunya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu." (QS. Ya-Sin : 82).
Baca juga: Mengapa Surat Yasin Disebut Jantungnya Al-Qur'an, Begini Penjelasannya
Apapun yang Allah Subhanahu wa Ta'ala kehendaki maka pasti terjadi. Dan terjadinya dengan sangat mudah. Allah menciptakan segala sesuatu hanya denganberfiman atau jadilah ("kun"), maka "jadilah" sesuatu itu yang dikehendaki Allah.
Dalam kitab Tafsir Muyassar edisi juz 17 - 24, karya Syaikh 'Aidh Al Qarni, disebutkan bahwa ketika Allah Subhanahu wa Ta'ala berkehendak menyelesaikan suatu urusan ataupun menciptakan makhluk-Nya, Allah cukup berfirman "Kun" (jadilah), maka hal itu pun terjadi.
Misalkan, AllahTa'ala menciptakan langit dan bumi itu lebih besar daripada menciptakan manusia yang lemah. Jika menciptakan langit saja mudah bagi Allah, apalagi menciptakan manusia.
Hal ini juga yang ditegaskan dalam ayat lain,
“Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya.” (QS. An-Nazi’at: 27-28)
Karena Allah itu Maha Pencipta, maka Allah mampu menciptakan segala sesuatu dengan seketika yang Dia kehendaki.
Allah juga menciptakan segala apa yang Dia mau dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, juga Maha Mengetahui bagaimana menciptakan segala sesuatu.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّمَاۤ اَمْرُهٗۤ اِذَاۤ اَرَا دَ شَیْئًـا اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ
"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu." (QS. Ya-Sin : 82).
Baca juga: Mengapa Surat Yasin Disebut Jantungnya Al-Qur'an, Begini Penjelasannya
Apapun yang Allah Subhanahu wa Ta'ala kehendaki maka pasti terjadi. Dan terjadinya dengan sangat mudah. Allah menciptakan segala sesuatu hanya denganberfiman atau jadilah ("kun"), maka "jadilah" sesuatu itu yang dikehendaki Allah.
Dalam kitab Tafsir Muyassar edisi juz 17 - 24, karya Syaikh 'Aidh Al Qarni, disebutkan bahwa ketika Allah Subhanahu wa Ta'ala berkehendak menyelesaikan suatu urusan ataupun menciptakan makhluk-Nya, Allah cukup berfirman "Kun" (jadilah), maka hal itu pun terjadi.
Misalkan, AllahTa'ala menciptakan langit dan bumi itu lebih besar daripada menciptakan manusia yang lemah. Jika menciptakan langit saja mudah bagi Allah, apalagi menciptakan manusia.
Hal ini juga yang ditegaskan dalam ayat lain,
أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا (27) رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا (28)
“Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya.” (QS. An-Nazi’at: 27-28)
Karena Allah itu Maha Pencipta, maka Allah mampu menciptakan segala sesuatu dengan seketika yang Dia kehendaki.
Allah juga menciptakan segala apa yang Dia mau dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, juga Maha Mengetahui bagaimana menciptakan segala sesuatu.
Lihat Juga :