Mengerikan, Inilah Ancaman Dosa Orang yang Suka Adu Domba

loading...
Mengerikan, Inilah Ancaman Dosa Orang yang Suka Adu Domba
Banyak orang tidak menyadari, termasuk kalangan wanita bahwa nammah atau sifat suka mengadu domba merupakan perbuatan dosa besar yang akan mencelakakan pelakunya. Foto ilustrasi/ist
Naminah merupakan salah satu perkara yang sering diremehkan, namun dampaknya sangat besar. Bahkan ada 3 ancaman mengerikan yang akan diterimanya di akhirat kelak. Apa sebenarnya naminah itu dan apa saja ancamannya?

Namimah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang berarti adu domba , akan tetapi maknanya lebih luas dari sekadar adu domba. Pengertian namimah sebagaimana dijelaskan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis berikut,

Dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata:

“Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al’adhhu ? Itulah namimah, perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia” (HR Muslim)

Baca juga: Larangan Keras Bagi Seorang Muslim Menerima Perkataan yang Mengadu Domba

Dikutip dari buku '100 Dosa yang Diremehkan Wanita'yang ditulis Abdul Lathif bin Hajis Al-Ghomidi, dijelaskan bahwa banyak orang tidak menyadari, termasuk kalangan wanita bahwa namîmah merupakan perbuatan dosa besar yang akan mencelakakan pelakunya.

Berapa banyak rumah tangga hancur, cinta kasih berantakan, hubungan kerabat putus, darah terkucur dan kehormatan ternodai, persaudaraan renggang dan persatuan tercabik-cabik akibat adu domba dan hasil buruk yang ditimbulkannya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

" Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya, yang lemah lembut perangainya, dan yang berlaku ramah. Sedangkan orang yang paling aku benci di antara kalian adalah orang yang berjalan ke sana kemari untuk mengadu domba yang memecah belah orang yang bersaudara dan yang mencari-cari aib orang lain agar manusia menjauhinya. {HR Thabrani dalam Ash-Shaghir dan Al-Ausath)

Kemudian hadis lain, dari Hudzaifah ra diriwayatkan bahwa ia berkata : Saya pernah mendengar Rasulullah bersabda : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak memfitnah" (HR Bukhari)

Dalam riwayat lainnya : "Tidak akan masuk surga orang yang banyak mengadu domba" (HR Muslim)

Dosa Besar dan Ancamannya

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa namimah bertujuan merusak hubungan manusia. Beliau berkata,

ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀ : ﺍﻟﻨَّﻤِﻴﻤَﺔ ﻧَﻘْﻞ ﻛَﻠَﺎﻡِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺑَﻌْﻀِﻬِﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺑَﻌْﺾٍ ﻋَﻠَﻰ ﺟِﻬَﺔِ ﺍﻟْﺈِﻓْﺴَﺎﺩِ ﺑَﻴْﻨﻬﻢْ


“Para ulama menjelaskan namimah adalah menyampaikan perkataan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara mereka.” (Syarh Nawawi LiShahih Muslim 1/214)

Sebagai contoh misalnya, si A mengatakan kepada si B yang membuat si C menjadi tidak suka kepada si B, baik itu perkataan dusta maupun perkataan benar. Sebaliknya, si A juga mengatakan kepada si C yang membuat si B tidak suka.

Seseorang bisa jadi sangat mudah melakukan naminah, bahkan ia menganggapnya hal kecil dan biasa padahal hal tersebut adalah dosa besar dan sangat berbahaya. Perhatikan hadis mengenai siksa kubur, orang yang disiksa tidak lah melakukan dosa yang dia anggap besar, akan tetapi ia melakukan namimah.

Dari Abdullah bin Abbas dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sebuah kebun di Madinah atau Makkah beliau mendengar suara dua orang yang sedang disiksa dalam kuburnya. Nabi SAW bersabda ;

“Keduanya sedang disiksa dan tidaklah keduanya disiksa karena masalah yang sulit untuk ditinggalkan”. Kemudian beliau kembali bersabda, “Mereka tidaklah disiksa karena dosa yang mereka anggap dosa besar. Orang yang pertama tidak menjaga diri dari percikan air kencingnya sendiri. Sedangkan orang kedua suka melakukan namimah” (HR Bukhari)

Karena itu, para ulama memasukkan perbuatan namîmah ke dalam deretan dosa- dosa besar. Karena banyaknya keburukan akibat perbuatan naminah ini. Akibat perbuatan itu, maka ada akibat yang harus diterimanya, antara lain :
halaman ke-1
preload video