Larangan Keras Bagi Seorang Muslim Menerima Perkataan yang Mengadu Domba

Selasa, 15 Desember 2020 - 06:11 WIB
loading...
Larangan Keras Bagi...
Orang yang berakal adalah orang yang cerdas bahwa orang yang ingin mengadu-domba ini sebetulnya melakukan perbuatan yang tidak baik, karena biasanya menimbulkan permusuhan dan panas hati. Foto ilustrasi/ist
A A A
Muslimah, perbuatan naminah atau adu domba merupakan perbuatan yang sangat tercela . Biasanya perbuatan ini bertujuan menyebarluaskan berita yang tidak benar (fitnah) agar antar individu atau masyarakat muslim tidak saling menyukai satu sama lain, sehingga terjadi perpecahan .

Adu domba bisa jadi merupakan suatu perbuatan rekayasa yang sengaja dilakukan untuk merusak, memfitnah, atau menghancurkan orang lain serta merupakan pemicu terjadinya permusuhan. Hal ini sangat bertentangan dengan syari’at Islam. Dalam uraian ceramah Abu Yahya Badrusalam yang ditayangkan kanal televisi dakwah RaodjaTV, dijelaskan, Islam melarang keras menerima perkataan orang yang mengadu domba.

(Baca juga : Muslim Harus Memilih Jalan Hidup yang Menuju ke Surga )

Diriwayatkan dari Hudzaifah bahwa ada seorang laki-laki mengadu-domba. Maka Hudzaifah radhiyallahu ‘Anhu berkata:

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ

“Tidak akan masuk surga orang yang mengadu-domba.”

Menurut dai lulusan Universitas Islam Madinah yang juga pendiri kanal jaringan dakwah ini, mengadu domba ini misalnya seseorang mendatangi si A untuk menjelek-jelekkan si B, lalu datang ke si B untuk menyampakain ucapan si A kepada si B. Sehingga akhirnya terjadilah permusuhan antara si A dan si B.

(Baca juga : Karena Keistimewaannya, Perempuan Dianjurkan Belajar Ilmu Fiqih )

Berkata Abu Hatim bahwa kewajiban para manusia semuanya adalah menjauhi pemikiran tentang sebab yang akan menjerumuskan kepada permusuhan diantara manusia. Dan berusaha untuk memecah-belah kalimat mereka.

Maka tidak boleh seorang pun berpikir bagaimana caranya supaya manusia atau lawan atau siapapun yang selama mereka merupakan kaum muslimin -di mana mereka adalah manusia-manusia yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala-, bahkan kepada seluruh manusia pun tidak diperbolehkan. Baik dia seorang muslim ataupun diluar Islam. Tidak diperbolehkan untuk mengadu-domba di antara mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Larangan Berdusta serta...
Larangan Berdusta serta Dalilnya dalam Al Qur'an dan Hadis
Adu Domba, Dosa Besar...
Adu Domba, Dosa Besar yang Menimbulkan Azab Kubur
Kisah Kaum Yahudi Menebar...
Kisah Kaum Yahudi Menebar Permusuhan di Kalangan Umat Islam Madinah
Jauhi Perkara Satu Ini...
Jauhi Perkara Satu Ini Jika Ingin Jadi Ahli Surga
Benarkah Perbuatan Buruk...
Benarkah Perbuatan Buruk di Bulan Ramadhan, Dosanya Dilipatgandakan?
2 Jenis Ghibah yang...
2 Jenis Ghibah yang Dampaknya Mengerikan dan Melampaui Batas
Rekomendasi
Ini Wilayah di Bumi...
Ini Wilayah di Bumi dengan Udara Terbersih, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Gunung Es Raksasa Berwarna...
Gunung Es Raksasa Berwarna Hitam Muncul di Laut Labrador
Pasir Pantai Pink Garnet...
Pasir Pantai Pink Garnet Diklaim Ilmuwan Berasal dari Gunung Antartika
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Apa itu Waithood? Fenomena...
Apa itu Waithood? Fenomena Mengerikan bagi Generasi Muda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved