Masjid Jumat, di Sinilah Rasulullah SAW Dirikan Sholat Jumat Perdana
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 10:03 WIB
loading...
A
A
A
Dalam hadis lainnya lagi disebutkan bahwa Rasulullah SAW membangun dan meletakkan batu pertamanya begitu beliau tiba di tempatnya, dan tempat beristirahatnya adalah di rumah Bani Amr ibnu Auf. Malaikat Jibrillah yang membantunya untuk meluruskan arah kiblat masjid tersebut.
Baca juga: Keistimewaan Masjid Quba: Allah yang Langsung Memuji Masjid ini, Mengapa?
Sholat Jumat
Setelah mendirikan Masjid Quba, Rasul bersama dengan Abu Bakar as-Shiddiq melanjutkan perjalanan menuju Yatsrib, yakni Madinah sekarang. Namun, sebelum sampai di tempat tujuan, yakni Masjid Nabawi, beliau singgah di kampung Bani Sulaim.
Pada saat itu ialah hari Jumat, dan waktunya sudah menjelang sholat Zuhur. Karena itu, Rasul SAW mengajak para sahabat dan kaum Muslimin yang ada pada saat itu untuk mendirikan sholat Jumat.
Sholat Jumat itu dilaksanakan Rasul SAW di sebuah wadi (lembah) yang terletak di kampung Bani Sulaim. Letaknya berdekatan dengan Masjid Quba.
Menurut Junaidi Halim dalam bukunya "Makkah Madinah dan Sekitarnya", nama lembah tersebut adalah Wadi Ranuna. Sebagai peringatan atas pelaksanaan sholat Jumat itu didirikanlah sebuah masjid di lokasi tersebut. Dan, masjid itu diberi nama Masjid Jumat.
Menurut Hanafi al-Mahlawi dalam "Al-Amakin al-Masyhurah fi Hayati Muhammad SAW", sholat Jumat yang dilaksanakan di lokasi tersebut merupakan sholat Jumat yang pertama kali. Sebab, sebelumnya beliau kesulitan melaksanakan sholat Jumat karena kuatnya tekanan dan penindasan yang dilakukan kafir Quraisy terhadap kaum Muslim.
Ada yang mengatakan bahwa lokasi pelaksanaan sholat Jumat itu terletak di sisi kanan jalan dari Quba menuju Madinah. Adapun jumlah kaum Muslim yang mendirikan sholat Jumat ketika itu mencapai 100 orang. Menurut HM Iwan Gayo dalam "Buku Pintar Haji dan Umrah", Masjid Jumat itu berukuran 7 x 5,5 meter persegi.
Karena itulah, keberadaan Masjid Jumat ini memiliki posisi yang sangat penting dalam sejarah Islam. Sayangnya, tak banyak umat muslim yang berziarah atau berkunjung ke masjid ini.
Baca juga: Masjid Quba Peringati Maulid Nabi, Ustad Ayub: Malaikat pun Segan dengan Nabi Muhammad SAW
Baca juga: Keistimewaan Masjid Quba: Allah yang Langsung Memuji Masjid ini, Mengapa?
Sholat Jumat
Setelah mendirikan Masjid Quba, Rasul bersama dengan Abu Bakar as-Shiddiq melanjutkan perjalanan menuju Yatsrib, yakni Madinah sekarang. Namun, sebelum sampai di tempat tujuan, yakni Masjid Nabawi, beliau singgah di kampung Bani Sulaim.
Pada saat itu ialah hari Jumat, dan waktunya sudah menjelang sholat Zuhur. Karena itu, Rasul SAW mengajak para sahabat dan kaum Muslimin yang ada pada saat itu untuk mendirikan sholat Jumat.
Sholat Jumat itu dilaksanakan Rasul SAW di sebuah wadi (lembah) yang terletak di kampung Bani Sulaim. Letaknya berdekatan dengan Masjid Quba.
Menurut Junaidi Halim dalam bukunya "Makkah Madinah dan Sekitarnya", nama lembah tersebut adalah Wadi Ranuna. Sebagai peringatan atas pelaksanaan sholat Jumat itu didirikanlah sebuah masjid di lokasi tersebut. Dan, masjid itu diberi nama Masjid Jumat.
Menurut Hanafi al-Mahlawi dalam "Al-Amakin al-Masyhurah fi Hayati Muhammad SAW", sholat Jumat yang dilaksanakan di lokasi tersebut merupakan sholat Jumat yang pertama kali. Sebab, sebelumnya beliau kesulitan melaksanakan sholat Jumat karena kuatnya tekanan dan penindasan yang dilakukan kafir Quraisy terhadap kaum Muslim.
Ada yang mengatakan bahwa lokasi pelaksanaan sholat Jumat itu terletak di sisi kanan jalan dari Quba menuju Madinah. Adapun jumlah kaum Muslim yang mendirikan sholat Jumat ketika itu mencapai 100 orang. Menurut HM Iwan Gayo dalam "Buku Pintar Haji dan Umrah", Masjid Jumat itu berukuran 7 x 5,5 meter persegi.
Karena itulah, keberadaan Masjid Jumat ini memiliki posisi yang sangat penting dalam sejarah Islam. Sayangnya, tak banyak umat muslim yang berziarah atau berkunjung ke masjid ini.
Baca juga: Masjid Quba Peringati Maulid Nabi, Ustad Ayub: Malaikat pun Segan dengan Nabi Muhammad SAW
(mhy)
Lihat Juga :