Kisah Sayyidah Aisyah Meluruskan Hadis Sejumlah Sahabat Nabi Muhammad SAW
Rabu, 19 Oktober 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Di sini dapat diperhatikan tokoh-tokohnya, yaitu Umar dan Abdullah bin Umar. Keduanya sudah dikenal dengan ilmu dan kelebihannya. Namun --Maha Suci Allah-- tidak ada 'ishmah (jaminan terbebas dari kesalahan) bagi seseorang selain Rasulullah SAW.
Bukan hanya Umar dan Ibnu Umar yang diluruskan Sayyidah Aisyah. Istri Rasulullah SAW ini juga menolak pandangan Abu Hurairah dan al-Fadhal bin Abbas.
Abu Bakar bin Abdurrahman ibnul al-Harits berkata: 'Aku pernah mendengar Abu Hurairah ra berkata: "Barangsiapa yang pagi-pagi masih dalam keadaan junub, maka sebaiknya dia tidak berpuasa."
Baca juga: Kisah Ibnu Umar Menangis di Majelis yang Melembutkan Hati
Lalu ucapan Abu Hurairah itu aku sampaikan kepada Abdurrahman ibnul Harits. Ternyata Abdurrahman tidak sependapat. Aku dan Abdurrahman berangkat menemui Aisyah dan Ummu Salamah ra.
Kemudian Abdurrahman menanyakan masalah tersebut kepada kedua wanita itu. Kedua wanita itu berkata: 'Nabi SAW pernah bangun pagi hari dalam keadaan junub bukan karena bermimpi, lalu beliau berpuasa.'
Akhirnya kami kembali menemui Abu Hurairah (dan menyampaikan kata-kata Aisyah dan Ummu Salamah itu).'
Abu Hurairah bertanya: 'Apakah kedua wanita itu yang mengatakannya kepadamu?'
Abdurrahman menjawab: 'Ya.'
Abu Hurairah lalu berkata: 'Kedua wanita itu lebih tahu (daripada aku).' Kemudian Abu Hurairah mengatakan bahwa apa yang dia katakan itu berdasarkan pendapat Fadhal ibnul Abbas.
Bukan hanya Umar dan Ibnu Umar yang diluruskan Sayyidah Aisyah. Istri Rasulullah SAW ini juga menolak pandangan Abu Hurairah dan al-Fadhal bin Abbas.
Abu Bakar bin Abdurrahman ibnul al-Harits berkata: 'Aku pernah mendengar Abu Hurairah ra berkata: "Barangsiapa yang pagi-pagi masih dalam keadaan junub, maka sebaiknya dia tidak berpuasa."
Baca juga: Kisah Ibnu Umar Menangis di Majelis yang Melembutkan Hati
Lalu ucapan Abu Hurairah itu aku sampaikan kepada Abdurrahman ibnul Harits. Ternyata Abdurrahman tidak sependapat. Aku dan Abdurrahman berangkat menemui Aisyah dan Ummu Salamah ra.
Kemudian Abdurrahman menanyakan masalah tersebut kepada kedua wanita itu. Kedua wanita itu berkata: 'Nabi SAW pernah bangun pagi hari dalam keadaan junub bukan karena bermimpi, lalu beliau berpuasa.'
Akhirnya kami kembali menemui Abu Hurairah (dan menyampaikan kata-kata Aisyah dan Ummu Salamah itu).'
Abu Hurairah bertanya: 'Apakah kedua wanita itu yang mengatakannya kepadamu?'
Abdurrahman menjawab: 'Ya.'
Abu Hurairah lalu berkata: 'Kedua wanita itu lebih tahu (daripada aku).' Kemudian Abu Hurairah mengatakan bahwa apa yang dia katakan itu berdasarkan pendapat Fadhal ibnul Abbas.
Lihat Juga :