Bahaya Sifat Tamak pada Dunia Menurut Al-Qur'an dan Hadis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 18:42 WIB
loading...
A A A
Dari hadits tersebut, kita mengetahui bahwa sifat asli kebanyakan manusia adalah tamak terhadap harta dan dunia. Dan hanya orang-orang yang diberikan rahmat oleh Allah sajalah yang bisa selamat darinya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menjelaskan di dalam Al-Quran bahwa harta benda itu merupakan fitnah atau cobaan untuk segenap manusia.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللهُ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ


“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS At-Taghabun :15).

Tertarik dengan kemewaham dunia merupakan perkara yang manusiawi dan sejalan dengan fitrah. Hal itu tidak tercela selama hasrat duniawi masih di atas rel syariat. Yakni memilikinya dengan cara yang halal dan tidak meninggalkan hukum syariat.

Yang salah adalah sikap lebih mengutamakan dunia dibanding akhirat, dan inilah kiranya yang menjadi target celaan dalam hadits di atas. Tidak heran jika Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam sangat mengkhawatirkan kita saat dunia terhampar di hadapan kita.

Ketika Abu Ubaidah bin al-Jarrah radhiallahu’anhu datang dari Bahrain membawa harta jizyah (semacam pajak) yang melimpah bagi kaum muslimin. Para sahabat mendengar kabar tersebut, beramai-ramai mereka menghadiri sholat subuh bersama Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam. Selepas sholat, Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam menoleh kepada mereka, sedang para sahabat menatap beliau, kemudian beliau tersenyum ketika melihat mereka. Dan selanjutnya, beliau bersabda : "Aku kira kalian telah mendengar bahwa Abu Ubaidah telah datang dari Bahrain dengan membawa sesuatu.Maka mereka berkata: Benar, wahai Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Salam. Kemudian beliau bersabda: “Sambutlah berita gembira itu dan berharaplah mudah-mudahan Allah memudahkan apa yang kalian inginkan. Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan atas kalian, akan tetapi yang kukhawatirkan adalah jangan-jangan kekayaan dunia ini dihamparkan atas kalian semua sebagaimana telah dihamparkan atas orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian berlomba-lomba meraih kekayaan dunia itu seperti yang mereka lakukan, dan akhirnya kekayaan itu membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (HR. [Bukhari)

Para ulama menjelaskan bahwa tujuan Allah menjadikan harta sebagai fitnah dan cobaan bagi manusia adalah untuk mengetahui siapa di antara hamba-hambaNya yang taat dan siapa yang ingkar serta cenderung mengikuti hawa nafsunya terhadap dunia. Dan tentu saja, Allah akan memberikan balasan pahala dan kenikmatan surga kelak di hari kiamat kepada hamba-hambaNya yang selamat dari fitnah dunia. Sebagaimana Allah akan memberikan siksaan neraka kepada mereka yang lebih memilih dunia daripada akhiratnya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Escape: Jalan Para Nabi...
Escape: Jalan Para Nabi Membangun Peradaban Utama di Tengah Dunia yang Kacau
26 Ayat Al Quran tentang...
26 Ayat Al Qur'an tentang Cinta, dari kepada Allah SWT hingga Keadilan Dunia
Tanda-Tanda Cinta Dunia:...
Tanda-Tanda Cinta Dunia: Tamak akan Kedudukan, Rakus terhadap Kepemimpinan
Kemaksiatan Hati yang...
Kemaksiatan Hati yang Dianggap Besar: Cinta Dunia dan Takut Mati
Waspada, Bahaya Memprioritaskan...
Waspada, Bahaya Memprioritaskan Dunia Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Keindahan Dunia yang...
Keindahan Dunia yang Bisa Mendatangkan Ujian Hidup
Rekomendasi
Penemuan Struktur Raksasa...
Penemuan Struktur Raksasa Misterius di Segitiga Bermuda Jadi Teka-teki Terbaru
USGS Beberkan Efek Mengerikan...
USGS Beberkan Efek Mengerikan Pasca Gunung Berapi Terbesar di Dunia Meletus
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved