Tafsir Surat Al-Mulk Ayat 3: Penciptaan 7 Langit yang Sempurna Tanpa Penyangga
Kamis, 03 November 2022 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Pembagian atmosfer menjadi tujuh lapis didasarkan pada perbedaan kandungan kimia dan suhu udara. Ketujuh lapisan otu dinamakan: Troposfer, Stratosfer, lapisan-lapisan Mesosfer, Thermosfer, Exosfer, Ionosfer, dan Magnetosfer.
Dalam Surat Fussilat ayat 11-12 dinyatakan bahwa tiap lapis langit mempunyai urusannya sendiri-sendiri. Misalnya, ada lapisan yang bertugas untuk membuat hujan, mencegah kerusakan akibat radiasi, memantulkan gelombang radio, sampai dengan lapisan yang mencegah agar meteor tidak merusak bumi.
Di antara ketujuh lapis langit itu ada yang disebut "langit yang dekat". Ini ditafsirkan sebagai lapis langit pertama yang dihiasi oleh bintang-bintang. Kata yang digunakan bukan bintang (bentuk tunggal yang dapat menunjuk pada matahari sebagai bintang dalam tata surya), akan tetapi bintang-bintang (bentuk jamak). Dengan demikian "langit yang dekat" adalah seluruh galaksi yang kita ketahui saat ini.
Allah memerintahkan manusia memandang dan memperhatikan langit dan bumi beserta isinya, serta mempelajari sifat-sifatnya. Misalnya, perhatikanlah matahari bersinar dan bulan bercahaya, sampai di mana manfaat dan faedah sinar dan cahaya itu bagi kehidupan seluruh makhluk yang ada.
Kemudian seolah-olah Allah melanjutkan pertanyaan-Nya kepada manusia apakah mereka masih ragu tentang kekuasaan dan kebesaran-Nya? Apakah manusia masih ragu tentang sistem, hukum, dan peraturan yang dibuat untuk makhluk-Nya, termasuk di dalamnya mereka sendiri?
Jika masih ragu, manusia diperintahkan untuk memperhatikan dan merenungkan kembali dengan sebenar-benarnya. Apakah mereka masih mendapatkan ciptaan Allah itu sesuatu yang tidak sempurna?
Seandainya ada kekurangan, cacat, dan cela dalam ciptaan Allah, maka manusia pantas mengingkari kekuasaan-Nya. Akan tetapi, mereka kagum dan mengakui kesempurnaan ciptaan Allah, bahkan manusia mengakui kelemahan mereka.
Keingkaran manusia bukanlah karena ketidakpercayaan mereka kepada Allah, tetapi semata-mata karena kesombongan dan keangkuhan mereka semata. Demikian tafsir Surat Al-Mulk ayat 3 tentang kekuasan-Nya menciptakan langit dan alam raya. Semoga bermanfaat.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Langit dan Bumi Diciptakan dalam 6 Masa, Ini Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
Dalam Surat Fussilat ayat 11-12 dinyatakan bahwa tiap lapis langit mempunyai urusannya sendiri-sendiri. Misalnya, ada lapisan yang bertugas untuk membuat hujan, mencegah kerusakan akibat radiasi, memantulkan gelombang radio, sampai dengan lapisan yang mencegah agar meteor tidak merusak bumi.
Di antara ketujuh lapis langit itu ada yang disebut "langit yang dekat". Ini ditafsirkan sebagai lapis langit pertama yang dihiasi oleh bintang-bintang. Kata yang digunakan bukan bintang (bentuk tunggal yang dapat menunjuk pada matahari sebagai bintang dalam tata surya), akan tetapi bintang-bintang (bentuk jamak). Dengan demikian "langit yang dekat" adalah seluruh galaksi yang kita ketahui saat ini.
Allah memerintahkan manusia memandang dan memperhatikan langit dan bumi beserta isinya, serta mempelajari sifat-sifatnya. Misalnya, perhatikanlah matahari bersinar dan bulan bercahaya, sampai di mana manfaat dan faedah sinar dan cahaya itu bagi kehidupan seluruh makhluk yang ada.
Kemudian seolah-olah Allah melanjutkan pertanyaan-Nya kepada manusia apakah mereka masih ragu tentang kekuasaan dan kebesaran-Nya? Apakah manusia masih ragu tentang sistem, hukum, dan peraturan yang dibuat untuk makhluk-Nya, termasuk di dalamnya mereka sendiri?
Jika masih ragu, manusia diperintahkan untuk memperhatikan dan merenungkan kembali dengan sebenar-benarnya. Apakah mereka masih mendapatkan ciptaan Allah itu sesuatu yang tidak sempurna?
Seandainya ada kekurangan, cacat, dan cela dalam ciptaan Allah, maka manusia pantas mengingkari kekuasaan-Nya. Akan tetapi, mereka kagum dan mengakui kesempurnaan ciptaan Allah, bahkan manusia mengakui kelemahan mereka.
Keingkaran manusia bukanlah karena ketidakpercayaan mereka kepada Allah, tetapi semata-mata karena kesombongan dan keangkuhan mereka semata. Demikian tafsir Surat Al-Mulk ayat 3 tentang kekuasan-Nya menciptakan langit dan alam raya. Semoga bermanfaat.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Langit dan Bumi Diciptakan dalam 6 Masa, Ini Penjelasan Al-Qur'an dan Sains
(rhs)
Lihat Juga :