5 Hal tentang Padang Mahsyar yang Patut Diketahui
Minggu, 06 November 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
تُدْنَى الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيْلٍ، قَالَ سُلَيْمُ بْنُ عَامِرٍ : فَوَاللهِ، مَا أَدْرِي مَا يَعْنِي بِالْمِيْلِ أَمَسَافَةَ اْلأَرْضِ أَمْ الْمِيْلَ الَّذِي تُكْتَحَلُ بِهِ الْعَيْنُ، قَالَ : فَيَكُوْنُ النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى حَقْوَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا، وَأَشَارَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ إِلَى فِيْهِ
Artinya: "Pada hari Kiamat, matahari didekatkan jaraknya terhadap makhluk hingga tinggal sejauh satu mil." Sulaim bin Amir (perawi hadits ini) berkata: "Demi Allah, aku tidak tahu apa yang dimaksud dengan mil. Apakah ukuran jarak perjalanan, atau alat yang dipakai untuk bercelak mata?" Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sehingga manusia tersiksa dalam keringatnya sesuai dengan kadar amal-amalnya (yakni dosa-dosanya). Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya. Ada yang sampai kedua lututnya, dan ada yang sampai pinggangnya, serta ada yang tenggelam dalam keringatnya." Rasulullah SAW memberikan isyarat dengan meletakkan tangan ke mulut beliau." (HR Muslim 2864)
4. Manusia Diumpulkan dalam Keadaan Telanjang Bulat
Ketika hari Kiamat manusia akan digiring ke Padang Mahsyar dalam keadaan telanjang tanpa mengenakan pakaian atau penutup kaki. Hal ini dikabarkan oleh Rasulullah SAW dari Sayyidah Aisyah:
يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلاً
Artinya: "Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan." (HR Muslim 5102)
5. Tujuh Golongan yang Mendapat Naungan Allah
Di Padang Mahsyar nanti ada tujuh golongan manusia yang mendapatkan naungan Allah dengan rahmat-Nya. Pada hari itu tidak ada naungan selain naungan-Nya. Ketujuh golongan ini disebutkan Rasulullah SAW dalam Hadis shahih Imam Al-Bukhari dan Muslim. Yaitu: (1) Penguasa/pemimpin yang adil. (2) Seorang remaja yang tumbuh dan senantiasa beribadah kepada Allah. (3) Laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid-masjid. (4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah dan berpisah kerana Allah. (5) Laki-laki yang ketika dirayu wanita bangsawan lagi rupawan, lalu ia menjawab: "Sesungguhnya aku takut kepada Allah". (6) Orang yang mengeluarkan sedekah dan merahasiakannya, sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya itu (artinya dia bersedekah dan tidak menceritakan sedekahnya itu kepada orang lain). (7) Orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya menangis mencucurkan air mata. (HR Al-Bukhari, Muslim)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Peristiwa di Padang Mahsyar, Semua Manusia Memohon Syafaat Rasulullah
Artinya: "Pada hari Kiamat, matahari didekatkan jaraknya terhadap makhluk hingga tinggal sejauh satu mil." Sulaim bin Amir (perawi hadits ini) berkata: "Demi Allah, aku tidak tahu apa yang dimaksud dengan mil. Apakah ukuran jarak perjalanan, atau alat yang dipakai untuk bercelak mata?" Nabi shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sehingga manusia tersiksa dalam keringatnya sesuai dengan kadar amal-amalnya (yakni dosa-dosanya). Di antara mereka ada yang keringatnya sampai kedua mata kakinya. Ada yang sampai kedua lututnya, dan ada yang sampai pinggangnya, serta ada yang tenggelam dalam keringatnya." Rasulullah SAW memberikan isyarat dengan meletakkan tangan ke mulut beliau." (HR Muslim 2864)
4. Manusia Diumpulkan dalam Keadaan Telanjang Bulat
Ketika hari Kiamat manusia akan digiring ke Padang Mahsyar dalam keadaan telanjang tanpa mengenakan pakaian atau penutup kaki. Hal ini dikabarkan oleh Rasulullah SAW dari Sayyidah Aisyah:
يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلاً
Artinya: "Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan." (HR Muslim 5102)
5. Tujuh Golongan yang Mendapat Naungan Allah
Di Padang Mahsyar nanti ada tujuh golongan manusia yang mendapatkan naungan Allah dengan rahmat-Nya. Pada hari itu tidak ada naungan selain naungan-Nya. Ketujuh golongan ini disebutkan Rasulullah SAW dalam Hadis shahih Imam Al-Bukhari dan Muslim. Yaitu: (1) Penguasa/pemimpin yang adil. (2) Seorang remaja yang tumbuh dan senantiasa beribadah kepada Allah. (3) Laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid-masjid. (4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah dan berpisah kerana Allah. (5) Laki-laki yang ketika dirayu wanita bangsawan lagi rupawan, lalu ia menjawab: "Sesungguhnya aku takut kepada Allah". (6) Orang yang mengeluarkan sedekah dan merahasiakannya, sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya itu (artinya dia bersedekah dan tidak menceritakan sedekahnya itu kepada orang lain). (7) Orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya menangis mencucurkan air mata. (HR Al-Bukhari, Muslim)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Peristiwa di Padang Mahsyar, Semua Manusia Memohon Syafaat Rasulullah
(rhs)
Lihat Juga :