Kisah Said bin Zaid: Ahli Surga yang Dituduh Menyerobot Tanah
Senin, 07 November 2022 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Berkunyah Abul A’war. Beliau berasal dari satu suku dengan Umar bin Khattab ra, tepatnya, merupakan putra pamannya. Garis nasab mereka berdua menyatu pada Nufail.
Istri Said bin Zaid adalah Fathimah binti Khattab ra merupakan saudara perempuan Umar bin Khattab.
Sang ayah, Zaid bin Amr bin Nufail termasuk orang-orang yang lari kepada Allah Taala dan menghindari penyembahan terhadap berhala-berhala. Ia masih berada di atas millah Ibrahim. Sempat menjumpai masa hidup Nabi SAW sebelum diangkat sebagai nabi dan rasul, dan tidak lama kemudian ia meninggal.
Said bin Zaid al-Adawi ra bersama sang istri menyatakan keislamannya sejak awal perkembangan dakwah Islam. Bahkan keislamannya menjadi sebab Umar bin Khattab ra memeluk Islam. Beliau memeluk Islam sebelum Rasulullah SAW memasuki rumah al-Arqam bin Abil Arqam, sehingga terhitung sebagai salah satu dari As-Sâbiqûnal Awwalûn.
Baca juga: Kisah Sahabat Abdullah Bin Salam Calon Penduduk Surga
48 Hadis
Dalam kitab-kitab hadis, tidak banyak hadis yang beliau riwayatkan dari Nabi SAW, hanya sejumlah 48 hadis. Dan ada dua hadis yang berasal dari Said bin Zaiddi dalam Shahihain.
Di antara jumlah yang sedikit itu adalah hadis tentang orang-orang yang mati syahid.
عَنْ سَعِيْدِ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُوْلُ : مَنْ قُتِلِ دُوْنَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دِيْنِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ , وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ ” .
Dari Abul A’war Sa’id bin Zaid ra, sesungguhnya ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah SAW sedang bersabda, “Orang yang terbunuh karena membela hartanya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh karena membela darahnya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh karena membela agamanya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh, karena membela keluarganya, maka ia mati syahid”.[HR. Abu Dawud no.4772, at-Tirmidzi no.1421].
Said bin Zaid al-Adawi ra wafat di Aqiq Madinah pada tahun 51 H dalam usia 73 atau 74 tahun.
Baca juga: Berapakah Jumlah Sahabat Nabi Muhammad SAW?
Istri Said bin Zaid adalah Fathimah binti Khattab ra merupakan saudara perempuan Umar bin Khattab.
Sang ayah, Zaid bin Amr bin Nufail termasuk orang-orang yang lari kepada Allah Taala dan menghindari penyembahan terhadap berhala-berhala. Ia masih berada di atas millah Ibrahim. Sempat menjumpai masa hidup Nabi SAW sebelum diangkat sebagai nabi dan rasul, dan tidak lama kemudian ia meninggal.
Said bin Zaid al-Adawi ra bersama sang istri menyatakan keislamannya sejak awal perkembangan dakwah Islam. Bahkan keislamannya menjadi sebab Umar bin Khattab ra memeluk Islam. Beliau memeluk Islam sebelum Rasulullah SAW memasuki rumah al-Arqam bin Abil Arqam, sehingga terhitung sebagai salah satu dari As-Sâbiqûnal Awwalûn.
Baca juga: Kisah Sahabat Abdullah Bin Salam Calon Penduduk Surga
48 Hadis
Dalam kitab-kitab hadis, tidak banyak hadis yang beliau riwayatkan dari Nabi SAW, hanya sejumlah 48 hadis. Dan ada dua hadis yang berasal dari Said bin Zaiddi dalam Shahihain.
Di antara jumlah yang sedikit itu adalah hadis tentang orang-orang yang mati syahid.
عَنْ سَعِيْدِ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُوْلُ : مَنْ قُتِلِ دُوْنَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ, وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ دِيْنِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ , وَمَنْ قُتِلَ دُوْنَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيْدٌ ” .
Dari Abul A’war Sa’id bin Zaid ra, sesungguhnya ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah SAW sedang bersabda, “Orang yang terbunuh karena membela hartanya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh karena membela darahnya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh karena membela agamanya, maka ia mati syahid. Dan orang yang terbunuh, karena membela keluarganya, maka ia mati syahid”.[HR. Abu Dawud no.4772, at-Tirmidzi no.1421].
Said bin Zaid al-Adawi ra wafat di Aqiq Madinah pada tahun 51 H dalam usia 73 atau 74 tahun.
Baca juga: Berapakah Jumlah Sahabat Nabi Muhammad SAW?
(mhy)
Lihat Juga :