Salah Satu Manfaat Ghadhul Bashar Adalah Menutup Pintu Neraka, Begini penjelasannya
Sabtu, 12 November 2022 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
”Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri.Mata bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan (yang diharamkan).Zina kedua telinga adalah mendengar (yang diharamkan). Lidah (lisan) bisa berzina, dan zinanya adalah perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa berzina, dan zinanya adalah memegang (yang diharamkan). Kaki bisa berzina, dan zinanya adalah ayunan langkah (ke tempat yang haram). Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.”(HR. Bukhari dan Muslim).
Imam Ibnul Qoyyim berkata, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari perilaku menjaga pandangan ini. Yakni pertama, membersihkan hati dan derita penyesalan. Karena siapa yang suka mengumbar matanya dan gemar melihat kemaksiatan dan hal yang diharamkan, maka dia kelak akan menyesal akibat bahaya yang ditimbulkannya.
Kedua, manfaat ghadhul bashar adalah mendatangkan cahaya keimanan dan ketenangan bagi hati. Dia akan tenang dan bahagia karena bisa mengendalikan nafsu yang gemar memiliki pandangan liar. Dia akan menjaga pandangannya karena rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Ketiga, mewariskan firasat yang benar. Da akan memiliki firasat kebenaran karena telah memiliki cahaya keimanan dan cahaya kebenaran akibat selalu menjaga pandangan dari semua kemaksiatan yang dimurkai Allah Ta'ala.
Keempat, membuka jalan dan pintu ilmu serta memudahkan sarana untuk mendapatkan ilmu.
Kelima, menumbuhkan kekuatan, keteguhan dan keberanian menyampaikan kebenaran dari hati nuraninya. Yakni disebutkan dari perkataan ulama shalih bahwa orang yang menjaga pandangan berarti bisa mengendalikan hawa nafsumaka niscaya setan akan memisahkan diri darinya. Hawa nafsunya akan lemah, hina, dan kerdil. Dan kekuatannya pada ketaatan akan makin kokoh dan kuat.
Keenam, membersihkan hati dari kejahatan nafsu syahwat.
Ketujuh, menutup pintu neraka bagi dirinya, karena dia mampu menjalan perintah Allah untuk menundukkan pandangan. Dia juga akan terhindar dari perbuatan zina dan maksiat.
Kedelapan, menguatkan dan mengokohkan akal.
Serta kesembilan, membebaskan hati dari syahwat yang menjerumuskan dan melalaikan.
Imam Ibnul Qoyyim berkata, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari perilaku menjaga pandangan ini. Yakni pertama, membersihkan hati dan derita penyesalan. Karena siapa yang suka mengumbar matanya dan gemar melihat kemaksiatan dan hal yang diharamkan, maka dia kelak akan menyesal akibat bahaya yang ditimbulkannya.
Kedua, manfaat ghadhul bashar adalah mendatangkan cahaya keimanan dan ketenangan bagi hati. Dia akan tenang dan bahagia karena bisa mengendalikan nafsu yang gemar memiliki pandangan liar. Dia akan menjaga pandangannya karena rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Ketiga, mewariskan firasat yang benar. Da akan memiliki firasat kebenaran karena telah memiliki cahaya keimanan dan cahaya kebenaran akibat selalu menjaga pandangan dari semua kemaksiatan yang dimurkai Allah Ta'ala.
Keempat, membuka jalan dan pintu ilmu serta memudahkan sarana untuk mendapatkan ilmu.
Kelima, menumbuhkan kekuatan, keteguhan dan keberanian menyampaikan kebenaran dari hati nuraninya. Yakni disebutkan dari perkataan ulama shalih bahwa orang yang menjaga pandangan berarti bisa mengendalikan hawa nafsumaka niscaya setan akan memisahkan diri darinya. Hawa nafsunya akan lemah, hina, dan kerdil. Dan kekuatannya pada ketaatan akan makin kokoh dan kuat.
Keenam, membersihkan hati dari kejahatan nafsu syahwat.
Ketujuh, menutup pintu neraka bagi dirinya, karena dia mampu menjalan perintah Allah untuk menundukkan pandangan. Dia juga akan terhindar dari perbuatan zina dan maksiat.
Kedelapan, menguatkan dan mengokohkan akal.
Serta kesembilan, membebaskan hati dari syahwat yang menjerumuskan dan melalaikan.
Lihat Juga :