Kisah Kematian Iblis Disiksa Malaikat Maut Hingga Teriak Kesakitan
Sabtu, 03 Desember 2022 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Mendengar itu, Iblis melepaskan diri dan lari ke bumi timur, tetapi tiba-tiba Malaikat Maut telah berada di sampingnya. Ia berlari ke bumi barat, tetapi lagi-lagi Malaikat Maut telah berada di sampingnya. Tak henti-hentinya Iblis melarikan diri, tetapi Malaikat Maut tetap berada di sampingnya.
Kemudian Iblis berlari dan berdiri di tengah-tengah bumi dekat kuburan Nabi Adam 'alaihisalam dan berkata: "Hai Adam. Gara-gara kamu-lah aku menjadi makhluk yang terkutuk, terlaknati, dan tertolak."
Iblis Mengalami Siksaan Menyakitkan
Iblis berkata kepada Malaikat Maut: "Hai Malaikat Maut. Gelas apa yang akan kamu gunakan untuk meminumiku? Siksaan apa yang akan kamu timpakan atasku saat mencabut ruhku?"
Malaikat Maut menjawab: "Dengan gelas dari Neraka Ladzo dan Sa'ir." Bertubi-tubi siksaan ditimpakan atas Iblis. Ia berulang jatuh bangun di tanah sampai akhirnya ia sampai di tempat dimana ia diturunkan dan dilaknati.
Di situlah tempat eksekusi Iblis. Malaikat Zabaniah yang ikut turun bersama Malaikat Maut melempari dan menembaki Iblis dengan panah. Kemudian mereka memegang dan menawannya.
Dengan kondisi tak berdaya dan di bawah pegangan serta tawanan Zabaniah, Iblis ditembaki panah kembali hingga akhirnya sekarat mati. Masya Allah, hanya kepada Allah kita semua kembali.
Setelah Iblis mati, tinggallah Malaikat Maut, Jibril, Mikail, Isrofil, dan Hamalat al-'Arsy. Allah memerintahkan Malaikat Maut mencabut nyawa para Malaikat mulia itu.
Setelah itu, Allah berkata kepadanya: "Hai Malaikat Maut. Apakah kamu belum mendengar Firman-Ku, 'Segala makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.' Kamu adalah salah satu makhluk dari sekian makhluk-makhluk-Ku. Kini, matilah kamu."
Akhirnya Malaikat Maut mencabut nyawanya sendiri. Hanya Allah-lah yang kekal abadi. Semoga kisah ini menambah keimanan kita kepada hari akhir dan menyiapkan bekal sebelum datangnya kematian.
Baca Juga: Kisah Iblis Bertemu Nabi Isa, Begini Kelicikannya Menyesatkan Manusia
Wallahu A'lam
Kemudian Iblis berlari dan berdiri di tengah-tengah bumi dekat kuburan Nabi Adam 'alaihisalam dan berkata: "Hai Adam. Gara-gara kamu-lah aku menjadi makhluk yang terkutuk, terlaknati, dan tertolak."
Iblis Mengalami Siksaan Menyakitkan
Iblis berkata kepada Malaikat Maut: "Hai Malaikat Maut. Gelas apa yang akan kamu gunakan untuk meminumiku? Siksaan apa yang akan kamu timpakan atasku saat mencabut ruhku?"
Malaikat Maut menjawab: "Dengan gelas dari Neraka Ladzo dan Sa'ir." Bertubi-tubi siksaan ditimpakan atas Iblis. Ia berulang jatuh bangun di tanah sampai akhirnya ia sampai di tempat dimana ia diturunkan dan dilaknati.
Di situlah tempat eksekusi Iblis. Malaikat Zabaniah yang ikut turun bersama Malaikat Maut melempari dan menembaki Iblis dengan panah. Kemudian mereka memegang dan menawannya.
Dengan kondisi tak berdaya dan di bawah pegangan serta tawanan Zabaniah, Iblis ditembaki panah kembali hingga akhirnya sekarat mati. Masya Allah, hanya kepada Allah kita semua kembali.
Setelah Iblis mati, tinggallah Malaikat Maut, Jibril, Mikail, Isrofil, dan Hamalat al-'Arsy. Allah memerintahkan Malaikat Maut mencabut nyawa para Malaikat mulia itu.
Setelah itu, Allah berkata kepadanya: "Hai Malaikat Maut. Apakah kamu belum mendengar Firman-Ku, 'Segala makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.' Kamu adalah salah satu makhluk dari sekian makhluk-makhluk-Ku. Kini, matilah kamu."
Akhirnya Malaikat Maut mencabut nyawanya sendiri. Hanya Allah-lah yang kekal abadi. Semoga kisah ini menambah keimanan kita kepada hari akhir dan menyiapkan bekal sebelum datangnya kematian.
Baca Juga: Kisah Iblis Bertemu Nabi Isa, Begini Kelicikannya Menyesatkan Manusia
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :