Kisah Hikmah : Karena Sedekah Selamat dari Musibah
Kamis, 08 Desember 2022 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Bertemu sang buah hati, si saudagar merasa curiga. Pasalnya, si anak A datang masih hidup itu membawa karpet yang yang tempo hari ia berikan kepada sang ulama yang datang ke rumahnya itu. Ia pun menanyakan bagaimana kisah karpet itu sehingga bisa berada di tangan sang anak.
“Ada kisah ajaib di balik karpet ini,” jawab si anak A.
“Apa itu?,” tanya si saudagar penasaran.
“Seorang ulama telah datang menyelamatkan kami dengan cara menyumbat bagian kapal yang bocor dengan karpet ini,” jawab si anak.
“Jika kelak engkau bertemu dengan ulama itu, apakah engkau masih bisa mengenali wajahnya?,” tanya saudagar kaya ke anaknya.
Si anak A menjawab, “Iya”.
Beberapa waktu kemudian, si anak diajak ayahnya untuk sowan/silaturrahim kepada sang ulama. Bertemu sang ulama, si anak langsung menangis dan berteriak kencang. “Ayah, demi Allah, ini adalah ulama yang aku maksud”.
Ia pun jatuh pingsan. Sang ulama pun mengusap anak itu dan tak lama kemudian ia siuman. Kepada sang ulama, saudagar itu berkata, “Kalau tahu begini jadinya, aku akan berikan dua karpet itu kepada Anda?. Mengapa Anda tak memberi tahu saya di awal?. Saya benar-benar menyesal”.
Sang ulama menjawab dengan tegas dan bijaksana, “Ya memang begitulah kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.”.
Baca Juga : Kisah Imam Abdullah bin Mubarak Sedekah Rp7 Miliar Setiap Tahun
Wallahu A‘lam.
“Ada kisah ajaib di balik karpet ini,” jawab si anak A.
“Apa itu?,” tanya si saudagar penasaran.
“Seorang ulama telah datang menyelamatkan kami dengan cara menyumbat bagian kapal yang bocor dengan karpet ini,” jawab si anak.
“Jika kelak engkau bertemu dengan ulama itu, apakah engkau masih bisa mengenali wajahnya?,” tanya saudagar kaya ke anaknya.
Si anak A menjawab, “Iya”.
Beberapa waktu kemudian, si anak diajak ayahnya untuk sowan/silaturrahim kepada sang ulama. Bertemu sang ulama, si anak langsung menangis dan berteriak kencang. “Ayah, demi Allah, ini adalah ulama yang aku maksud”.
Ia pun jatuh pingsan. Sang ulama pun mengusap anak itu dan tak lama kemudian ia siuman. Kepada sang ulama, saudagar itu berkata, “Kalau tahu begini jadinya, aku akan berikan dua karpet itu kepada Anda?. Mengapa Anda tak memberi tahu saya di awal?. Saya benar-benar menyesal”.
Sang ulama menjawab dengan tegas dan bijaksana, “Ya memang begitulah kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.”.
Baca Juga : Kisah Imam Abdullah bin Mubarak Sedekah Rp7 Miliar Setiap Tahun
Wallahu A‘lam.
(wid)
Lihat Juga :