Mendidik Anak Tanpa Amarah, Begini Panduannya Berdasarkan Syariat
Kamis, 05 Januari 2023 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Begitulah kita menjalani ujian demi ujian di dunia ini. Maka kita sebagai orang tua harus berupaya mencari penyelesaian jalan keluarnya. Bagaimana kita bisa melewati ujian yang Allah berikan kepada kita. "Sebab jika orang tua salah mengambil sikap atau salah melakukan tindakan, maka keadaannya bisa menjadi keruh. Bahkan lebih mengerikan dari yang dibayangkan,"ujar dai yang sering memberi tausyiah parentung Islami ini.
Menurutnya, dalam menghadapi kenakalan anak, orangtua harus mengedepankan sikap sabar atas ujian yang Allah berikan. Demikianlah dunia ini memang darul bala’ (penuh dengan ujian-ujian). Tidak mungkin Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan surga tanpa ujian. Siapapun pasti akan menjalani ujian itu untuk meraih surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Apakah manusia mengira mereka dibiarkan begitu saja sementara mereka belum lagi diuji?” (QS. Al-‘Ankabut: 2)
"Artinya kita akan diuji oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, salah satunya juga melalui anak-anak,"tandasnya.
Ada beberapa contoh seperti dalam sirah para Nabi dan Rasul, ada Nabi yang diuji dengan anaknya. Seperti Nabi Nuh dan Nabi Ya’kub ‘Alaihimus Salam. Ini satu contoh bahwa para Nabi juga mendapatkan ujian melalui orang-orang dekatnya. Ada yang diuji melalui istrinya seperti Nabi Nuh dan Nabi Luth.
Begitulah ujian-ujian yang Allah berikan melalui orang-orang dekat yang notabene mereka adalah orang-orang yang kita cintai. Dalam masalah ini adalah bagaimana kita bisa melewati ujian-ujian yang berat itu?
Maka dari itu di sini orang tua harus betul-betul memperhatikan bagaimana dia bisa mengatasi ujian-ujian itu dengan baik. Yaitu dengan mengambil sikap yang benar dan tindakan yang tepat. Sehingga itu bisa menjadi jawaban bagi masalahnya. "Sikap yang tepat dari orang tua dan orang-orang yang ada di sekitar anak tersebut diharapkan bisa menjadi obat bagi masalah anak,"urainya.
Baca juga: Ittiba Rasulullah SAW, Potret Terbaik Cara Mendidik Anak
Wallahu A'lam
Menurutnya, dalam menghadapi kenakalan anak, orangtua harus mengedepankan sikap sabar atas ujian yang Allah berikan. Demikianlah dunia ini memang darul bala’ (penuh dengan ujian-ujian). Tidak mungkin Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan surga tanpa ujian. Siapapun pasti akan menjalani ujian itu untuk meraih surga Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
“Apakah manusia mengira mereka dibiarkan begitu saja sementara mereka belum lagi diuji?” (QS. Al-‘Ankabut: 2)
"Artinya kita akan diuji oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, salah satunya juga melalui anak-anak,"tandasnya.
Ada beberapa contoh seperti dalam sirah para Nabi dan Rasul, ada Nabi yang diuji dengan anaknya. Seperti Nabi Nuh dan Nabi Ya’kub ‘Alaihimus Salam. Ini satu contoh bahwa para Nabi juga mendapatkan ujian melalui orang-orang dekatnya. Ada yang diuji melalui istrinya seperti Nabi Nuh dan Nabi Luth.
Begitulah ujian-ujian yang Allah berikan melalui orang-orang dekat yang notabene mereka adalah orang-orang yang kita cintai. Dalam masalah ini adalah bagaimana kita bisa melewati ujian-ujian yang berat itu?
Maka dari itu di sini orang tua harus betul-betul memperhatikan bagaimana dia bisa mengatasi ujian-ujian itu dengan baik. Yaitu dengan mengambil sikap yang benar dan tindakan yang tepat. Sehingga itu bisa menjadi jawaban bagi masalahnya. "Sikap yang tepat dari orang tua dan orang-orang yang ada di sekitar anak tersebut diharapkan bisa menjadi obat bagi masalah anak,"urainya.
Baca juga: Ittiba Rasulullah SAW, Potret Terbaik Cara Mendidik Anak
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :