Dua Nabi Diuji dengan Lambatnya Dapat Keturunan, Ini Rahasia Doanya
Senin, 09 Januari 2023 - 16:04 WIB
loading...
Al-Quran mengusahkan Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar dikaruniai seorang anak saleh. Lewat wasilah doanya, Allah memberinya anak saleh yang sangat penyabar bernama Ismail alaihissalam. Foto/ilustrasi
A
A
A
Dua Nabi yang diuji dengan lambatnya dapat keturunan, yaitu Nabi Ibrahim 'alaihissalam dan Nabi Zakaria 'alaihissalam. Doa ini dapat diamalkan kaum muslim yang ingin cepat mendapatkan anak dan keturunan.
Allah mengabadikan kisahnya dalam Al-Qur'an berikut doa yang mereka panjatkan. Dengan wasilah doa ini akhirnya Nabi Ibrahim dan Zakaria dikaruniai anak shalih.
1. Doa Nabi Ibrahim
Berikut doa Nabi Ibrahim ketika memohon agar dikaruniai anak yang saleh dan penyabar.
Rabbi Hablii Minash Shoolihiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, berikanlah aku seorang anak yang saleh." (Surat As-Shaffat ayat 100)
Ayat ini mengisahkan Nabi Ibrahim saat dalam perantauan memohon kepada Allah agar dikaruniai seorang anak saleh yang dapat mendampinginya dan menyampaikan dakwahnya.
Kehadiran anak itu sebagai pengganti dari keluarga dan kaumnya yang ditinggalkannya. Permohonan Nabi Ibrahim ini diperkenankan oleh Allah. Kepadanya disampaikan kabar gembira bahwa Allah akan menganugerahkan kepadanya seorang anak laki-laki saleh yan sabar dan berlapang dada.
Anak tersebut bernama Ismail 'alaihissalam, anak laki-laki pertama Ibrahim dari istri keduanya bernama Sayyidah Hajar. Putra kedua ialah Ishak 'alihissalam, lahir sesudah Ismail dari istri pertama Nabi Ibrahim yaitu Sayyidah Sarah.
Doa ini menjadi wasilah terkabul doanya Nabi Ibrahim dalam meminta keturunan, sebagaimana dijelaskan Syaikh Nawawi Al-Bantani dalam Marahu Labid li Kasyfi Ma'na Quranin Majid.
"Ketika hijrah menuju tanah suci (Mekkah), Nabi Ibrahim merindukan kehadiran seorang anak. Kala itu ia berdoa, "Tuhanku, berikan lah aku seorang anak yang saleh." (Surat As-Shaffat ayat 100). Lalu Kami kabulkan permohonannya."
Allah mengabadikan kisahnya dalam Al-Qur'an berikut doa yang mereka panjatkan. Dengan wasilah doa ini akhirnya Nabi Ibrahim dan Zakaria dikaruniai anak shalih.
1. Doa Nabi Ibrahim
Berikut doa Nabi Ibrahim ketika memohon agar dikaruniai anak yang saleh dan penyabar.
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Rabbi Hablii Minash Shoolihiin.
Artinya: "Ya Tuhanku, berikanlah aku seorang anak yang saleh." (Surat As-Shaffat ayat 100)
Ayat ini mengisahkan Nabi Ibrahim saat dalam perantauan memohon kepada Allah agar dikaruniai seorang anak saleh yang dapat mendampinginya dan menyampaikan dakwahnya.
Kehadiran anak itu sebagai pengganti dari keluarga dan kaumnya yang ditinggalkannya. Permohonan Nabi Ibrahim ini diperkenankan oleh Allah. Kepadanya disampaikan kabar gembira bahwa Allah akan menganugerahkan kepadanya seorang anak laki-laki saleh yan sabar dan berlapang dada.
Anak tersebut bernama Ismail 'alaihissalam, anak laki-laki pertama Ibrahim dari istri keduanya bernama Sayyidah Hajar. Putra kedua ialah Ishak 'alihissalam, lahir sesudah Ismail dari istri pertama Nabi Ibrahim yaitu Sayyidah Sarah.
Doa ini menjadi wasilah terkabul doanya Nabi Ibrahim dalam meminta keturunan, sebagaimana dijelaskan Syaikh Nawawi Al-Bantani dalam Marahu Labid li Kasyfi Ma'na Quranin Majid.
"Ketika hijrah menuju tanah suci (Mekkah), Nabi Ibrahim merindukan kehadiran seorang anak. Kala itu ia berdoa, "Tuhanku, berikan lah aku seorang anak yang saleh." (Surat As-Shaffat ayat 100). Lalu Kami kabulkan permohonannya."
Lihat Juga :