QS. Fussilat Ayat 17

وَاَمَّا ثَمُوۡدُ فَهَدَيۡنٰهُمۡ فَاسۡتَحَبُّوا الۡعَمٰى عَلَى الۡهُدٰى فَاَخَذَتۡهُمۡ صٰعِقَةُ الۡعَذَابِ الۡهُوۡنِ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ‌ۚ
Wa ammaa Samuudu fahadinaahum fastahabbul 'ama 'alal huda fa akhazathum saa'iqatul 'azaabil huuni bimaa kaanuu yaksibuun
Dan adapun kaum Tsamud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
Juz ke-24
Tafsir
Dan adapun terhadap kaum Šamùd, mereka telah Kami beri petunjuk untuk mencapai jalan kebaikan dengan mengutus Nabi Saleh. Sebagai bukti kebenaran risalahnya, Kami berikan kepada Nabi Saleh itu mukjizat berupa unta yang tidak boleh disembelih, tetapi mereka lebih menyukai kebutaan atau kesesatan yang disebabkan kebutaan mata hati, daripada petunjuk yang Kami sampaikan itu. Maka, mereka disambar petir dan halilintar sebagai azab yang menghinakan dan membinasakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
Kepada kaum Samud, Allah telah menyampaikan agama-Nya dengan perantaraan Nabi Saleh. Allah telah menunjukkan kepada mereka jalan keselamatan dan jalan yang lurus, dengan memperlihatkan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan-Nya yang ada di cakrawala luas ini. Allah juga mengajarkan kepada mereka hukum-hukum yang dapat membahagiakan mereka di dunia dan akhirat. Akan tetapi, mereka mengutamakan kekafiran dari keimanan yang berarti pula mereka lebih mengutamakan kehinaan dan kesengsaraan daripada kemuliaan dan kebahagiaan. Karena sikap dan perbuatan mereka itu, maka Allah menurunkan kepada mereka azab berupa suara keras yang mengguntur dari langit.

Pada ayat yang lain, Allah menerangkan azab yang ditimpakan kepada kaum Samud. Allah berfirman:

Kemudian suara yang mengguntur menimpa orang-orang zalim itu, sehingga mereka mati bergelimpangan di rumahnya. Seolah-olah mereka belum pernah tinggal di tempat itu. Ingatlah, kaum Samud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, binasalah kaum Samud. (Hud/11: 67-68)
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Fussilat
Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Mu'min. Dinamai Fushshilat (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan Fushshilat yang terdapat pada permulaan surat ini yang berarti yang dijelaskan. Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah, dan sebagainya. Dinamai juga dengan Haa Miim dan As Sajdah karena surat ini dimulai dengan Haa Miim dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.
Nabi Muhammad Tidak Anti kepada Non-Muslim 2/Tamat
Nabi Muhammad Tidak Anti kepada Non-Muslim 2/Tamat

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam benar-benar sosok teladan dalam bergaul baik dengan tetangga maupun dengan non-muslim. Berikut lanjutan kisahnya.

Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Bacaan Latin dan Artinya
Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Bacaan Latin dan Artinya

Niat Puasa Senin Kamis perlu diketahui umat muslim karena merupakan salah satu dari rukun puasa. Berikut bacaan niat puasa Senin Kamis lengkap latin dan artinya.

Sekadar Bicara Tobat dengan Lidah Bukan Tobat, Lalu Bagaimana?
Sekadar Bicara Tobat dengan Lidah Bukan Tobat, Lalu Bagaimana?

Tobat adalah perkara yang lebih besar dari itu, dan juga lebih dalam dan lebih sulit. Ungkapan lisan itu dituntut setelah ia mewujudkannya dalam tindakannya.

Amalan Penghapus Dosa dan Pembuka Pintu Surga
Amalan Penghapus Dosa dan Pembuka Pintu Surga

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan satu kalimat agung yang fadhillahnya dapat menghapus dosa dan membuka pintu surga. Berikut amalannya.

15 Orang yang Selalu Didoakan Para Malaikat, Berikut Hadisnya
15 Orang yang Selalu Didoakan Para Malaikat, Berikut Hadisnya

Para Malaikat senantiasa mendoakan orang-orang yang berbuat baik dan beramal saleh ketika di dunia. Berikut 15 golongan orang yang didoakan oleh Malaikat bersumber dari Hadis Nabi.

Kisah Si Ganteng yang Hilang dan Kelambu Sutra Baitullah
Kisah Si Ganteng yang Hilang dan Kelambu Sutra Baitullah

Pada waktu Abbas masih anak-anak, ia pernah hilang. Sang ibu lalu bernazar, kalau puteranya itu ditemukan, ia akan mengenakan kelambu sutra pada Baitullah.

Meneladani Ibrahim (2): Bantuan Malaikat Ditolak karena Kuatnya Tawakkal Beliau
Meneladani Ibrahim (2): Bantuan Malaikat Ditolak karena Kuatnya Tawakkal Beliau

Di saat Raja Namrud membakar Nabi Ibrahim, Malaikat datang menawarkan bantuan. Tetapi Nabi Ibrahim menolaknya dan sepenuhnya berserah diri (tawakkal) kepada Allah.

Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak