QS. Az-Zumar Ayat 8

وَاِذَا مَسَّ الۡاِنۡسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهٗ مُنِيۡبًا اِلَيۡهِ ثُمَّ اِذَا خَوَّلَهٗ نِعۡمَةً مِّنۡهُ نَسِىَ مَا كَانَ يَدۡعُوۡۤا اِلَيۡهِ مِنۡ قَبۡلُ وَجَعَلَ لِلّٰهِ اَنۡدَادًا لِّيُـضِلَّ عَنۡ سَبِيۡلِهٖ‌ ؕ قُلۡ تَمَتَّعۡ بِكُفۡرِكَ قَلِيۡلًا ‌ۖ اِنَّكَ مِنۡ اَصۡحٰبِ النَّارِ‏
Wa izaa massal insaana durrun da'aa Rabbahuu muniiban ilaihi summa izaa khawwalahuu ni'matam minhu nasiya maa kaana yad'uuu ilaihi min qablu wa ja'ala lillaahi andaadal liyudilla 'ansabiilih; qul tamatta' bikufrika qaliilan innaka min Ashaabin Naar;
Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya; tetapi apabila Dia memberikan nikmat kepadanya dia lupa (akan bencana) yang pernah dia berdoa kepada Allah sebelum itu, dan diadakannya sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah, "Bersenang-senanglah kamu dengan kekafiranmu itu untuk sementara waktu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka."
Juz ke-23
Tafsir
Ayat ini berbicara tentang tabiat manusia. Dan apabila manusia ditimpa bencana, kesulitan, atau apa saja yang tidak menyenangkan, dia memohon pertolongan kepada Tuhannya dengan kembali taat dan mendekatkan diri kepada-Nya. Tetapi apabila Dia memberikan nikmat, kekayaan, atau sesuatu yang menyenangkan kepadanya, dia lupa akan bencana yang pernah dia berdoa kepada Allah agar selamat darinya sebelum kenikmatan itu datang, dan diadakannya sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan manusia dari jalan-Nya, yaitu Islam. Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sementara waktu dengan kekafiranmu itu sampai kematian menjemputmu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka di akhirat kelak.”
Allah menjelaskan sikap orang yang mengingkari nikmat Allah. Apabila ia ditimpa kemudaratan baik berupa penyakit atau pun penderitaan yang menimpa kehidupannya, ia memohon pertolongan kepada Allah, agar penyakitnya atau penderitaannya dilenyapkan. Ia pun menyatakan diri bertobat, meminta ampun atas perbuatan buruknya di masa yang telah lalu. Akan tetapi, apabila ia mendapatkan nikmat dimana penyakit dan penderitaannya telah hilang lenyap, ia lupa akan perkataan yang diikrarkan pada saat dia berdoa. Kemudian mereka mengada-adakan tuhan-tuhan yang lain sebagai sekutu bagi Allah. Mereka tidak saja menyesatkan diri mereka, tetapi menyesatkan pula orang lain, menghalang-halangi orang yang mengikrarkan dirinya sebagai orang yang beragama tauhid.

Di akhir ayat, Allah memerintahkan kepada rasul-Nya agar mengatakan kepada orang yang mengingkari nikmat Allah itu, "Puaskanlah dirimu dengan melaksanakan keinginanmu sewaktu hidup di dunia, nikmatilah kelezatannya yang tidak lama masanya, hingga ajal merenggut jiwamu. Pada saat itu kamu akan menyesali perbuatanmu. Pada hari perhitungan nanti, kamu akan mengetahui dengan pasti bahwa kamu akan menjadi penghuni neraka yang penuh dengan siksaan."
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Az-Zumar
Surat Az Zumar terdiri ataz 75 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Saba'. Dinamakan Az Zumar (Rombongan-rombongan) karena perkataan Az Zumar yang terdapat pada ayat 71 dan 73 ini. Dalam ayat-ayat tersebut diterangkan keadaan manusia di hari kiamat setelah mereka dihisab, di waktu itu mereka terbagi atas dua rombongan; satu rombongan dibawa ke neraka dan satu rombongan lagi dibawa ke syurga. Masing- masing rombongan memperoleh balasan dari apa yang mereka kerjakan di dunia dahulu. Surat ini dinamakan juga Al Ghuraf (kamar-kamar) berhubung perkataan ghuraf yang terdapat pada ayat 20, dimana diterangkan keadaan kamar-kamar dalam syurga yang diperoleh orang-orang yang bertakwa.
Sandiaga Uno Minta Para Hafidz dan Hafidzah Doakan Ekonomi Bangkit, Indonesia Kembali Pulih
Sandiaga Uno Minta Para Hafidz dan Hafidzah Doakan Ekonomi Bangkit, Indonesia Kembali Pulih

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meminta para hafidz dan hafidzah untuk mendoakan agar Indonesia terbebas dari pandemi Covid-19.

Nabi Muhammad Tidak Anti kepada Non-Muslim 2/Tamat
Nabi Muhammad Tidak Anti kepada Non-Muslim 2/Tamat

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam benar-benar sosok teladan dalam bergaul baik dengan tetangga maupun dengan non-muslim. Berikut lanjutan kisahnya.

Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Bacaan Latin dan Artinya
Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Bacaan Latin dan Artinya

Niat Puasa Senin Kamis perlu diketahui umat muslim karena merupakan salah satu dari rukun puasa. Berikut bacaan niat puasa Senin Kamis lengkap latin dan artinya.

Sekadar Bicara Tobat dengan Lidah Bukan Tobat, Lalu Bagaimana?
Sekadar Bicara Tobat dengan Lidah Bukan Tobat, Lalu Bagaimana?

Tobat adalah perkara yang lebih besar dari itu, dan juga lebih dalam dan lebih sulit. Ungkapan lisan itu dituntut setelah ia mewujudkannya dalam tindakannya.

Amalan Penghapus Dosa dan Pembuka Pintu Surga
Amalan Penghapus Dosa dan Pembuka Pintu Surga

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan satu kalimat agung yang fadhillahnya dapat menghapus dosa dan membuka pintu surga. Berikut amalannya.

15 Orang yang Selalu Didoakan Para Malaikat, Berikut Hadisnya
15 Orang yang Selalu Didoakan Para Malaikat, Berikut Hadisnya

Para Malaikat senantiasa mendoakan orang-orang yang berbuat baik dan beramal saleh ketika di dunia. Berikut 15 golongan orang yang didoakan oleh Malaikat bersumber dari Hadis Nabi.

Kisah Si Ganteng yang Hilang dan Kelambu Sutra Baitullah
Kisah Si Ganteng yang Hilang dan Kelambu Sutra Baitullah

Pada waktu Abbas masih anak-anak, ia pernah hilang. Sang ibu lalu bernazar, kalau puteranya itu ditemukan, ia akan mengenakan kelambu sutra pada Baitullah.

Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak