44 Kebiasaan Nabi Muhammad SAW (Bagian 1)

loading...
44 Kebiasaan Nabi Muhammad SAW (Bagian 1)
44 Kebiasaan Nabi Muhammad SAW (Bagian 1)
Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Qur'an Surah Al-Ahzab: 21)

Ayat di atas menegaskan kepada seluruh manusia bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik dalam segala aspek, baik urusan dunia maupun akhirat. Barangsiapa yang mengikuti jalannya niscaya ia akan selamat dan beruntung dan sebaliknya siapa yang menngingkarinya maka akan menghadapi kesusahan dan kesengsaraan.

Dalam kehidupan sehari-hari Nabi, Beliau tidak pernah melakukan sesuatu kecuali atas petunjuk Allah. Adapun ucapan dan perbuatan Nabi SAW merupakan wahyu Ilahi. (Baca Juga: Kisah Kebijaksanaan Rasulullah Saat Pembebasan Makkah)

Di samping kemuliaan karakter dan watak Nabi, ada banyak kebiasaan Nabi SAW dalam kesehariannya. Berikut kebiasaan Nabi dikutip dari Buku "Pribadi Muhammad SAW" karya Nizar Abazhah yang rujukannya bersumber langsung dari hadits-hadits Nabi:



1. Nabi SAW melakukan pekerjaannya secara konsisten dan kontinu.

2. Nabi SAW mengerjakan sesuatu dengan yang kanan, selama memungkinkan. Saat bersuci memakai sandal, melangkahkan kaki, makan, minum, berwudhu, mengenakan pakaian, mengambil dan memberikan sesuatu. Di luar ini beliau menggunakan tangan kiri.

3. Jika harus bersumpah, beliau mengucapkan, "Tidak, demi Zat yang menggenggam ayah Qasim."



4. Jika melihat salah seorang dari keluarganya berbohong, sekali saja, Nabi takkan berpaling sebelum ia mengucapkan kata tobat. Beliau paling benci mendapati seseorang berbohong.
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
وَاِذَا رَاَيۡتَهُمۡ تُعۡجِبُكَ اَجۡسَامُهُمۡ‌ ؕ وَاِنۡ يَّقُوۡلُوۡا تَسۡمَعۡ لِقَوۡلِهِمۡ‌ ؕ كَاَنَّهُمۡ خُشُبٌ مُّسَنَّدَةٌ   ‌ؕ يَحۡسَبُوۡنَ كُلَّ صَيۡحَةٍ عَلَيۡهِمۡ‌ ؕ هُمُ الۡعَدُوُّ فَاحۡذَرۡهُمۡ‌ ؕ قَاتَلَهُمُ اللّٰهُ‌ اَنّٰى يُـؤۡفَكُوۡنَ
Dan apabila engkau melihat orang-orang munafik, penampilan mereka akan mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur-katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh yang sebenarnya, maka waspadalah terhadap mereka. Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan dari kebenaran?

(QS. Al-Munafiqun:4)
cover bottom ayah
preload video