Perpecahan Agama Samawi, Islam Menjadi 73 Golongan

Sabtu, 01 Juni 2019 - 10:30 WIB
Perpecahan Agama Samawi,...
Perpecahan Agama Samawi, Islam Menjadi 73 Golongan
A A A
Sebagaimana ahlul kitab terpecah belah dan berselisih mengenai agama mereka, maka umat Islam pun terpecah belah dan berselisih sebagaimana dikabarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam (SAW) dalam haditsnya: "Kaum Yahudi akan terpecah belah menjadi 71 golongan dan kaum Nasrani akan terpecah belah menjadi 72 golongan. Sedangkan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka, kecuali satu golongan."

Dalam Kitab An-Nashoihud Diniyah, Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad (1634-1720) menyebutkan, umat ini telah terpecah sejak dahulu kala sesuai jumlah yang telah disebutkan Nabi. Ketika beliau SAW ditanya tentang golongan yang selamat, Nabi menjawab: "Golongan yang mengikuti ajaran yang kubawa bersama para sahabatku." (Baca Juga: Kisah Pelanggaran Yahudi di Hari Sabtu)

Apabila terjadi perselisihan, Nabi SAW menyuruh umatnya berpegang teguh pada golongan terbesar, yaitu mayoritas muslimin. Adalah ahlussunnah (pengikut Nabi) sejak zaman dahulu hingga sekarang merupakan mayoritas.

"Dan adalah benar bahwa mereka itulah golongan yang selamat dengan karunia Allah dan karena mereka menjalankan Alqur'an dan As-sunnah dan mengikuti apa yang dijalankan oleh para sahabat dan tabi'in sebagai salafus-shalih- semoga Allah meridhai mereka semua,” kata Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad. (Baca Juga: Nasihat Ustaz Salim A Fillah Menyikapi Perbedaan Fiqih)

Ridha kepada Ketentuan Allah
Terlepas dari agama yang bertentangan dengan agama Islam, umat Islam wajib beriman pada semua kitab yang diturunkan Allah dan seluruh Rasul yang diutus Allah. Umat Islam juga diwajibkan beriman kepada para MalaikatNya, takdir yang baik dan buruk, hari kiamat dan semua ajaran yang dibawa Muhammad Rasulullah SAW.

"Di atas keyakinan itulah kita hidup dan mati, serta dalam kayakinan itulah kita dibangkitkan Insya Allah sebagai orang-orang yang aman, yaitu orang-orang yang takut dan tidak sedih, atas karunia Allah, Tuhan seluruh alam," kata Habib Abdullah bin Alwi.

Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad menutup pesannya dengan satu amalan mulia yang diajarkan Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa di waktu pagi dan sore mengucapkan sebanyak tiga kali, ‘Radhiitu billahi rabba wa bil Islami diina wa bi Muhammadin nabiyya wa rasula, maka Allah akan meridhainya."
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa setelah Iqamah Menurut...
Doa setelah Iqamah Menurut Sayyid Abdullah bin Alawi al-Haddad
Kisah Imam Abdullah...
Kisah Imam Abdullah Bin Alwi Al-Haddad, Pengarang Ratib Al-Haddad
Kisah Ulama Keturunan...
Kisah Ulama Keturunan Nabi Islamkan 10.000 Orang Lebih di Afrika
Cara Memperbaiki Hati...
Cara Memperbaiki Hati Menurut Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad
Silsilah Habib Kuncung,...
Silsilah Habib Kuncung, Ulama yang Disebut sebagai Ahli Darkah
Kisah Sahabat Abdullah...
Kisah Sahabat Abdullah Bin Salam Calon Penduduk Surga
Rekomendasi
Bukan Firaun, Orang...
Bukan Firaun, Orang Terkaya di Zaman Nabi Musa Terkuak
Temuan Benda Misterius...
Temuan Benda Misterius di Tata Surya Ungkap Rahasia Bumi
DNA Pertama Manusia...
DNA Pertama Manusia Purba dengan Kromosom X Ditemukan
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved