Orang-orang Pertama yang Memeluk Islam

loading...
Orang-orang Pertama yang Memeluk Islam
Orang-orang Pertama yang Memeluk Islam
Sebelum Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) diutus sebagai Nabi, keadaan bangsa Arab khususnya di Kota Makkah masih menyembah berhala dan patung. Kehidupan jahiliyah bangsa Arab perlahan lenyap setelah datangnya Nabi Muhammad SAW membawa ajaran suci Islam.

Ketika resmi diangkat menjadi Rasulullah pembawa risalah, Nabi Muhammad SAW mulai melakukan dakwah secara sirri (sembunyi-sembunyi). Tahapan dakwah sirriyah ini berlangsung selama 3 tahun.

Rasulullah SAW memulai dakwah sembunyi-sembunyi agar penduduk Makkah yang kala itu hidup dalam tradisi jahiliyah tidak dikagetkan dengan hal-hal yang bisa mengundang amarah mereka.

Nabi SAW melaksanakan tugas kenabiannya dengan sangat bijaksana. Perlahan tapi pasti, Rasulullah menawarkan Islam kepada orang-orang terdekatnya, keluarga besar, para sahabat-sahabatnya. Mereka semua diajak dan didakwahi untuk memeluk Islam.



Beliau juga mendakwahi orang yang sudah saling mengenal dengan beliau dan mereka yang mencintai kebaikan. Rasulullah juga mendekati mereka yang mengenal beliau sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kesalihan. Hasilnya, banyak di antara mereka yang menyambut baik dakwah beliau. Satu persatu para keluarga dekat dan sahabat ini memeluk Islam.

Dalam Sirah Nabawiyah karangan Syeikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury yang bersumber dari Kitab "Ar-Rahiqul Makhtum" disebutkan bahwa gelombang pertama yang masuk Islam ini dikenal sebagai As-Sabiqun Al-Awwalun (orang-orang yang paling dahulu dan pertama masuk Islam).

Pada barisan terdepan dan yang paling awal memeluk Islam adalah isteri tercinta Nabi, Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid RA dan maula (budak) beliau, Zaid bin Haritsah.

Kemudian keponakan yang juga menantu beliau, 'Ali bin Abi Thalib RA (kala itu masih anak-anak dan di bawah tanggungan beliau). Dari kalangan sahabat terdekat yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq. Mereka semua memeluk Islam.

Setelah memeluk Islam, sahabat Abu Bakar ikut berjuang membantu Nabi dalam mendakwahi Islam. Dia adalah sosok laki-laki yang lembut, disenangi, fleksibel dan berbudi baik. Para tokoh kaumnya selalu mengunjunginya dan menghormatinya karena keintelekan, kesuksesan dalam berbisnis dan pergaulannya yang luwes.
halaman ke-1
cover top ayah
اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ فِى الدَّرۡكِ الۡاَسۡفَلِ مِنَ النَّارِ‌ ۚ وَلَنۡ تَجِدَ لَهُمۡ نَصِيۡرًا
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.

(QS. An-Nisa:145)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video