Hikmah Pernikahan Rasulullah yang Penting Diketahui Umat Muslim

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 12:33 WIB
loading...
Hikmah Pernikahan Rasulullah...
istri-istri Rasulullah SAW berasal dari berbagai suku, ini menunjukkan kehalalan menikah dengan wanita siapapun asal dihalalkan Allah Taala masuk Islam, dan sesuai syarat dan syariat Islam. Foto ilustrasi/ist
A A A
Banyak hikmah dari pernikahan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang penting diketahui umat muslim. Bahwa Rasulullah menikahi beberapa wanita adalah bukan untuk bersenang-senang namun beliau justru memiliki konsekuensi taklif (kewajiban) yang lebih besar dan beban yang lebih berat. Wanta-wanita yang dinikahi oleh Rasulullah adalah petunjuk dan pilihan Allah Ta'ala kepada beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memiliki konsekuensi lebih banyak susahnya daripada kegembiraannya. Harus terpenuhi semua hak dengan adil sekian banyak istri beliau. Membimbing mereka ke jalan ketaatan kepada Allah , mengurus dan mengatur semua kebutuhan istri-istri di tengah kehidupan beliau yang sangat padat, seperti berjihad, mendidik sahabat di masjid, mengajari tentang ilmu dan akhlak kepada semua sahabat, mengurus keperluan umat, berdakwah kepada non muslim, dan sebagainya.

Dalam buku Ar-Rasul Shallalahu 'Alaihi wa Sallam karya Syaikh Sa'id Hawwa disebutkan bahwa jika umat Islam dan semua manusia merenungkan masalah pernikahan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam secara mendalam, tentu mereka akan menemukan pernikahan Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam merupakan dalil tersendiri atas kenabian dan kerasulan Muhammad. Karena di dalam pernikahan Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam tersebut terdapat hukum-hukum tentang kehidupan dan manfaat yang banyak sekali.

Misalkan, Al-Qur'an menjelaskan tentang adab bertamu. Dimana para sahabat saat itu bertamu ke rumah nabi yang ada Istri Beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam di dalamnya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتَ النَّبِيِّ اِلَّاۤ اَنْ يُّؤْذَنَ لَـكُمْ اِلٰى طَعَا مٍ غَيْرَ نٰظِرِيْنَ اِنٰٮهُ وَلٰـكِنْ اِذَا دُعِيْتُمْ فَا دْخُلُوْا فَاِ ذَا طَعِمْتُمْ فَا نْتَشِرُوْا وَلَا مُسْتَأْنِسِيْنَ لِحَـدِيْثٍ ۗ اِنَّ ذٰلِكُمْ كَا نَ يُؤْذِى النَّبِيَّ فَيَسْتَحْيٖ مِنْكُمْ ۖ وَا للّٰهُ لَا يَسْتَحْيٖ مِنَ الْحَـقِّ ۗ وَاِ ذَا سَاَ لْتُمُوْهُنَّ مَتَا عًا فَسْئَـــلُوْهُنَّ مِنْ وَّرَآءِ حِجَا بٍ ۗ ذٰ لِكُمْ اَطْهَرُ لِقُلُوْبِكُمْ وَقُلُوْبِهِنَّ ۗ وَمَا كَا نَ لَـكُمْ اَنْ تُؤْذُوْا رَسُوْلَ اللّٰهِ وَلَاۤ اَنْ تَـنْكِحُوْۤا اَزْوَا جَهٗ مِنْۢ بَعْدِهٖۤ اَبَدًا ۗ اِنَّ ذٰ لِكُمْ كَا نَ عِنْدَ اللّٰهِ عَظِيْمًا


"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu diizinkan untuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu dipanggil maka masuklah dan apabila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepadamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi istri-istrinya selama-lamanya setelahnya (Nabi wafat). Sungguh, yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah." (QS. Al-Ahzab : 53)

Maka, apakah hikmah dibalik pernikahan Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam dengan banyak istri, bahkan ada yang berbeda umur sangat jauh?

Pertama, keteladanan Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam dalam menyikapi semua strata umur istri beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam dengan semua. Mendidik dan mengajari istri istri dengan sabar sehingga risalah dakwah berjalan dengan sempurna.

Kedua, dari istri beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bisa diambil rujukan hukum dalam beberapa hal permasalahan dan semua istri beliau adalah ummahatul mukminin radhiyallahu 'anha yang menjadi teladan bagi seluruh wanita muslim di dunia dalam kondisi dan situasi mereka yang berbeda-beda.

Ketiga, istri-istri Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam yang berasal dari berbagai suku, ada yang dari Quraisy, dari keluarga Yahudi, ada yang orang tua istrinya masih kafir, ada dari kalangan Muhajirin, ini menunjukkan kehalalan menikah dengan wanita siapapun asal dihalalkan Allah Ta'ala masuk Islam, dan sesuai syarat dan syariat Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Rekomendasi
Total Jarak Tempuh Jika...
Total Jarak Tempuh Jika Bumi Dilubangi hingga Tembus
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
3,5 Abad Diburu, Harta...
3,5 Abad Diburu, Harta Karun di Laut Bahama Masih Banyak Tersisa, Ini Penampakannya
Artikel Terkini
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
4 Kisah Menuntut Ilmu...
4 Kisah Menuntut Ilmu dalam Al-Qur'an yang Penuh Hikmah, dari Nabi Musa hingga Burung Hudhud
Infografis
Sangat Langka, Pada...
Sangat Langka, Pada 2030 Umat Islam Akan Temui 2 Kali Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved