Jika Urusan Diserahkan kepada yang Bukan Ahlinya, Ini Ancamannya

Kamis, 07 November 2019 - 20:57 WIB
Jika Urusan Diserahkan...
Jika Urusan Diserahkan kepada yang Bukan Ahlinya, Ini Ancamannya
A A A
Manusia hadir ke muka bumi telah diserahkan amanah sebagai khalifah untuk membangun dan memelihara kehidupan di dunia berdasarkan aturan Allah Ta'ala. Tidak sedikit manusia mengaku beriman, tetapi tatkala memiliki wewenang kepemimpinan justru mengabaikan hukum Allah Ta'ala.

Allah Ta'ala berfirman (yang artinya): "Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh." (QS Al-Ahzab: 72).

Habib Quraisy Baharun (pimpinan Ponpes As-Shidqu Kuningan) pernah mengulas ancaman bagi yang menyerahkan urusan kepada yang bukan ahlinya. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW): "Jika amanah telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Ada seorang sahabat bertanya: 'Bagaimana maksud amanah disia-siakan?' Nabi menjawab: "Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu." (HR Al-Bukhari)

Sungguh benarlah ucapan Rasulullah SAW di atas. "Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi." Amanah yang paling pertama dan utama bagi manusia ialah amanah ketaatan kepada Allah, pencipta, pemilik, pemelihara dan penguasa alam semesta dengan segenap isinya.

Amanat ketaatan ini sedemikian beratnya sehingga makhluk-makhluk besar seperti langit, bumi dan gunung saja enggan memikulnya karena khawatir akan mengkhianatinya. Kemudian ketika ditawarkan kepada manusia, amanat itu diterima. Sehingga dengan tegas Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh."

Sungguh benar firman Allah Ta'ala. Pada umumnya manusia amat zalim dan amat bodoh. Sebab tidak sedikit manusia yang dengan terang-terangan mengkhianati amanat ketaatan itu.

Apalagi belakangan banyak musibah terjadi di negeri kita yang berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Lalu bagaimana hubungan antara musibah dengan pengabaian hukum Allah? Simaklah firman Allah Ta'ala berikut:

"Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik." (QS Al-Maidah 49)

"Marilah kita dekatkan diri kepada Allah, jangan melakukan kerusakan dan kezaliman di muka bumi. Di zaman ini banyak orang menjauh dari syariat dan sedikit memperingatkan umat akan bahaya mengabaikan hukum Allah," kata Habib Qaraisy.
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Nasihat Habib Quraisy...
Nasihat Habib Quraisy Baharun yang Menggetarkan Hati
Musibah Wabah Seharusnya...
Musibah Wabah Seharusnya Membuat Kita Dekat kepada Allah
Pesan Indah Habib Quraisy...
Pesan Indah Habib Quraisy Baharun Soal Rezeki Manusia
Nasihat untuk Orangtua:...
Nasihat untuk Orangtua: Jangan Rusak Anakmu dengan Ucapanmu
Nasihat Indah Habib...
Nasihat Indah Habib Quraisy Tentang Rezeki
Inilah Penyebab Musibah...
Inilah Penyebab Musibah dan Kesusahan dalam Hidup
Rekomendasi
Bentuk Kesetiaan, Sepasang...
Bentuk Kesetiaan, Sepasang Kecoa Saling Kanibalisme Usai Kawin
Cacing Predator Berusia...
Cacing Predator Berusia 425 Juta Tahun Bergerak seperti Akordeon Ditemukan
Umur Bumi Semakin Pendek,...
Umur Bumi Semakin Pendek, Ternyata Ini Penyebabnya
Artikel Terkini
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved