Ilmu Wudhu yang Wajib Kamu Ketahui (1)

loading...
Ilmu Wudhu yang Wajib Kamu Ketahui (1)
Ilmu Wudhu yang Wajib Kamu Ketahui (1)
Thaharah atau bersuci (bersih) adalah ilmu fiqih dasar yang wajib dipelajari oleh umat muslim. Ilmu thaharah ini meliputi kajian tentang berwudhu, tayammum dan mandi.

Kali ini kita akan membahas tentang wudhu'. Dalam bahasa Arab artinya kebersihan, sedangkan dalam ilmu Fiqih ialah mencuci anggota-anggota tertentu dengan air diiringi oleh niat. Wudhu' merupakan syarat sahnya salat seseorang.

Wudhu' Terbagi 3:
1. Wajib Wudhu.
2. Sunnah Wudhu.
3. Yang Membatalkan Wudhu

6 Wajib Wudhu

1. Niat Ketika ingin Berwudhu'.

عَنْ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ: سَمِعْت رَسُولَ اللَّهِ يَقُولُ : إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ (رواه الشيخان)

Dari Umar bin Khattab RA, ia mendengar Rasuluallah SAW bersabda: "Segala amal itu tergantung dari niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai dengan niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya," (HR Bukhari, Muslim)



Lafaz Niat Wudhu:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitul wudhuu-a liraf'il hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'ala. (Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah).

2. Membasuh muka seluruhnya dari batas rambut sampai ke dagu dan dari batas telinga kanan sampai ke telinga kiri.


Allah Ta'ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ – المائدة ﴿٦﴾

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku," (Al-Maidah: 6)

Jika seseorang memiliki jenggot yang tebal maka cukup membasuh luarnya saja, sesuai hadis Rasulallah:
لِمَا صَحَّ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَغَرَفَ غرفةً وَغَسَلَ بِهَا وَجْهَهُ (رواه البخاري)

Bahwa Nabi SAW berwudhu maka beliau mengambil seciduk air lalu membasuh mukanya (HR Bukhari). Satu cidukan air tidak cukup untuk membasuh dagu karena tebalnya jenggot beliau yang mulia.



3. Membasuh Kedua Tangan Sampai ke Siku.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ – المائدة ﴿٦﴾

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku." (Al-Maidah ayat: 6)
halaman ke-1 dari 2
cover top ayah
اِنَّ الَّذِيۡنَ اتَّقَوۡا اِذَا مَسَّهُمۡ طٰۤٮِٕفٌ مِّنَ الشَّيۡطٰنِ تَذَكَّرُوۡا فَاِذَا هُمۡ مُّبۡصِرُوۡنَ‌ۚ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa apabila mereka dibayang-bayangi pikiran jahat (berbuat dosa) dari setan, mereka pun segera ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.

(QS. Al-A’raf:201)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video